|
Minggu, 06 Juli 2008
| Tips – Cara Menikmati Multi Orgasme |
|
|
|
| Ditulis Oleh Administrator | ||||||
| Jumat, 21 Maret 2008 | ||||||
|
Untuk mendapat suatu kenikmatan orgasme, haruslah diketahui terlebih dahulu siklus reaksi dalam hubungan seksual. Periset seks terkemuka dari AS, W. Master dan V Johnson, dalam buku Human Sexual Response, membedakan reaksi itu dalam empat fase. Yang diharapkan dengan mengetahui reaksi yang terjadi, sehingga setiap fase dapat dikendalikan sesuai yang diinginkan, termasuk bila ingin menikmati orgasme yang berulang.
Keempat reaksi hubungan seksual tersebut adalah : 1. Pertama adalah tahap keterangsangan 2. Kedua tahap datar 3. Ketiga orgasme 4. Keempat resolusi Reaksi seksual yang yang sempurna ini disebut siklus reaksi seksual. Reaksi ini terjadi kalau seseorang menerima rangsangan seksual yang cukup. Kalau rangsangan seksual tidak cukup, maka seseorang tidak akan mengalami siklus tersebut. Seseorang yang mengalami gangguan fungsi seksual, tidak akan mengalami siklus ini walaupun telah menerima rangsangan seksual yang cukup. Pada setiap fase silus reaksi seksual terjadi beberapa perubahan nyata yang dapat dirasakan, baik secara fisik pada kelamin dan pada bagian tubuh lain. Maupun secara fisik. Namun untuk membahas masalah multi orgasme, hanya fase orgasme saja yang perlu dirinci. Puncak kenikmatan Bila rangsangan seksual yang efektif terus berlanjut, maka tercapailah puncak reaksi seksual, yaitu orgasme. Pada saat ini ketegangan seksual dilepaskan secara tiba-tiba. Secara fisik, orgasme merupakan fase tersingkat dalam siklus reaksi seksual. Biasanya hanya berlangsung dalam beberapa detik, yang ditandai dengan kekejangan otot yang ritmik yang menimbulkan sensasi fisik yang kuat, diikuti relaksasi yang cepat. Kekejangan otot yang ritmik tersebut tidak hanya terjadi pada kelamin, melainkan juga pada seluruh otot tubuh yang lain. Secara fisik, orgasme merupakan puncak kenikmatan seksual. Pada perempuan, orgasme ditandai dengan kekejangan ritmik pada sepertiga bagian luar vagina, rahim dan otot sekitar dubur. Tapi sebenarnya reaksi yang terjadi bersifat total seluruh tubuh, tidak terbatas pada alat kelamin dan sekitarnya. Orgasme pada perempuan dapat terjadi berkali-kali asal tetap menerima rangsangan seksual yang cukup. Karena sensasi yang luar biasa, banyak yang menginginkan orgasme dinikmati berulang kali. Tapi karena tidak ada rangsangan yang cukup dari pasangan, atau bisa pula karena ada gangguan lain, sebagai perempuan hanya mencapai sekali orgasme. Sedang pada pria, karena orgasme umumnya segera disertai ejakulasi, maka umumnya pria juga hanya sekali orgame saja. Orgasme yang berulang pada wanita relatif mudah dicapai karena yang diperlukan adalah peningkatan rangsangan. Masalahnya jadi rumit bagi pria karena setelah ejakulasi, pria akan memasuki suatu periode refrakter. Pada periode ini, pria seolah-olah kebal terhadap rangsangan seksual, dan tidak dapat mencapai orgasme dan ejakulasi lagi. Periode refrakter ini berlangsung dalam waktu yang bervariasi pada satu pria dengan pria yang lain. Pada usia tua, periode refrakter berlangsung lebih lama. Periode refrakter dipengaruhi oleh usia, keadaan kesehatan tubuh, dan rangsangan seksual yang diterima. Orgasme lebih dari sekali hanya bisa dialami pria kalau pria mampu mengontrol agar ejakulasi tidak terjadi. Jadi sebelum terjadi ejakulasi, orgasme dapat dicapai lebih dari satu kali. Celakanya beda waktu antara orgasme dan ejakulasi ini sulit dikenali. Tapi sejumlah ahli terapi seks yakin, dengan latihan yang cukup seorang pria dapat merasakan sensasi orgasme tanpa ejakulasi. Tanpa Ejakulasi Kenikmatan ejakulasi itulah yang memungkinkan pria merasakan orgasme berulang kali. Untuk itu banyak metode yang bisa dipelajari. Satu di antaranya adalah dengan melatih oto-otot pubococcygeal ( PC ) yang intinya adalah berulangkali mengkontraksikan otot sebagaimana kalau anda berusaha menghentikan aliran kencing. Dengan mengencangkan otot-otot tersebut sebanyak 10 kali dan mengendorkannya 10 kali setiap hari, dalam tempo satu hingga satu setengah bulan, secara otomatis anda akan menjadi terbiasa untuk menunda ejakulasi sehingga orgasme berulangkali dapat dialami. Tambahkan sebagai favorit (11) | Kutip artikel ini pada situs Anda | Dilihat: 167
Beri Komentar
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6 |
||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
|
|
|
|
||||||||
|
|
||||||||
|
|
|
|







































































