-->
Sabtu, 17 Mei 2008
| Mengendalikan Stres Anda |
|
|
|
| Ditulis Oleh Administrator | ||||||
| Sabtu, 14 Juli 2007 | ||||||
|
Peliknya persoalan yang mendera hidup membuat orang stres. Kadang setiap persoalan yang menghampiri membuat kita cepat lelah, merasa tertekan hingga stres.
Stres membuat hormon adrenalin dan kortison yang diproduksi tubuh sewaktu stres dan juga dipergunakan oleh otot-otot kita setiap kali berolahraga, terus beredar dalam peredaran darah. Gejala-gejala yang kemudian muncul beragam, mulai dari sakit kepala, sakit punggung, ketidakmampuan tubuh mencerna makanan, dll. Daya tahan tubuh pun melemah, dan memunculkan berbagai penyakit infeksi, kanker, jantung, dll. Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 2000 orang berusia di atas 40 tahun di Belanda memperlihatkan bahwa mereka yang mengalami krisis berat seperti ditinggal pasangan hidup, berisiko terkena diabetes 60% lebih besar dibandingkan mereka yang mengalami stres lebih ringan. Sedangkan menurut para dokter di Stanford University, yang dimuat dalam jurnal Institut Kanker Nasional Amerika, pasien kanker payudara yang mengalami stres (ditandai dengan meningkatnya kadar hormon kortisol di dalam darahnya), rata-rata meninggal setahun lebih cepat dibandingkan dengan pasien yang kadar hormon kortisolnya normal. Ini menunjukkan pentingnya mempelajari teknik mengatasi stres. Untuk membantu Anda, berikut ini kami sajikan beberapa cara alami untuk mengatasi stres: Melakukan Meditasi Berdasarkan penelitian, meditasi mampu mengurangi keparahan penyakit psoriasis, menurunkan tekanan darah, mengurangi kecanduan, hingga mencegah depresi. Menurut Paul Wilson dalam bukunya Teknik Hening, Meditasi Tanpa Mistik, meditasi bisa membantu memperbaiki kualitas hidup, kesehatan, dan pemahaman kita. Hal ini dapat dicapai melalui suatu keadaan hayati yang disebut keadaan hening, yaitu keadaan tenang dan damai penuh keagungan. Bila kita mampu mencapai keadaan ini, stres yang diakibatkan segala permasalahan akan berkurang, bahkan hilang sama sekali. Namun sayangnya, masih banyak orang yang memiliki pengertian yang salah, menganggap meditasi sebagai bagian dari suatu ilmu keagamaan. Melakukan Yoga Yoga merupakan pengetahuan tentang olah fisik dan mental yang telah dipraktikkan selama ribuan tahun. Pada dasarnya, latihan yoga terdiri dari pengaturan napas, relaksasi, pembentukan sikap tubuh, dan meditasi. Yoga berasal dari India. Menurut Frances Houlahan dalam bukunya Yogo Klasik untuk Pemula, Kata 'Yoga' berasal dari bahasa Sansekerta yug atau yuj yang berarti 'penyatuan'. Yang dimaksud dengan penyatuan di sini adalah bersatunya tubuh, pikiran, dan pernapasan sehingga dalam menjalani kehidupan, manusia sanggup memandu dirinya sendiri dengan pikiran sehat, tubuh yang 'tahan banting', serta pernapasan yang stabil di setiap kondisi. Manfaat yoga dalam membantu mengatasi penyakit telah diakui. Latihan yoga bisa meningkatkan vitalitas, menurunkan tekanan darah, membuat lebih rileks, mengurangi stres dan kecemasan. Juga bisa memperbaiki koordinasi tubuh, postur, fleksibilitas, konsentrasi, membuat tidur (ebih nyenyak, dan memperbaiki kinerja pencernaan. Meminati Seni Melukis mampu membantu mengatasi stres. Kuas dan cat aneka warna akan membawa kita memasuki dunia lain, dimana kita bisa mengekspresikan rasa sedih, tertekan, dan stres. Lewat lukisan tersebut, kita bisa menghapus segala kesedihan dan menciptakan gambaran-gambaran yang membuat kita kembali merasa bahagia, membangkitkan masa-masa indah yang pernah kita alami bersama orang-orang yang kita cintai. Meminati seni juga melakukan aktivitas yang bersifat kreatif untuk membantu seseorang mengatasi konflik emosional, membangun kesadaran diri, dan meningkatkan rasa percaya diri. Banyak penderita penyakit kronis yang mempunyai kesulitan dalam mengekspresikan rasa takut dan emosinya. Proses pembuatan karya seni yang diikuti dengan pengertian tentang makna simbolisnya, bisa membantu pasien mengatasi emosinya yang tersembunyi. Selain itu, pasien juga menjadi lebih percaya diri karena merasa mampu membuat sesuatu yang bisa dinikmati dan dihargai orang lain. Itu membuat mereka merasa lebih puas dan nyaman dengan dirinya sendiri. Relaksasi Salah satu cara terbaik mengatasi stres adalah dengan latihan relaksasi. Salah satu keuntungannya tidak dibutuhkan tempat khusus atau gerakan khusus untuk mempraktikkannya. Latihan ini bisa dilakukan di saat terjebak kemacetan lalu-lintas, misalnya. Atau, bisa juga dipraktikkan ketika sedang mengalami sulit tidur (insomnia). Tahapan Relaksasi Sederhana 1. Duduk nyaman. Tutup mata (jika bisa) dan kendurkan otot-otot. 2. Tarik napas dalam-dalam. Untuk memastikan bahwa napas sudah cukup dalam, letakkan satu tangan di perut dan satu tangan lainnya di dada. Tarik napas perlahan lewat hidung dan rasakan perut mengembang. 3. Perlahan embuskan napas. Sambil mengembuskan napas, pusatkan perhatian pada keluar masuknya napas. 4. Jika ada pikiran-pikiran yang mengganggu, lepaskan pikiran-pikiran itu dan kembalilah berkonsentrasi pada napas. Lakukan latihan ini 10 hingga 20 menit. Aromaterapi Penggunaan aromaterapi kini telah semakin dikenal. Menurut Dc Rachmi Primadiati MNMes, Darom, DherbMed, CIDESCO, CIBTAC, BABTAC, dalam bukunya Aromaterapi, aromaterapi merupakan istilah modern untuk ilmu pengetahuan kuno pada proses penyembuhan dengan cara penggunaan sari tumbuhan aromatik murni guna meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan tubuh, jiwa dan rohani. Sari aromatik tumbuhan ini bisa diperoleh melalui berbagai cara pengolahan dan lebih dikenal sebagai minyak esensial. Aroma terapi dapat membantu mencegah atau mengurangi suatu penyakit dengan cara meningkatkan sistem pertahanan tubuh agar tetap dalam kondisi prima. Cara penggunaannya bisa dengan berbagai cara, misalnya dihirup, dipergunakan untuk kompres, pijat, maupun dengan berendam. Jenis minyak esensial yang biasanya digunakan untuk mengatasi stres adalah ylang-ylang, jasmine, rose, sandalwood, lemongrass, frankincense, dan patchouli. Mendengar Musik Umumnya, hampir setiap orang senang mendengarkan musik. Apalagi ketika sedang mengalami stres, musik bisa memberikan ketenangan dan perasaan lega. Karena secara psikis, musik juga bisa membuat seseorang merasa rileks. Dalam keadaan rileks, metabolisme tubuh bisa bekerja dengan lebih baik, sehingga sistem kekebalan tubuh pun menjadi lebih baik. Tambahkan sebagai favorit (12) | Kutip artikel ini pada situs Anda | Dilihat: 197
Beri Komentar
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6 |
||||||
| Pemutakhiran Terakhir ( Sabtu, 12 Januari 2008 ) | ||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
|
|
||||||||
|
|
||||||||
|
|








































































