-->
Minggu, 18 Mei 2008
| Tips Menjaga Kesuburan |
|
|
|
| Ditulis Oleh Administrator | ||||||||||||||||||
| Jumat, 14 Desember 2007 | ||||||||||||||||||
|
Wanita berada dalam masa kesuburan terbaik diusia 23 sampai 25 tahun. Setelah usia 35 tahun, wanita akan mengalami penurunan tingkat kesuburan. Tidak salah dan tidak terlalu terlambat mulai memperhatikan kesuburan sekalipun jika anda tidak memiliki rencana memiliki anak sepuluh tahun kemudian.
Berikut tips bagaimana memelihara dan menjaga kesuburan: * Menangani tingkat stress Stress akan menghasilkan adrenalin berlebihan yang dapat menghalangi sirkulasi menstruasi. Jika tingkat adrenalin anda terkontrol, ini akan menghalangi progesterone melakukan pekerjaannya menunda ovulasi atau lebih buruk, menghentkan sirkulasi secara menyeluruh. * Kurangi kefein Penelitian baru-baru ini menunjukan wanita yang minum lebih dari empat cangkir kopi atau enam cangkir teh per hari memiliki resiko tiga kali lebih lama mendapatkan kehamilan dibanding mereka yang tidak mengkonsumsi. Hal ini karena kafein dapat memperlambat penyerapan nutrisi yang diperlukan dan menghasilkan adrenalin yang dapat mempengaruhi sirkulasi menstruasi dan ovulasi. * Gunakan kondom sebagi kontrasepsi Pil dan Intra Uterine Devices (IUD) dapat membentuk ketidakseimbangan mineral dalam tubuh yang dapat mempengaruhi kesuburan. Kondom adalah alat kotrasepsi bebas kimia dan melindungi dari STD sebagai penyebab lain menurunnya kesuburan. * Lakukan check up reguler Deteksi gejala-gejala STD seperti Chlamydia, penyebab utama ketidaksuburan dengan smear secara reguler. Datanglah ke gynekolog sekaligus untuk mengungkap masalah lain seperti pelvic inflammatory disease atau polycystic ovaries. * Berhenti merokok Penelitian menunjukan perokok memiliki resiko tiga kali keguguran dibanding bukan perokok dan mereka sulit mengalami kehamilan melalui bantuan teknik reproduktif. Dan anak-anak yang dilahirkan memiliki kemungkinan menopouse awal. * Perhatikan berat badan Obesitas sebenarnya dapat memberikan tekanan pada ovarium dan Fallopian tube yang membuatnya sulit melahirkan. Obesitas juga dapat merubah keseimbangan hormonal dalam tubuh. Tambahkan sebagai favorit (9) | Kutip artikel ini pada situs Anda | Dilihat: 198
Beri Komentar
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6 |
||||||||||||||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
|
|
||||||||
|
|
||||||||
|
|







































































