| Baik untuk Mata Tapi Jangan Overdosis! |
|
|
|
| Written by Administrator | |||
| Friday, 02 November 2007 07:00 | |||
|
Ada dua penyebab utama kebutaan dan penurunan daya penglihatan. Keduanya sama-sama menakutkan, yaitu formasi katarak dan degenerasi macular, karena faktor usia. Operasi bisa menjadi solusi. Namun, kalau nutrisi sehat bisa menjadi alternatif, mengapa tak dicoba? Orang bijak bilang, mata adalah jendela menuju dunia. Itu sebabnya, kesehatan mata harus selalu dijaga, kalau tetap ingin menikmati keindahan dunia. Nah, perawatan mata ini bisa juga dilakukan dari dalam, dengan mengonsumsi makanan sehat yang mengandung vitamin tertentu. Jeruk. Kaya vitamin C, berfungsi sebagai antioksidan yang berkhasiat melumpuhkan radikal bebas penyebab penuaan sel, sehingga berguna untuk mencegah katarak Anggur. Ekstrak biji anggur mengandung proantosianidin. Lebih kuat dari vitamin C dan E, antioksidan ini bahkan bisa memperbaiki penglihatan dan mengembalikan fungsi retina, terutama yang rusak akibat perdarahan pembuluh darah di mata dan ketidakseimbangan gula darah. Ubi jalar. UNICEF dan WHO menyarankan agar wanita dan anak-anak mengonsumsi ubi jalar merah secara rutin, untuk menangkal akibat buruk dari kekurangan vitamin A. Nenas. Vitamin dan mineral utama yang terkandung dalam nenas adalah vitamin C, vitamin B-kompleks, beta-karoten (pro-vitamin A), Fe, Mg, Ca, Cu, Zn, Mn, dan K. Ikan laut. Ikan sardin dan tuna adalah sumber DHA (docosahexaenoid acid), salah satu jenis asam lemak omega 3, yang berperan penting dalam pembentukan retina mata. Awas Overdosis Vitamin A juga dikenal sebagai antioksidan penggempur radikal bebas penyebab berbagai penyakit degeneratif. Kadar vitamin A yang tinggi pada wortel (Daucus carota) membantu fungsi retina mata. Bahkan, selama Perang Dunia II, pilot-pilot pesawat tempur Sekutu diperintahkan makan wortel untuk menajamkan penglihatan mereka. Tapi, hati-hati, terlalu banyak mengkonsumsi wortel (50 mg per hari) dalam 10 hari akan membuat warna kulit menjadi jingga kekuningan. Ini disebabkan tubuh tidak mampu menyerap karoten yang berlebih, atau justru tubuh tidak mampu memproses karoten yang terdapat di dalam wortel. Namun, bisa juga karena liver (hati) Anda bermasalah. Kalau sudah begitu, stop dulu makan wortel, tunggu hingga kondisi pulih dalam beberapa hari. Pada bayi, overdosis vitamin A juga bisa membuat tulang mereka menjadi rentan dan sangat rapuh. Jadi, ya hati-hati! Penyakit atau masalah kesehatan ini dapat dibantu penyembuhannya dengan mengkonsumsi Susu Kolostrum secara rutin.FORTICO susu bubuk skim dengan kolostrum diformulasikan dan dikembangkan secara khusus oleh Smart Naco, Sdn, Bhd. ini adalah komponen Bio-aktif yang diperoleh dari sumber bahan terbaik dari New Zealand untuk meningkatkan kesehatan secara maksimum. Dapatkan Susu Kolostrum FORTICO original hanya di SusuKolostrum.com. Untuk pemesanan silahkan sms nama, alamat, nomor telepon dan jumlah pesanan ke 085692263999. Ongkos kirim GRATIS ke seluruh Indonesia.
|
|||
| Last Updated on Sunday, 13 January 2008 02:34 |
Berita Terbaru
| Produk Baru: Chlocyanin 21/05/2012 | Administrator Mulai tanggal 1 Juni 2012, kami menyediakan produk baru yang bernama Chlocyanin. Chlocyanin adalah serbuk minuman alami yang merupakan perpaduan antara KLOROFIL (CHLOROPHYLL) yaitu pigmen hijau d [ ... ] | Berita Lainnya | |
Berita Kesehatan
| Hati-Hati...Susu Formula Bikin Bayi Kegemukan Lho 06/06/2012 | Administrator Bayi yang mengkonsumsi susu formula ternyata adalah yang paling rawan mengalami kegemukan pada usia lima tahun.Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bertambahnya berat badan bayi dalam waktu yang lebih [ ... ] | Berita Lainnya | |
Artikel Terbaru
| Alquran dan Sains: Manfaat Air Susu Ibu (ASI) 25/04/2012 | Administrator Oleh: DR Abdul Basith Jamal & DR Daliya Shadiq Jamal Setelah proses penciptaan dan perkembangan janin sempurna, maka janin tersebut siap untuk meninggalkan tempat di mana selama ini ia tempati, y [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Artikel Kesehatan
| Anak Alergi Susu, Kok Bisa? 04/04/2012 | Administrator Alergi susu dapat diartikan ketika sistem kekebalan anak keliru dalam mengenali protein susu sebagai sesuatu yang berbahaya dan harus dilawan. Gejala yang terjadi pada alergi susu sapi secara umum ham [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Tips Kesehatan
| Pengapuran? Bukan Susu Obatnya 04/04/2012 | Administrator Selama ini, masyarakat awam sering menyamakan osteoporosis dengan pengapuran. Padahal, menurut ahli ortopedik, dr Andre Pontoh, SpOT, kedua hal ini beda jauh. Menurutnya, Osteoporosis adalah penyakit [ ... ] | Tips Lainnya | |
Info Sehat
| Mengenal Susu dan Manfaatnya 22/05/2012 | Administrator Dalam menu sehat dikenal istilah "empat sehat lima sempurna". Penyempurna ini adalah susu. Istilah ini tidak berlebihan karena minuman putih bersih ini memiliki kandungan nutrisi yang lengkap diband [ ... ] | Info Lainnya | |
Data Penyakit
| Benign Paroxysmal Positional Vertigo (Benign Positional Vertigo)/BPPV Benign Paroxysmal Positional Vertigo (Benign Positional Vertigo)/BPPV DEFINISI Benign Positional Vertigo (Benign paroxysmal positional vertigo), atau BPPV, adalah kekacauan b [ ... ] | Data Lainnya | |

















