| Cara Alami Mengatasi Nyeri Artritis |
|
|
|
| Written by Administrator | |||
| Sunday, 22 July 2007 07:00 | |||
|
Nyeri akibat radang sendi (artritis) sungguh menyiksa. Duduk sakit, bergerak apalagi. Namun ternyata bergerak dan berolahraga justru bisa membantu mengurangi nyeri. Nah, gerakan seperti apakah itu? Jangan lupakan juga asupan gizi yang tepat.
Keluhan nyeri radang sendi (artritis) muncul akibat terbatasnya pelumas berupa lemak sinovial yang terdapat pada bagian persendian. Akibat sedikitnya lemak sinovial, gesekan pada sendi menjadi terbatas dan merusak tulang rawan, ligamen, dan tendon. Gerakan sendi akibat tidak adanya pelumas ini menimbulkan rasa ngilu. Jika didiamkan, akan menimbulkan pengikisan tulang di bagan persendian yang disebut osteoartritis (jenis penyakit artritis paling umum). Penyakit atau masalah kesehatan ini dapat dibantu penyembuhannya dengan mengkonsumsi Susu Kolostrum secara rutin. Osteoartritis umumnya menimpa para lansia, karena lemak sinovial pada persendian sudah menipis, serta adanya penumpukan zat-zat toksik dalam jaringan sendi. Hal lain yang mempermudah munculnya osteotritis adalah faktor keturunan, kegemukan, penyakit kencing manis (diabetes), kekurangan gizi, kurang minum, alergi. Selain itu, penggunaan bagian tubuh tertentu secara terus-menerus, seperti tangan, jari-jari, lengan, juga menyumbang munculnya artritis. Pentingnya olahraga Olahraga sangat bermanfaat bagi siapa pun, berapa pun usia kita dan bagaimana pun kondisi kesehatan kita. Namun bagi pengidap artritis, berolahraga secara teratur dalam batas-batas tertentu adalah penting. Olahraga meningkatkan kekuatan menahan rasa sakit dan membanti menghilangkan rasa lelah. Olahraga juga dapat membantu mempertahankan berat sehat, sehingga beban persendian tidak berlebihan. Namun sayangnya, banyak pengidap artritis yang menganggap kegiatan fisik dan olahraga bukan sebagai kegiatan penting, bahkan dirasakan mengganggu. Bila nyeri sudah menyerang, jangankan berolahraga, berjalan saja sudah terasa menyiksa. Dalam hasil survei yang dilakukan Arthritis Foundation pada 1998 disebutkan bahwa 70 persen responden pengidap artritis tidak mau lagi berolahraga jika gejala penyakit mereka menjadi sangat parah. Sayangnya, menurut para ahli yang terlibat dalam penelitian, perbuatan itu justru salah. Bila keluhan nyeri membuat Anda enggan bergerak, maka olahraga seharusnya dapat "memaksa" Anda untuk mau bergerak. Sebab bergerak sangat penting bagi Anda. Mengapa olahraga begitu penting bagi mengidap artritis? Olahraga dapat menguatkan otot-otot, termasuk otot-otot di seputar persendian. Nah, makin kuat otot-otot di sekitar sendi, makin kokoh penahan sendi, sehingga membantu mengurangi tekanan pada tulang rawan dan persendian. Dengan demikian, gejala nyeri sendi juga akan bisa banyak berkurang. Setiap gerakan kecil, menolong Gerakan sekecil apapun dapat menolong. Cara yang baik untuk berolahraga tanpa memberikan beban pada sendi, tulang, dan otot-otot adalah olahraga air. Para ahli sering menganjurkan olahraga air bagi pengidap artritis, karena daya apung di air mengurangi beban pada sendi-sendi. Misalnya berenang, jogging di kolam renang, berlatih senam aerobik di kolam renang (water aerobic). Olahraga lainnya yang tidak banyak membebani persendian di antaranya bersepeda statis. Olahraga sebaiknya dilakukan berselang-seling, sehingga mencegah terjadinya luka akibat kegiatan yang sama secara terus-menerus. Berlatih yoga, taichi, atau chikung juga dapat mengurangi keparahan artritis. Gerakan lembutnya dirancang untuk memperbaiki kelenturan tubuh dan persendian, memperbaiki keseimbangan, dan meningkatkan kekuatan. Namun sebaiknya komunikasikan kondisi Anda dengan instruktur, berdasarkan nasihat dokter gerakan-gerakan apa saja yang boleh dan tidak. Hindari posisi atau gerakan-gerakan yang menyebabkan sakit. Bahkan jika Anda hanya dapat berdiri sambil menggunakan tongkat sekalipun, usahakan untuk tetap berolahraga, atau tepatnya bergerak. Gerakan olahraga lembut seperti yoga, taichi atau chikung sangat dianjurkan. Mulailah pelan-pelan dan tingkatkan kemampuan Anda sedikit demi sedikit. Gunakan sepatu yang nyaman, kalau perlu gantilah sepatu dengan yang baru setiap 4-6 bulan. Penting diperhatikan olah pengidap artritis, selalu gunakan teknik yang benar apabila melakukan latihan kekuatan. Selain itu, gerakan-gerakanya pun harus disesuaikan dengan kondisi spesifik Anda. Mintalah saran dokter atau ahli terapi fisik Anda, jenis gerakan seperti apa dan bagaimana harus dilakukan yang akan memberikan manfaat terbesar, dengan sesedikit mungkin peluang mengakibatkan iritasi sendi. Bahkan, jika Anda menggunakan kursi roda atau tidak mungkin berdiri, Anda tetap bisa melakukan latihan kekuatan. Misalnya program Arthritis Foundation People with Arthritis can Exercise (PACE) termasuk kegiatan-kegiatan yang dirancang dilakukan sambil duduk. Silakan menanyakan pada dokter Anda atau ahli terapi fisik yang membantu menangani Anda. Perhatikan kemampuan tubuh Hindari olahraga berlebihan, baik waktunya maupun jenis latihannya. Mulai dulu dnegan berolahraga 5-10 menit, kemudian ditingkatkan sedikit demi sedikit sesuai kemampuan tubuh, hingga tubuh menyesuaikan dan dapat dengan nyaman melakukannya. Dosis berolahraga tiga kali sehari masing-masing selama 10 menit sama manfaatnya dengan berolahraga sekakigus selama 30 menit. Setiap kali berolahraga, 'dengarkanlah' tubuh Anda. Jika Anda merasa kesakitan, jangan dipaksa. Jika otot terasa sakit lebih dari satu atau dua jam setelah latihan, olahraga sebaiknya dihentukan dan jangan lagi diteruskan. Anda perlu mendapatkan cukup istirahat, untuk memberi kesempatan pada tubuh mengalami pemulihan. Jika rasa sakit menjadi lebih berat, meskipun sudah istirahat, apalagi kalau disertai pembengkakan sendi dan terus bertahan hingga 2-4 hari, segeralah ke dokter. Bergerak, bergerak, bergerak... Ubahlah pikiran Anda yang tadinya enggan berolaraga dengan pikiran baru untuk melakukan kegiatan fisik apapun selain berolahraga. Terutama kegiatan bergerak yang dapat menguatkan otot tapi tetap menahan sendi pada kedudukannya yang aman, misalnya menari yang lembut tanpa tekanan pada persendian, berkebun, membersihkan rumah. Ingat, lebih banyak Anda bergerak, akan lebih banyak kesempatan bagi Anda untuk dapat tetap bergerak dan menjalankan peranan Anda dalam kehidupan sehari-hari. Semakin Anda malas bergerak, semakin terkungkung anda oleh rasa nyeri yang menyiksa, Jadi, awalnya Anda memang harus berani melawan rasa nyeri dengan bergerak, bergerak, bergerak... FORTICO susu bubuk skim dengan kolostrum diformulasikan dan dikembangkan secara khusus oleh Smart Naco, Sdn, Bhd. ini adalah komponen Bio-aktif yang diperoleh dari sumber bahan terbaik dari New Zealand untuk meningkatkan kesehatan secara maksimum. Dapatkan Susu Kolostrum FORTICO original hanya di SusuKolostrum.com. Untuk pemesanan silahkan sms nama, alamat, nomor telepon dan jumlah pesanan ke 085692263999. Ongkos kirim GRATIS ke seluruh Indonesia.
|
|||
| Last Updated on Sunday, 13 January 2008 01:40 |
Berita Terbaru
| Produk Baru: Chlocyanin 21/05/2012 | Administrator Mulai tanggal 1 Juni 2012, kami menyediakan produk baru yang bernama Chlocyanin. Chlocyanin adalah serbuk minuman alami yang merupakan perpaduan antara KLOROFIL (CHLOROPHYLL) yaitu pigmen hijau d [ ... ] | Berita Lainnya | |
Berita Kesehatan
| Hati-Hati...Susu Formula Bikin Bayi Kegemukan Lho 06/06/2012 | Administrator Bayi yang mengkonsumsi susu formula ternyata adalah yang paling rawan mengalami kegemukan pada usia lima tahun.Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bertambahnya berat badan bayi dalam waktu yang lebih [ ... ] | Berita Lainnya | |
Artikel Terbaru
| Alquran dan Sains: Manfaat Air Susu Ibu (ASI) 25/04/2012 | Administrator Oleh: DR Abdul Basith Jamal & DR Daliya Shadiq Jamal Setelah proses penciptaan dan perkembangan janin sempurna, maka janin tersebut siap untuk meninggalkan tempat di mana selama ini ia tempati, y [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Artikel Kesehatan
| Anak Alergi Susu, Kok Bisa? 04/04/2012 | Administrator Alergi susu dapat diartikan ketika sistem kekebalan anak keliru dalam mengenali protein susu sebagai sesuatu yang berbahaya dan harus dilawan. Gejala yang terjadi pada alergi susu sapi secara umum ham [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Tips Kesehatan
| Pengapuran? Bukan Susu Obatnya 04/04/2012 | Administrator Selama ini, masyarakat awam sering menyamakan osteoporosis dengan pengapuran. Padahal, menurut ahli ortopedik, dr Andre Pontoh, SpOT, kedua hal ini beda jauh. Menurutnya, Osteoporosis adalah penyakit [ ... ] | Tips Lainnya | |
Info Sehat
| Mengenal Susu dan Manfaatnya 22/05/2012 | Administrator Dalam menu sehat dikenal istilah "empat sehat lima sempurna". Penyempurna ini adalah susu. Istilah ini tidak berlebihan karena minuman putih bersih ini memiliki kandungan nutrisi yang lengkap diband [ ... ] | Info Lainnya | |
Data Penyakit
| Gangguan Belajar Gangguan Belajar DEFINISI Gangguan belajar meliputi kemampuan untuk memperoleh, menyimpan, atau menggunakan keahlian khusus atau informasi secara luas, dihasilkan dari keku [ ... ] | Data Lainnya | |













