-->
Sabtu, 17 Mei 2008
| Trikomoniasis |
|
|
|
| Ditulis Oleh Administrator | ||||||
| Sabtu, 12 Januari 2008 | ||||||
|
Trikomoniasis disebabkan oleh parasit yang secara normal tidak ditemukan dalam rongga vagina. Parasit ini disebarkan melalui hubungan seksual.
Gejala-Gejala * Cairan vagina berwarna hijau, kuning atau kelabu. * Cairan yang ke luar berbau busuk. * Rasa gatal di dalam dan di sekitar vagina. * Rasa sakit selama hubungan seksual. * Rasa sakit selama buang air kecil. Gejala-gejala dapat terjadi dalam waktu 4 hingga 20 hari setelah kontak seksual dengan pasangan yang telah terinfeksi. Kadang-kadang gejala baru terjadi setelah beberapa tahun kemudian. Banyak wanita dan pria tidak pernah mengeluhkan gejala infeksi trikomoniasis. Terapi Dokter akan meresepkan obat untuk mengatasi trikomoniasis ini. Pasangan seksual Anda juga harus diobati untuk mencegah mekanisme bola pingpong. Jangan melakukan kontak seksual dulu sebelum terapi selesai dilakukan. Jika Anda Hamil Infeksi trikomoniasis ini menyebabkan kelahiran prematur atau berat badan bayi lahir rendah. Wanita hamil trimester pertama tidak diobati karena dapat mempengaruhi perkambangan janin. Pengobatan dapat dilakukan setelah melewati trimester pertama kehamilan. Tidak mudah mendiagnosis infeksi jamur. Jika gejala-gejala yang terjadi tidak menghilang setelah terapi atau gejala-gejala timbul kembali dalam waktu 2 bulan, temuilah dokter Anda. Perhatian: Beberapa obat-obat jamur menyebabkan kerusakkan pada kondom dan diafragma karet. Jika Anda menggunakan kondom atau diafragma, tanyakanlah pada dokter obat apa yang harus Anda gunakan. Jika Anda Hamil Infeksi jamur sering terjadi pada wanita hamil. Infeksi jamur tidak membahayakan janin yang dikandung. Obat-obat jamur yang dijual bebas sangat aman digunakan selama kehamilan. Tetap Jaga Kesehatan Anda * Bersihkan daerah vagina setiapa hari. Gunakanlah sabun yang lembut. Bilaslah dengan bersih dan keringkan. * Usaplah vagina dan anus dengan arah usapan dari depan (vagina) ke belakang (anus) untuk menghindari penularan kuman penyakit dari anus. * Hindarilah membersihkan vagina dengan cairan pembersih yang dapat mengganggu keseimbangan pH vagina. * Minumlah antibiotika jika diperlukan. Antibiotika dapat membunuh bakteri “baik” di dalam vagina. * Batasilah jumlah mitra seksual Anda. Selalu menggunakan kondom jika berganti-ganti pasangan. * Gunakanlah pakaian dalam yang terbuat dari katun. * Hindarilah celana yang terlalu ketat. Jangan menggunakan celana ketat saat cuaca panas. * Temuilah dokter jika keluar cairan dan bau yang tidak biasanya. Tambahkan sebagai favorit (8) | Kutip artikel ini pada situs Anda | Dilihat: 158
Beri Komentar
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6 |
||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
|
|
||||||||
|
|
||||||||
|
|






































































