|
Senin, 07 Juli 2008
| Olah Raga Bagi Ibu Hamil |
|
|
|
| Ditulis Oleh Administrator | ||||||
| Jumat, 01 Pebruari 2008 | ||||||
|
Berikut adalah cara berolah raga bagi ibu hamil:
1. Jangan berharap terlalu muluk. Jika sebelumnya tidak pernah berolah raga, jangan menyamakan diri dengan mereka yang sudah terbiasa berolahraga sebelum hamil. 2. Tanyakan pada dokter tentang jenis olahraga yang aman dan berapa kali sebaiknya dilakukan. Waspadai adanya tanda-tanda bahaya yang mungkin terjadi selama berolahraga, antara lain : perdarahan vagina (keguguran atau pre-eklampsia), penglihatan kabur (tanda-tanda kekurangan cairan tubuh), pingsan (mungkin karena kekurangan cairan, gangguan peredaran darah, atau penyakit lainnya), jantung berdebar-debar, tangan dan kaki mengeluarkan keringat secara berlebihan, nyeri tajam pada perut dan dada, dan suhu tubuh tiba-tiba meningkat. 3. Setelah usia kehamilan di atas tiga bulan, hindari posisi tidur telentang dalam waktu lama (maksimal lima menit), sewaktu melakukan berolahraga ataupun tidak. Posisi tersebut menyebabkan pembuluh darah balik besar di punggung tertekan oleh rahim yang semakin membesar. Akibatnya, aliran darah menjadi terhambat dan membahayakan janin. Posisi yang disarankan yaitu tidur miring. 4. Lakukan olahraga aerobik selama maksimal 45 menit, dengan tujuan untuk menjaga kesehatan janin dan memperlancar persalinan, bukan untuk membakar kalori tubuh. Lamanya berolahraga sebaiknya dikurangi seiring dengan semakin tuanya usia kehamilan. 5. Cari alternatif lain, apabila jenis olahraga yang dipilih berisiko tinggi menimbulkan cedera pada perut. 6. Waspadai terjadinya hipoglikemia (kadar gula darah lebih rendah dari normal) setelah berolah raga. Untuk mengantisipasinya, makanlah cemilan yang tinggi karbohidrat dan protein (misalnya : roti tawar dengan selai kacang) sebelum dan sesudah berolah raga. Gejala hipoglikemia antara lain : * Mual * Lelah * Lemas * Pingsan 7. Cermati suhu tubuh dan minumlah banyak air. Bayangkan, si kecil pasti juga merasakan hal yang sama apabila ibunya kepanasan ! Oleh karena itu, pilihlah tempat yang sejuk dan memiliki ventilasi cukup baik dan minumlah air setiap 15 – 20 menit sekali selama berolahraga. Kenakan pakaian olahraga yang cukup longgar dan terbuat dari katun, bukan bahan sintetis. Tambahkan sebagai favorit (11) | Kutip artikel ini pada situs Anda | Dilihat: 300
Beri Komentar
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6 |
||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
|
|
||||||||
|
|
||||||||
|
|








































































