|
Kamis, 16 Oktober 2008
| Terbakar dan Luka Bakar |
|
|
|
| Ditulis Oleh Administrator | ||||||
| Sabtu, 12 Januari 2008 | ||||||
|
Terbakar dapat disebabkan api, listrik, petir, bahan kimia, dan radiasi (misalnya terbakar sinar matahari). Luka bakar disebabkan oleh tersiram cairan panas atau uap. Terbakar dan luka bakar merupakan luka parah dan dapat menyebabkan infeksi, tergores, dan bahkan korban bisa meninggal.
Tanda-tanda dan gejala * Kulit merah dan melepuh jika lapisan luar yang terkena. * Kulit merah tua, hitam, atau gosong jika semua lapisan kulit terbakar. * Perih jika luka bakar hanya ringan, tetapi mungkin mati rasa jika urat syaraf rusak. * Shock jika luba bakar parah. Tindakan 1. Pindahkan korban dari bahaya dan sumber api jika Anda dapat melakukannya dengan aman. 2. Jika pakaian korban terbakar, lindungi diri Anda dengan selimut atau permadani di depan Anda ketika mendekati korban. Tutupkan selimut atau permadani ke korban untuk memadamkan api. Baringkan korban ke tanah. Jika harus menggunakan air untuk memadamkan api, jangan menempotkan air. 3. Jika korban pingsan, baringkan dengan posisi miring, periksa dan denyut nadi. Berika pernapasan buatan dengan mulut dan menekan di dada. 4. Dengan hati-hati lepaskan pakaian korban yang terbakar kecuali melekat ke kulit. 5. Dinginkan bagian yang terbakar dengan air dingin, tetapi bukan es. Idealnya, letakkan di bawah air mengalir selama 10 menit. 6. Tutupi bagian yang terbakar dengan pembalut bersih, steril, dan tidak lengket. Jangan menggunakan salep, pelembab, atau krim 7. Jika korban sadar dan haus, berikan minum dengan perlahan-lahan. Jangan memberi alkohol. 8. Untuk semua luka bakar, kecuali luka ringan dan lecet, segera mencari bantuan medis. Tambahkan sebagai favorit (23) | Kutip artikel ini pada situs Anda | Dilihat: 277
Beri Komentar
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6 |
||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
|
|
||||||||
|
|
||||||||
|
|



























































