Hijriah Date
Rajab
16
Minggu
1429 HIJRIAH
Berita Terbaru
Artikel Terbaru
Artikel Lainnya
Login Email Gratis
Member Area
Smart Naco Indonesia
Smart Naco International
Administrator
Main Menu
Home
Info Produk
Sertifikasi Halal & Mutu
Testimonial Indonesia
Testimonial Malaysia
Tanya Jawab
Harga Produk
Rencana Pemasaran
Jenjang Karir
Smart Support System
Cara Menjadi Member
Kode Etik Member
Pemesanan Produk
Pendaftaran Member Baru
Konfirmasi Pembayaran
Hubungi Kami
Alamat Mobile Stockist & Agen
Tabel Ongkos Kirim
Cara Pembayaran
Pencarian
Web Links
Gratis Untuk Anda
Kumpulan Video
Semua Ada Disini
Statistics
Pengunjung: 343452
Who's Online
Saat ini ada 2 tamu online
World Time Clock
Syndicate
RSS SocialNet
Add to MyYahoo!
Subscribe in NewsGator Online
Add to Newsburst
Add to Google
Add to My AOL
Add to Pluck
Subscribe in FeedLounge
Add to Windows Live
Add to NetVibes
Subscribe in Rojo
Subscribe in Bloglines
Add to MyMSN
Add to Plusmo for your cellphone
Add to PageFlakes
Add to Technorati
Add to BlinkBits

Google PageRank Plus

Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini227
mod_vvisit_counterKemarin559
mod_vvisit_counterMinggu Ini5430
mod_vvisit_counterBulan Ini15342
mod_vvisit_counterSeluruhnya122532


Advertisement




Minggu, 20 Juli 2008


Nyeri Dada, Tak Hanya Sakit Jantung PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 1
BurukTerbaik 
Ditulis Oleh Administrator   
Jumat, 08 Juni 2007

Ketika dada terasa nyeri, banyak orang langsung berpikir tentang serangan jantung. Keluhan ini memang kerap menandai gejala sakit jantung. Ternyata banyak jenis penyakit yang salah satu indikasinya adalah nyeri dada, diantaranya kanker paru, kanker payudara dan meningkatnya asam lambung.

Tidak semua nyeri dada berasal dari adanya gangguan pada organ jantung.Namun, nyeri dada memang merupakan gejala khas dari sakit jantung.Menurut Dr. Hary Utomo, Sp. JP, nyeri dada karena kelainan jantungdiakibatkan ketidakseimbangan antara kebutuhan dan pasokan oksigen ke otot jantung.

Ketidakseimbangan itu bisa karena kebutuhan oksigen meningkat atau
pasokannya kelewat rendah, bisa juga kombinasi keduanya. Pada penderita penyempitan pembuluh nadi koroner (pembuluh darah yang menyuplai makanan), otomatis pengaliran darah terbatas.

"Kalau penderita membutuhkan konsumsi oksigen berlebih, seperti waktu berolahraga atau ketika menghadapi situasi menegangkan, misalnya marah, bisa diperkirakan timbulnya gejala angina atau nyeri dada tadi," papar dokter ahli jantung dan pembuluh darah dari RSPAD Gatot Subroto, Jakarta itu. Gejala ini bisa bertambah parah bila disertai kram pembuluh darah yang biasa disebut spasme.

Dapat berakhir fatal
Sensasi nyeri dada akibat penyakit jantung koroner bisa bermacam-macam. Biasanya berupa rasa tertindih beban berat, rasa dicengkeram, mual atau enek, rasa panas terbakar, atau rasa tercekik di leher.

Bagian tubuh yang mengalami keluhan itu bisa di tengah dada, ulu hati, juga antara tulang belikat, dengan penjalaran ke lengan kiri, leher dan rahang. Gejala ini awalnya timbul saat penderita melakukan kegiatan fisik yang menguras tenaga.

Keluhan tersebut biasanya akan hilang setelah penderita beristirahat. Namun, bila penyakit pembuluh darah tersebut dibiarkan berkembang, keluhan juga akan muncul di waktu istirahat.

Bertambah beratnya penyakit membuat nyeri dada berlangsung makin lama dan bisa disertai keringat dingin, gelisah, kaki dan tangan dingin, bahkan sampai kejang dan kesadaran menurun. Jika tidak segera mendapat pertolongan medis, kasus ini dapat berakhir fatal.

Angka kematian karena syok kardiogenik ini lebih dari 95 persen.
Kalaupun pasien tertolong, seringkali mengalami gejala sisa berupa
kelainan saraf atau gagal ginjal.

Tes Lebih Dini
Di rumah sakit, penderita nyeri dada akan menjalani pemeriksaan fisik, laboratoris dan foto rontgen. Jika dibutuhkan juga dilakukan
elektrokardiografi dan ekokardiografi. Setelah diperoleh kepastian
adanya penyempitan pembuluh koroner akan dilakukan angiografi.

Sebagai upaya deteksi dini, Dr. Hary menyarankan agar mereka yang
berusia 35 tahun mulai menjalani tes uji latih (treadmill) setiap tahun sekali. Jika memiliki faktor risiko tinggi seperti kebiasaan merokok, diabetes mellitus, dislipidemia (kelainan profil lemak darah), tekanan darah tinggi, riwayat keluarga, sebaiknya melakukan tes itu di usia lebih muda lagi.

Bisa juga dipilih pemeriksaan kombinasi ekokardiografi dan tes uji latih yang disebut stress echocardiography. Cara ini dapat memvisualisasikan segmen dinding jantung yang diduga mengalami gangguan pasokan oksigen.

Pemeriksaan yang tergolong baru adalah Magnetic Resonance Angiography (MRA). Untuk mengetahui area jantung mana yang mengalami gangguan pasokan darah bisa dilakukan pemeriksaan dengan radio isotop Thalium atau Technicium. Teknik invasif seperti katerisasi memang sensitivitasnya hampir 100 persen, tapi sebaiknya dikerjakan hanya bila indikasi lebih positif mengalami PJK.

Keluhan utama
Nyeri dada juga berhubungan erat dengan penyakit paru dan saluran
pernapasan. Contohnya, TB paru (tuberkulosis), bronkitis, pneumonia, asma bronkial, jamur paru, PPOK (penyakit paru obstruksi kronik), penyakit paru kerja, dan kanker paru. Nyeri dada, batuk, dan sesak napas merupakam keluhan utama penderita penyakit pernapasan kronik dan kanker paru ini.

Jerawat, bisul dan luka memar di dada juga bisa menimbulkan nyeri dada. "Herpes zoster menimbulkan nyeri dada yang sangat sakit, kendati belum terjadi kelainan di kulit," ungkap Dr. Alexander K. Ginting S., dokter dari RSPAD Gatot Subroto.

Rangsangan atau tekanan di pleura parietal (selaput rongga dada juga menimbulkan nyeri dada. Iritasi pada bronkus akibat mengisap asap, debu, dan zat kimia juga sering menimbulkan keluhan nyeri dada seperti terbakar.

Rokok memberi sumbangan yang amat besar untuk terjadinya penyakit
pernapasan kronik serta kanker paru. Telah diketahui bahwa di dalam asap rokok terdapat 63 komponen yang bersifat karsinogenik atau zat penyebab penyakit kanker.

Nyeri dada ternyata juga merupakan gejala khas adanya peningkatan asam lambung dan berbagai asam lambung itu ke tonggorokan. Demikian menurut Dr. H. Syafruddin A.R. Lelosutan, Sp.PD., dari bagian
SubGastroenterologi-Hepatologi Departemen Penyakit Dalam, RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Gangguan itu biasa disebut penyakit refluks
gastroesofageal (PRGE).

Penderita nyeri dada akibat PRGE sebenarnya cukup banyak. Namun, banyak orang lebih cenderung berpikir tentang gangguan jantung dan paru, bila mengalami nyeri dada.

Sebuah penelitian di Orlando, Amerika Serikat, pada tahun 1995 menemukan bahwa PRGE terjadi pada 40 persen populasi orang dewasa. Insiden itu meningkat pada kelompok usia lebih dari 40 tahun dan lebih banyak terjadi pada pria.


Tambahkan sebagai favorit (12) | Kutip artikel ini pada situs Anda | Dilihat: 454

Menjadi yang pertama mengomentari artikel ini
RSS comments

Beri Komentar
  • Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail
Homepage
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code
I wish being prevented by email of the comments which will follow

Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6
AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com
All right reserved





Digg!Reddit!Del.icio.us!Google!Live!Facebook!Slashdot!Netscape!Technorati!StumbleUpon!Spurl!Wists!Simpy!Newsvine!Blinklist!Furl!Fark!Blogmarks!Yahoo!Smarking!Netvouz!Shadows!RawSugar!Ma.gnolia!PlugIM!Squidoo!BlogMemes!FeedMeLinks!BlinkBits!Tailrank!linkaGoGo!Free social bookmarking plugins and extensions for Joomla! websites! title=
Pemutakhiran Terakhir ( Sabtu, 12 Januari 2008 )
 
< Sebelumnya   Berikutnya >







Berita Terbaru
The Great Smart Business Seminar 2008

Rabu, 16 Juli 2008 | Administrator

The Great Smart Business Seminar 2008, Live for U Luar biasa!!! The Great Smart Business Seminar 2008 yang akan dihadiri para pembicara Top-Top Leader Smart Presidential Director (SPD) di 7 kota...
+ Selengkapnya

Berita Lain
Artikel Terbaru
Ponsel Pengaruhi Kualitas Sperma?

Rabu, 16 Juli 2008 | Administrator

Dampak negatif dari radiasi telepon selular kembali mendapat sorotan.  Kali ini,  sebuah riset mengklaim penggunaan ponsel yang berlebihan dapat mempengaruhi kualitas sperma.
+ Selengkapnya

Artikel Lain
Berita Kesehatan
Ini Dia Orgasme yang Sesungguhnya!

Jumat, 18 Juli 2008 | Administrator

Pada artikel sebelumnya disebutkan, wanita seringkali memalsukan orgasmenya, dan pasangan kerap tidak menyadari hal tersebut. Ini disebabkan karena banyak orang yang belum tahu ciri serta definisi...
+ Selengkapnya

Berita Lain
Artikel Kesehatan
Mengapa Kita Perlu Food Supplement?

Rabu, 28 November 2007 | Administrator

Hipocrates, Bapak Ilmu kedokteran Barat, mengatakan ”let your food be your medicine and your medicine be your food”, yang bisa diartikan pola makan yang sehat dan seimbang dapat menunjang...
+ Selengkapnya

Artikel Lain
Tips Kesehatan
Tips Menjaga Kesehatan Organ Intim

Sabtu, 12 Januari 2008 | Administrator

Berikut adalah beberapa tips dalam menjaga kesehatan organ intim:
+ Selengkapnya

Tips Lain
Info Sehat
Tetap Sehat dengan Probiotik

Rabu, 09 Juli 2008 | Administrator

Jika kita sering diare, pencernaan sering terganggu, maka kita perlu mewaspadainya.Bisa jadi konsumsi probiotik kita kurang. Padahal probiotik sangat membantu meningkatkan kekebalan tubuh kita supaya...
+ Selengkapnya

Info Lain