| Delapan jurus ampuh menghalau kanker |
|
|
|
| Written by Administrator | |||
| Thursday, 06 September 2007 07:00 | |||
|
Dalam beberapa jurnal ilmiah kesehatan dipaparkan keberhasilan peneliti dalam menemukan obat kanker. Bahkan di antaranya dibuat dalam skala industri dan sudah dipasarkan. Pada pertemuan ahli kanker American Society of Clinical Oncology baru-baru ini terungkap berbagai temuan tentang efek samping kemoterapi dalam pengobatan kanker. Selain itu, kemoterapi juga merupakan usaha sia-sia bagi penderita kanker stadium lanjut. Sebuah studi yang dimuat dalam jurnal American Cancer Society, memperlihatkan adanya tren yang berbeda mengenai kematian akibat kanker ini, di beberapa belahan dunia. Kematian pada kelompok wanita di negara berkernbang seperti halnya Indonesia, ternyata lebih banyak dibandingkan dengan di negara maju. Padahal, para peneliti pada awalnya sangat yakin bahwa kasus kanker di negara berkembang akan lebih rendah, mengingat kondisi lingkungan dan kualitas makanan dan minumannya dianggap lebih baik. Di bawah ini ada beberapa jurus atau strategi yang mudah-mudahan bisa mencegah keterpaparan kita dari penyakit maut tersebut. Pertama, menghindari merokok. Bagi mereka yang sudah kecanduan merokok rasanya sulit sekali untuk menghindari dari aktivitas yang tidak menguntungkan dan pemborosan itu. Menurut para ahli epidemiologi dari Intitute of Cancer Research School of Hygiene and Tropical Medicine di London, dimana mereka telah melakukan penelitian selama 50 tahun, ternyata merokok adalah penyebab utama kanker. Merokok tidak hanya menyebabkan kanker paru-paru, tapi juga meningkatkan risiko mengidap kanker lainnya seperti kanker lambung, serviks, pancreas dan ginjal. Prof. Julian Petto, yang jadi komandan penelitian itu menyatakan sekitar 60% dari semua kematian kanker, karena merokok. Kedua, hindari Kegemukan. Kegemukan menempati urutan kedua sebagai pemicu kanker. Kegemukan/obesitas atau juga disebut kelebihan kalori, adalah kondisi saat tubuh cenderung menyimpan kalori, ketimbang membakarnya. Kegemukan & kanker Dengan demikian, ketika mengkonsumsi serat maka akan menyebabkan pengeluaran asam empedu menjadi lebih besar dibandingkan dengan keadaan normal, hal ini disebabkan kolesterol dalam hati akan digunakan terus-menerus untuk menghasilkan asam empedu yang hilang bersama feses yang diikat oleh serat larut tadi. Keempat, perbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan. Banyak sudah penelitian menunjukkan bahwa aneka sayuran dan buah-buahan yang dikonsumsi secara rutin dalam jumlah yang cukup akan mengurangi risiko terserang kanker. Para peneliti di Pusat Riset Kedokteran Perancis, menjelaskan bahwa buah apel, bisa menangkal kanker usus besar, karena mengandung zat aktif yang disebut procyanidin. Zat ini merupakan salah satu senyawa dari golongan polyphenol, dimana zat ini bekerja dengan cara mengatur sinyal yang mengontrol proses penting, dimana sel-sel melakukan "bunuh diri" pada akhir masa hidup alaminya. Pada sel-sel kanker, proses ini tidak terjadi dan sel-sel itu membelah diri di luar kendali dan membentuk tumor. Kelima, hindari radiasi matahari. Manusia dan makhluk hidup lainnya, pastilah akan musnah di muka Bumi jika tidak ada sinar matahari yang dengan setia setiap hari menyinari Bumi kita yang sudah rusak ini. Tapi dibalik kesetiaan matahari sebagai kawan hidup kita, ternyata matahari juga menyimpan sebuah petaka, jika kita serampangan memanfaatkannya. Lapisan ozon yang kian rusak dan bolong-bolong, tentunya sebagai salah satu pemicunya, agar kita tidak terlalu sering terpapar sinar matahari yang tidak tersaring itu, sehingga bisa membahayakan bagi kulit kita. Sinar ultra violet yang menembus tubuh kita setiap hari, berpotensi untuk terjadinya kerusakan sel-sel kulit. Keenam, hindari alkohol. Mereka yang hobi minum-minuman beralkohol berisiko terkena kanker hati dan mulut. Penelitian yang dipimpin oleh Thomas A. Sellers dari Mayo Clinic di Rochester, Minnesota, AS, terhadap para wanita yang sering minum alkohol dengan asupan vitamin B kompleks yang rendah, ternyata telah meningkatkan risiko terkena kanker payudara. Pascamenopause Wanita yang minum alkohol setiap hari tapi dibarengi dengan konsumsi vitamin B dosis tinggi, mempunyai risiko yang sama dengan kelompok wanita yang hanya sesekali saja minum alkohol, tapi tidak pernah mengonsumsi vitamin B. Ketujuh, kurangi makanan yang dibakar dan digoreng. Daging yang di panggang terlalu matang dapat memicu kanker, khususnya pada bagian yang gosong. Daging yang di panggang melebihi suhu 400oC maka proteinnya akan berubah menjadi zat karsinogenik dan merupakan pemicu kanker usus besar, payudara dan prostat. Kedelapan, perbaiki pola makan dan hidup seimbang. Sepertiga kematian akibat kanker berhubungan dengan pola makan yang buruk. Penyakit atau masalah kesehatan ini dapat dibantu penyembuhannya dengan mengkonsumsi Susu Kolostrum secara rutin.FORTICO susu bubuk skim dengan kolostrum diformulasikan dan dikembangkan secara khusus oleh Smart Naco, Sdn, Bhd. ini adalah komponen Bio-aktif yang diperoleh dari sumber bahan terbaik dari New Zealand untuk meningkatkan kesehatan secara maksimum. Dapatkan Susu Kolostrum FORTICO original hanya di SusuKolostrum.com. Untuk pemesanan silahkan sms nama, alamat, nomor telepon dan jumlah pesanan ke 085692263999. Ongkos kirim GRATIS ke seluruh Indonesia.
|
|||
| Last Updated on Sunday, 13 January 2008 01:59 |
Berita Terbaru
| Produk Baru: Chlocyanin 21/05/2012 | Administrator Mulai tanggal 1 Juni 2012, kami menyediakan produk baru yang bernama Chlocyanin. Chlocyanin adalah serbuk minuman alami yang merupakan perpaduan antara KLOROFIL (CHLOROPHYLL) yaitu pigmen hijau d [ ... ] | Berita Lainnya | |
Berita Kesehatan
| Hati-Hati...Susu Formula Bikin Bayi Kegemukan Lho 06/06/2012 | Administrator Bayi yang mengkonsumsi susu formula ternyata adalah yang paling rawan mengalami kegemukan pada usia lima tahun.Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bertambahnya berat badan bayi dalam waktu yang lebih [ ... ] | Berita Lainnya | |
Artikel Terbaru
| Alquran dan Sains: Manfaat Air Susu Ibu (ASI) 25/04/2012 | Administrator Oleh: DR Abdul Basith Jamal & DR Daliya Shadiq Jamal Setelah proses penciptaan dan perkembangan janin sempurna, maka janin tersebut siap untuk meninggalkan tempat di mana selama ini ia tempati, y [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Artikel Kesehatan
| Anak Alergi Susu, Kok Bisa? 04/04/2012 | Administrator Alergi susu dapat diartikan ketika sistem kekebalan anak keliru dalam mengenali protein susu sebagai sesuatu yang berbahaya dan harus dilawan. Gejala yang terjadi pada alergi susu sapi secara umum ham [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Tips Kesehatan
| Pengapuran? Bukan Susu Obatnya 04/04/2012 | Administrator Selama ini, masyarakat awam sering menyamakan osteoporosis dengan pengapuran. Padahal, menurut ahli ortopedik, dr Andre Pontoh, SpOT, kedua hal ini beda jauh. Menurutnya, Osteoporosis adalah penyakit [ ... ] | Tips Lainnya | |
Info Sehat
| Mengenal Susu dan Manfaatnya 22/05/2012 | Administrator Dalam menu sehat dikenal istilah "empat sehat lima sempurna". Penyempurna ini adalah susu. Istilah ini tidak berlebihan karena minuman putih bersih ini memiliki kandungan nutrisi yang lengkap diband [ ... ] | Info Lainnya | |
Data Penyakit
| Body Mass Index (BMI)
Body Mass Index (BMI)
DEFINISI | Data Lainnya | |














