| Memahami Berbagai Macam Mineral |
|
|
|
| Written by Administrator | |||
| Friday, 01 February 2008 22:54 | |||
|
Untuk memahami berbagai macam mineral, dibawah ini adalah daftarnya:
Mineral : Kalsium Penyakit atau masalah kesehatan ini dapat dibantu penyembuhannya dengan mengkonsumsi Susu Kolostrum secara rutin. Konsumsi yang dianjurkan/hari : 1000 miligram. Sumber makanan: Susu dan produk-produk yang dibuat dari susu, ikan sarden, ikan salmon yang dimakan beserta tulang-tulangnya, tiram, tahu, sayur-sayuran yang berwarna hijau, kerang dan buah sitrus. Fungsi-fungsi primer : Diperlukan untuk membentuk gigi dan tulang yang kuat dan mempertahankan tulang-tulang agar tetap kuat seumur hidup. Diperlukan untuk relaksasi dan kontraksi otot normal, kerja jantung, fungsi syaraf dan pembekuan darah. Gejala-gejala defisiensi : Pertumbuhan anak terhambat, tulang rapuh pada orang-orang dewasa, tulang-tulang mudah patah. (Penyakit karena defisiensi kalsium: osteoporosis). Mineral : Kromium Konsumsi yang dianjurkan/hari : tidak ada ketentuan khusus seberapa besar yang diperlukan, namun 50-200 mikrogram dianggap aman dan memadai. Sumber makanan : Ragi untuk pembuatan bir (Yeast brewers), daging, kerang, biji padi-padian yang masih utuh, makanan yang tidak dihaluskan, keju, kacang-kacangan. Fungsi-fungsi primer : Dibutuhkan oleh hemoglobin dan untuk membuat sel-sel darah merah. Membentuk lapisan-lapisan pelindung pada syaraf. Bagian dari beberapa enzim. Bersama-sama dengan vitamin C membentuk kolagen. Dibutuhkan dalam respirasi dan pelepasan energi. Gejala-gejala defisiensi : anemia, kerusakan-kerusakan pada tulang, pertumbuhan yang lamban, gangguan metabolisme. Mineral : Iodin Konsumsi yang dianjurkan/hari : 2 mikrogram. Sumber makanan : Garam beryodium, garam laut, makanan laut, rumput laut, makanan yang tumbuh di atas tanah beryodium, produk yang berhubungan dengan susu dari binatang-binatang yang memakan makanan yang kaya akan yodium. Fungsi-fungsi primer : bagian dari tiroksin, suatu hormon yang dikeluarkan oleh kelenjar tiroid, yang membantu mengatur pertumbuhan, perkembangan, reproduksi dan kecepatan metabolisme (kecepatan pembakaran kalori). Gejala-gejala defisiensi : Membesarnya kelenjar tiroid (gondok), bodoh, dan penurunan berat badan. Dapat menyebabkan kerusakan yang parah pada janin selama masa kehamilan. Mineral : Besi Konsumsi yang dianjurkan/hari : 18 miligram. Sumber makanan : Daging bagian tubuh, daging merah, ikan, kerang, daging unggas, sereal dan roti yang telah diperkaya, kuning telur, tumbuhan polong-polongan, sayur-sayuran daun berwarna hijau, buah-buahan yang dikeringkan; sirop gula. Fungsi-fungsi primer : Bagian dari hemoglobin, yang mengangkut oksigen ke sel-sel. Bagian dari mioglobin, yang menyediakan oksigen untuk kontraksi otot. Diperlukan untuk penggunaan energi oleh sel-sel. Gejala-gejala defisiensi : Anemia, rasa lelah, lemah otot, pusing, kulit pucat, sulit konsentrasi. Mineral : Magnesium Konsumsi yang dianjurkan/hari : 400 miligram. Sumber makanan : Biji padi-padian yang masih utuh (terutama benih gandum dan bekatul), kacang-kacangan, tanaman polong-polongan, sayur-sayuran warna hijau tua, makanan laut, coklat, kakao. Fungsi-fungsi utama : Membangun protein. Dibutuhkan untuk melepaskan energi dari makanan. Membantu mengendurkan otot setelah kontraksi. Membantu memperkuat gigi. Diperlukan untuk meneruskan impuls-impuls syaraf. Gejala-gejala defisiensi : rasa bingung, nervous, lupa diri, halusinasi. Lemas otot bisa mengarah pada sawan (kejang). (Defisiensi Magnesium ini hampir tidak mungkin terjadi kecuali jika terdapat masalah-masalah medis lainnya). Mineral : Fosfor Konsumsi yang dianjurkan/hari : 1000 miligram. Sumber makanan: susu dan produk yang berhubungan dengan susu, ikan, daging, daging unggas, kuning telur, kacang-kacangan, biji padi-padian yang masih utuh, makanan olahan, minuman ringan. Fungsi-fungsi primer : membantu membangun gigi dan tulang yang kuat. Mengaktifkan penggunaan vitamin. Diperlukan untuk melepaskan energi dari makanan. Dibutuhkan untuk penyampaian impuls-impuls sayaraf. Gejala-gejala defisiensi : Lemah otot, hilangnya nafsu makan, nyeri tulang. (Defisiensi fosfor ini hampir mustahil kecuali jika terdapat masalah-masalah medis lainnya). Mineral : Potasium Konsumsi yang dianjurkan/hari : tidak ada ketentuan khusus seberapa besar yang diperlukan, namun 1.875-5.625 miligram dianggap aman dan memadai. Sumber makanan : Daging tak berlemak, sayur mayur dan buah-buahan segar, susu dan produk yang berhubungan dengan susu, kacang-kacangan, tumbuhan polong-polongan, sebagian besar pengganti garam. Fungsi-fungsi Primer : Dibutuhkan untuk kontraksi otot, kerja pembuatan protein. Dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan asam-basa. Diperlukan untuk pembentukan glikogen (penyimpanan energi jangka pendek). Gejala-gejala Defisiensi : Lemah otot, denyut jantung tidak teratur, apatis, rasa bingung dan kehilangan nafsu makan. (Defisiensi potassium ini hampir tidak mungkin, kecuali jika terjadi kehilangan air yang berlebihan melalui muntah, diare, keringat berlebihan atau penggunaan diuretika). Mineral : Selenium Konsumsi yang dianjurkan / hari : Tidak ada ketentuan khusus seberapa besar yang diperlukan, namun 50-200 mikrogram diangap aman dan memadai. Sumber makanan : Daging bagian tubuh, makanan laut, daging tak berlemak, biji padi-padian utuh, benih gandum, susu. Fungsi-fungsi primer : Bekerja dengan vitamin E bertindak sebagai antioksidan dan melindungi membran-membran sel. Gejala-gejala Defisiensi : Abnormalitas pada otot jantung, anemia (kasus ini jarang). Mineral : Sodium Konsumsi yang dianjurkan/ hari : Tidak ada ketentuan khusus seberapa besar yang diperlukan, namun 1100-3300 miligram dianggap aman dan memadai. Sumber Makanan : Garam, kecap, monosodium glutamat (MSG) atau vetsin, sebagian besar makanan olahan (terutama sup, saus dan daging asap), susu dan produk yang berhubungan dengan daging. Fungsi-fungsi Primer : Diperlukan untuk keseimbangan cairan, sel dalam dan luar, transmisi syaraf, keseimbangan asam basa dan kontraksi otot. Gejala-gejala Defisiensi : Kram otot, rasa lemah, apatis mental, kehilangan nafsu makan. (Defisiensi sodium hampir tidak mungkin, kecuali jika terdapat masalah-masalah medis lainnya). Mineral : Seng nsumsi yang dianjurkan/hari : 15 miligram. Sumber makanan : Hati, kuning telur, kerang, daging tidak berlemak, daging unggas, susu dan produk yang berhubungan dengan susu, biji padi-padian utuh, sayur-mayur. Fungsi-fungsi Primer : Bekerja sebagai bagian dari banyak enzim. Ada dalam insulin. Diperlukan untuk membuat hormon-hormon reproduksi, menormalkan indera pengecap dan penyembuhan luka. Gejala-gejala Defisiensi : Gangguan pertumbuhan, luka lama sembuh, perkembangan seksual yang lamban, kehilangan kemampuan mengecap (dan akibatnya, hilangnya nafsu makan). FORTICO susu bubuk skim dengan kolostrum diformulasikan dan dikembangkan secara khusus oleh Smart Naco, Sdn, Bhd. ini adalah komponen Bio-aktif yang diperoleh dari sumber bahan terbaik dari New Zealand untuk meningkatkan kesehatan secara maksimum. Dapatkan Susu Kolostrum FORTICO original hanya di SusuKolostrum.com. Untuk pemesanan silahkan sms nama, alamat, nomor telepon dan jumlah pesanan ke 085692263999. Ongkos kirim GRATIS ke seluruh Indonesia.
|
Berita Terbaru
| Produk Baru: Chlocyanin 21/05/2012 | Administrator Mulai tanggal 1 Juni 2012, kami menyediakan produk baru yang bernama Chlocyanin. Chlocyanin adalah serbuk minuman alami yang merupakan perpaduan antara KLOROFIL (CHLOROPHYLL) yaitu pigmen hijau d [ ... ] | Berita Lainnya | |
Berita Kesehatan
| Hati-Hati...Susu Formula Bikin Bayi Kegemukan Lho 06/06/2012 | Administrator Bayi yang mengkonsumsi susu formula ternyata adalah yang paling rawan mengalami kegemukan pada usia lima tahun.Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bertambahnya berat badan bayi dalam waktu yang lebih [ ... ] | Berita Lainnya | |
Artikel Terbaru
| Alquran dan Sains: Manfaat Air Susu Ibu (ASI) 25/04/2012 | Administrator Oleh: DR Abdul Basith Jamal & DR Daliya Shadiq Jamal Setelah proses penciptaan dan perkembangan janin sempurna, maka janin tersebut siap untuk meninggalkan tempat di mana selama ini ia tempati, y [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Artikel Kesehatan
| Anak Alergi Susu, Kok Bisa? 04/04/2012 | Administrator Alergi susu dapat diartikan ketika sistem kekebalan anak keliru dalam mengenali protein susu sebagai sesuatu yang berbahaya dan harus dilawan. Gejala yang terjadi pada alergi susu sapi secara umum ham [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Tips Kesehatan
| Pengapuran? Bukan Susu Obatnya 04/04/2012 | Administrator Selama ini, masyarakat awam sering menyamakan osteoporosis dengan pengapuran. Padahal, menurut ahli ortopedik, dr Andre Pontoh, SpOT, kedua hal ini beda jauh. Menurutnya, Osteoporosis adalah penyakit [ ... ] | Tips Lainnya | |
Info Sehat
| Mengenal Susu dan Manfaatnya 22/05/2012 | Administrator Dalam menu sehat dikenal istilah "empat sehat lima sempurna". Penyempurna ini adalah susu. Istilah ini tidak berlebihan karena minuman putih bersih ini memiliki kandungan nutrisi yang lengkap diband [ ... ] | Info Lainnya | |
Data Penyakit
| Ketergantungan : Penyalahgunaan Amfetamin
Ketergantungan : Penyalahgunaan Amfetamin
DEFINISI
Obat-obat yang termasuk ke dalam golongan amfetamin adalah: | Data Lainnya | |















