|
Minggu, 20 Juli 2008
| Meredakan dan Mengendalikan Diri |
|
|
|
| Ditulis Oleh Administrator | ||||||
| Jumat, 21 Maret 2008 | ||||||
|
Saat Anda membaca saran-saran di bawah ini, perlu diingat bahwa sukses tidak akan mampu diraih dengan usaha setengah hati, juga tak mungkin terjadi dalam sekejap. Diperlukan ketetapan, kesungguhan hati serta waktu.
< br> Langkah pertama, tentukan ambang toleransi Anda terhadap stress dan coba hidup dalam batasan-batasan itu. Kemudian, usahakan untuk menerima atau mengubah situasi yang menimbulkan stress sedapat mungkin. * Bersikap realistis. Jika Anda menganggap aktivitas yang dibebankan kepada Anda terlalu membebani, belajarlah untuk berkata tidak! Batasi aktivitas yang tidak begitu penting atau usahakan mencari bantuan. Bersedialah untuk menerima saran dari orang lain dan belajar untuk berkompromi. * Buang menjadi " superman / superwoman? ". Tidak ada manusia yang sempurna, oleh karena itu jangan terlalu mengharapkan kesempurnaan diri sendiri, apalagi orang lain. Tanyakan pada diri Anda sendiri: Apa yang perlu saya kerjakan ? Berapa besar kesanggupan saya ? Apakah deadline-nya realistis ? * Meditasi. Dengan meluangkan hanya sepuluh sampai lima belas menit waktu Anda untuk berdiam dalam keheningan mampu meredakan stress sama baiknya dengan meningkatkan toleransi Anda terhadapnya. * Bervisualisasi. Gunakan imajinasi Anda untuk membayangkan bagaimana Anda dapat mengatasi stress dengan lebih baik. Apakah itu presentasi bisnis atau pindah ke lingkungan baru, banyak orang merasa visualisasi latihan sebelum terjun ke kejadian sesungguhnya dapat meningkatkan rasa percaya diri dan membuat mereka mampu melakukan pendekatan yang lebih positif terhadap tugas-tugas yang berat. * Kerjakan satu-persatu. Bagi mereka yang sedang dalam keadaan penuh tekanan dan stress, pekerjaan sehari-hari terkadang terasa terlalu berat membebani. Untuk mengatasi hal ini, kerjakan tugas-tugas tersebut satu-persatu. Pilih tugas yang paling mendesak, dan mulai mengerjakannya. Sekali Anda selesai dengan tugas tersebut, kerjakan tugas lain. Hal ini akan membantu Anda untuk terus bekerja. * Olah raga. Berolah raga secara teratur merupakan salah satu cara yang populer untuk menghadapi stress. * Hobi. Beristirahatlah sejenak dari segala rutinitas yang membelenggu Anda dan kerjakan hal yang Anda sukai. Apakah itu berkebun atau melukis, jadwalkan sedikit sisa waktu luang Anda untuk mengembangkan minat. * Gaya hidup sehat. Mengkonsumsi makanan bergizi dapat membuat perbedaan dalam hidup Anda. Batasi asupan kafein dan alkohol, istirahat yang cukup, berolah raga, dan jaga keseimbangan antara bekerja dan bersenang-senang. * Berbagi rasa. Menelepon seorang teman lama akan membuat Anda merasa bukan hanya Anda yang mengalami hari penuh kesialan Jaga hubungan baik dengan teman dan keluarga Anda. Biarkan mereka memberikan kasih sayang, dukungan dan bimbingan kepada Anda. Jangan coba mengatasinya sendiri. * Mengalah sesekali. Bersikaplah fleksibel ! Jika Anda merasa terus-menerus menemui hambatan baik dalam hubungan pribadi maupun profesional, pikirkan kembali posisi dan strategi Anda. Adu argumen hanya akan meningkatkan tensi pembicaraan. Jika Anda berada pada posisi yang benar, pertahankan pendapat Anda, tapi lakukan dengan tenang dan rasional. Berikan kesempatan bagi orang lain untuk mengemukakan opininya, dan bersiaplah untuk mengadakan kompromi. Jika Anda bersedia mengalah, pihak lain mungkin bersedia melakukan kompromi untuk Anda. Dengan cara ini Anda bukan hanya dapat mengurangi stress, tapi mungkin juga sekaligus mencari solusi yang lebih baik bagi masalah Anda. * Terima kritik dengan lapang dada. Anda mungkin berharap terlalu banyak dari diri Anda sendiri dan orang lain. Coba untuk tidak merasa frustasi, kecewa, bahkan 'terjebak' saat orang lain tak mampu memenuhi harapan Anda. Orang lain tersebut bisa jadi istri atau suami Anda, atau anak yang sedang Anda bentuk untuk menjadi seperti yang Anda inginkan. Ingatlah, setiap orang itu unik, dan memiliki nilai-nilai, keterbatasan dan hak untuk berkembang menjadi seorang individu. Tambahkan sebagai favorit (12) | Kutip artikel ini pada situs Anda | Dilihat: 94
Beri Komentar
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6 |
||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
|
|
||||||||
|
|
||||||||
|
|








































































