header

Order Via SMS

Order by SMS/Phone
085692263999
02170564500
02270561717
0218608353

Pemesanan setiap hari pukul 08.00 - 20.00

Pengiriman setiap hari pukul 15.00

Ongkos Kirim GRATIS ke Seluruh Indonesia

Statistik

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini696
mod_vvisit_counterKemarin3131
mod_vvisit_counterMinggu Ini7768
mod_vvisit_counterMinggu Lalu25157
mod_vvisit_counterBulan Ini43726
mod_vvisit_counterBulan Lalu120361
mod_vvisit_counterSeluruhnya3670839

We have: 40 guests, 12 bots online
IP Anda: 38.107.179.213
 , 
Hari Ini: Feb 13, 2012

Iklan Ikon

Banyak cara menguras racun PDF Print E-mail
User Rating: / 2
PoorBest 
Written by Administrator   
Wednesday, 03 October 2007 07:00

Beberapa model detoksifikasi cukup efektif untuk membuang racun-racun obat yang mangkal dalam tubuh pengguna, meski tidak menjamin mereka bisa lepas dari ketergantungan. Namun, detoksifikasi tetap perlu dilakukan. Pilih saja salah satu metode berikut ini:

A. Detoksifikasi Cepat
(Ultra Rapid Opiat Detoxification)

Menurut Dr. Sunatrio, Sp.An.KIC. dari Bagian Anestesiologi FKUI/RSCM Jakarta, proses ini mesti dilakukan sewaktu pasien sakaw. Digunakan untuk mereka yang kancanduan heroin, vicodin, methadone, codein, dilaudid, morfin. dan oxycontin.

Tekinik ini harus dilakukan di rumah sakit, di bawah pengawasan ahli anestesi. Sesudah pemeriksaan psikologis dan medis komprehensif, pecandu dirawat di ICU selama 24-36 jam, yang mencakup 6 jam pengobatan pratindakan dengan diberu solbutamol, klonidin, diazepam, ranitidin, omeperazol, vitamin C, oktreotid, dan ondansetron.

Anestesi dimulai dengan pemberian midazolam dan profol lewat vena (intra vena). Naltrekson, klonidin, oktreotid diberikan selama anestesi yang berlangsung 3,5-5 jam, bergantung pada berat ringannya gejala putus obat yang timbul akibat pemberian naltrekson. Bila perlu, obat analgetik dan sedatif diberikan sesudah anestesia dihentikan.

Esok harinya pasien bisa pulang dan dimulai terapi naltrekson oral selama 10-12 bulan. Harga naltrekson sekitar Rp 40 ribuh per tabel.

Efek samping detoksifikasi ini meliputi badan lemas, mengantuk, menggigil, merinding, mual, muntah, diare, nyeri perut, mialgia, insomnia, dan perasaan tidak enak. Pada kebanyakan pasien, gejala-gejala ini hilang dalam beberapa hari, tanpa perlu obat. Hanya 31,8 persen kasus yang perlu terapi simptomatik.

Pada hari pertama pasca detoksifikasi craving score (keinginan untuk mengonsumsi opiat) telah menurun sampai rata-rata 50 persen dan menjadi nol sesudah 10 bulan. Problema utama adalah rendahnya kepatuhan pasien untul minum naltrekson. Hanya 40 persen pasien yang menyelesaikan terapi. Ini bisa diatasi dengan pemakaian naltrekson implan. Biaya terapi ini sekitar Rp 13 juta-Rp20 juta.

B. Tanpa Obat
Metode lain digunakan Rumah Dampingan Terapi dan rehabilitas Cemara (RDTRC) atau Rumah cemara, di Gegerkalong, Bandung.

Tidak seperti rumah rehabilitas lainnya. Rumah Cemara tidak memberikan narkotika sedikit pun, tetapi membiarkan pecandu ketika sedang sakaw, sambil didampingi seorang pengelola.

Keadaan ini berlangsung 2-3 hari, tergantung jenis narkotika yang dikonsumsi. Selama itu, pencandu biasanya menderita diare, muntah, suhu badan panas dingin, serta keluar lendir dari mulutnya.

Jika lolos fase ini, dalam jangka 1 atau 2 minggu, urin sudah negatif atau tidak lagi mengandung racun. Bula tidak tahan, pengguna, dirujuk ke rumah sakit untuk mendapat pengobatan semestinya. Namun, mereka tetap tidak diberi narkotika.

C. Metode Alami
Metode ini baik dilakukan bila pencandu sudah selesai menjalani tahap rehabiltias. Juga baik bagi bukan pencandu, yang ingin menguras racun-racun kimia yang sudah terkumpul dalam tubuhnya.

Menurut Dr. Elson Haas, MD, direktur Preventive Medical Center of Marin di San Rafael, California dan penulis buku The Detox Diet (Celestial Arts, 1996), juga menurut Andrew Weil, MD, praktisi pengobatan spiritual-alternatif dan pengarang Spontaneous Healing (Fawcett Columbine, 1995), tubuh kita sebenarnya secara alami melakukan proses membuang dan menetralisasi racun (proses detoksifikasi) lewat pengeluaran urin, pernapasan, tinja, dan keringat.

Empat organ utama yang terlibat, yakni hati, ginjal, saluran pencernaan, dan kulit. Efek detoksifikasi antara lain sistem pencernaan akan lebih baik, kulit lebih bercahaya, sakitpunggung, persendian ataupun rasa sakit kronik lainnya akan hilang, dan vitalitas serta energi meningkat.

Detoksifikasi alami yang populer, antara lain:

1. Asupan Air
Minum air putih sedikitnya delapan gelas sehari. Air membantu mengeluarkan racun lewat kulit, ginjal, juga keringat. Air melarutkan zat-zat kimia dalam darah, membersihkan darah, membantu pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh. Kekurangan air akan mengakibatkan darah lengket dan kental, menyumbat dan meracuni sistem di dalam tubuh. Air teh dan jus buah-buahan segar juga merupakan smber air yang baik.

2. Pola Makan Sehat
Makanan berlemak, berperwarna, berpengawet dan berbahan kimia lain, akan meracuni tubuh. Mengonsumsi banyal sayur dan buah-buahan segar, serta mengurangi jenis makanan yang merugikan tubuh akan membantu proses detoksifikasi secara optimal. Buah-buahan, sayur-mayur, polong-polongan, dan makanan dengan sedikit pengolahan (beras merah, roti gandu, havermouth) berkadar serat tinggi yang membantu pengeluaran toksin dari tubuh. Jenis makanan ini juga tinggi karbohidrat, yang lebih mudah dicerna dibanding protein dan lemak.

3. Konsumsi Antioksidan
enzim antioksidan dalam tubuh akan memerangi radikal bebas. Jika jumlah radikal bebas telralu banyak, enzim tubuh memerlukan bantuan zat-zat antioksidan dari luar seperti vitamin A, C, dan E.

Antioksidan yang paling efektif terdapat dalam makanan utuh dan alami. Untuk memastikan kecukupan asupan antioksidan, konsumsilah sedikitnya lima porsi buah dan sayur tiap hari.

Mengingat tingginya jumlah toksin (racun( dan polutan yang telah mencemari lingkungan, kita perlu mengandalkan perlindungan dari makanan tambahan berupa suplemen.
Suplemen vitamin dan mineral berperan penting dalam membantu tubuh menghancurkan dan mengeluarkan unsur-unsur kima beracun.

Andrew Weil, MD, menganjurkan komposisi dan jumlah berikut:

Pagi hari: 1.000-2.000 mg vitamin C dan 25.000 betakaroten alami

Siang hari: 400-600 IU vitamin E alami dan 200-300 mcgr selenium

Malam hari: 1.000-2.000 mg vitamin C

Sebelum tidur: 1.000-2000 mg vitamin C
4. Olahragam pijat, perawatan kulit, dan lain-lain
Aktivitas fisik rutin membantu proses pengeluaran racun melalui keringat. Selain memacu keringat, olahraga juga meningkatkan sirkulasi darah dan merangsang sisitem limpa. Juga bermanfaat untuk menurunkan stres serta menstabilkan emosi.

Pijat dapat memperlancar sirkulasi darah, membuat rileks dan melepaskan sres.

Menyikat kulit dalam keadaan kering sebelum mandi membantu membersihkan toksin dari pori-pori, juga merupakan stimulasi yang baik untuk sistem limpa dan sirkulasi. Cara ini juga melepaskan sel-sel kulit mati, sehingga kulit kelihatan lebih cerah.

Sauna merupakan metode detoks yang efektif karena membantu proses penyembuhan, menghilangkan demam, memacu keringat. Juga meningkatkan metabolisme dan aktivitas organ-organ vital serta kelenjar-kelenjar tubuh.

5. Puasa
Butuh energi untuk mencerna makanan berlemak, juga membuangnya dari dalam tubuh. Itu sebabnya kita sering lelah dan mengantuk setelah makan. Para ahli berpendapat, berpuasa dengan jus adalah cara terbaik dan teraman untuk detoks. Cara ini memberikan asupan nutrisi penting dalam jumlah cukup, tanpa membebani sistem pencernaan.

Dr. Haas menganjurkan berpuasa dengan jus dalam jangka pendek (2-3 hari) dengan langkah-langkah berikut:

Sedikitnya tiga hari sebelum puasa, asuplah makanan bergizi yang mudah dicerna. Hindari alkohol, kafein, dan gula.

Untuk membersihkan tubuh, minumlah 10-15 gelas air puti, jus buah serta jus sayuran setiap hari.

Tak perlu mengonsumsi suplemen vitamin atau mineral, saat puasa.

Saat tubuh mulai mengeluarkan racun, Anda akan merasa pusing, lelah dan pening. Ini tergantung dari jumlah racun yang terdapat dalam tubuh. Beberapa orang tidak merasakan apa-apa.

Anda akan merasa lapar, jadi cobalah tidak memikirkannya. Lakukan aktivitas lain, seperti berjalan-jalan, tidur, membaca buku, menulis surat, dan lainnya untuk mengalihkan prhatian.

Menggunakan laksatif alami seperti lidah buaya, atau serbuk Psyllium pada saat berpuasa membantu proses eliminasi racun-racun dari dalam tubuh secara lebih efektif.

Akhiri masa puasa (berbuka) secara bertahap. Di hari pertama makan hanya sayuran rebus. Hari kedua, makanlah nasi merah. Anda akan merasa sangat lapar, tetapi jangan makan terlalu banyak.

Hari ketiga saat puasa usai, Anda akan merasa ringan, bersih, dan sehat.

Last Updated on Sunday, 13 January 2008 02:05
 

Berita Terbaru

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H
25/08/2011 | Administrator

Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1432 H, SusuKolostrum.com mengucapkan:

"Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H
Mohon Maaf Lahir dan Batin"


Berita Lainnya

Berita Kesehatan

Cacar Air Bisakah Berulang?
29/01/2009 | Administrator

Cacar air biasanya mengenai seseorang hanya sekali seumur hidup. Namun, sejumlah orang mengaku mengalaminya bisa dua hingga tiga kali. Mengapa orang bisa terkena cacar berulang kali?


Berita Lainnya

Artikel Terbaru

Manfaat Susu Sapi
26/10/2011 | Administrator

SUSU sapi disebut juga darah putih bagi tubuh karena mengandung banyak vitamin dan berbagai macam asam amino yang baik bagi kesehatan tubuh. Dalam segelas susu terdapat antara lain:


Artikel Lainnya

Artikel Kesehatan

Lama Tak Minum Susu Bisa Diare?
19/05/2011 | Administrator

Susu merupakan bagian dari menu seimbang. Namun sayangnya, masih banyak orang dewasa yang kurang menyadari akan pentingnya minum susu.  


Artikel Lainnya

Tips Kesehatan

Tips Agar Ginjal Selamat
21/03/2010 | Administrator

Penderita ginjal banyak yang tidak merasakan keluhan apa-apa. Tahu-tahu ketika diperiksa secara klinis ginjal sudah bermasalah. Cari tahu ciri-ciri penyakit ginjal agar fungsi ginjal tetap selamat.  [ ... ]


Tips Lainnya

Info Sehat

Suplemen Ibu Hamil yang Halal
19/02/2009 | Administrator

Produser susu instan memang lihai berdagang. Ibu hamil (bumil) dan menyusui pun dibidik.


Info Lainnya

Data Penyakit

Imunisasi
04/02/2011 | Administrator

Imunisasi DEFINISI Imunisasi adalah pemberian vaksin untuk mencegah terjadinya penyakit tertentu.

Vaksin adalah suatu obat yang diberikan untuk membantu mencegah suatu penyak [ ... ]


Data Lainnya

Waktu Dunia

Testimonial Fortico

Pojok Pariwara

Featured Links:

Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/ryanrwp/public_html/modules/mod_banners/tmpl/default.php on line 9