Manfaat Minum Susu Untuk Menurunkan Resiko Kanker Payudara
Ditulis Oleh Administrator
Senin, 04 Juni 2007
Manfaat susu sudah tidak diragukan lagi. Hampir semua zat gizi yang terdapat dalam susu bermutu baik. Protein dan lemak susu memiliki sifat ketecernaan yang tinggi. Kandungan vitamin dan mineral susu juga relatif lengkap.
Susu dapat dikonsumsi dalam berbagai bentuk. Ada yang segar atau ada yang dalam bentuk terolah, seperti susu bubuk atau susu kental manis. Manusia juga mengonsumsi susu dari produk pangan yang mengandung susu, seperti keju, es krim, dan yogurt.
Namun, masih ada perbedaan pendapat tentang konsumsi susu ini. Ada kelompok yang menyatakan bahwa mengonsumsi susu setiap hari tidak baik bagi kesehatan, terutama penyakit vaskular seperti penyempitan pembuluh darah. Argumennya adalah, susu meningkatkan kadar kolesterol darah yang menjadi faktor risiko penyakit jantung. Kedua, adanya hubungan positif antara produksi susu rata-rata per kapita dengan kematian akibat penyakit jantung di sejumlah negara.
Kelompok lain mendukung peran susu pada penurunan risiko berbagai penyakit degeneratif, seperti penyakit jantung, hipertensi, dan kanker. Penelitian terbaru di Norwegia mendukung hal itu.
Hjartäker bersama koleganya dari Institute of Community Medicine, Universitas Tromso, Norwegia, melalui publikasinya pada International Journal of Cancer, membuktikan bahwa mengonsumi tiga gelas atau lebih susu setiap hari dapat menurunkan risiko terkena kanker payudara pada wanita pramenopause.
Melalui penelitian kohort the Norwegian Women and Cancer Study, mereka meneliti 48.844 wanita selama enam tahun dua bulan. Konsumsi susu diukur dengan mengirimkan formulir riwayat konsumsi pangan kepada responden. Selama kurun waktu tersebut, tim Hjartäker menemukan 317 kasus penderita kanker payudara.
Ternyata konsumsi susu sejak masa kanak-kanak berkaitan negatif dengan kejadian kanker payudara pada saat mereka berumur 34-39 tahun (pramenopause). Itu berarti bahwa mengonsumsi susu sejak masa kanak-kanak dapat menurunkan risiko terkena kanker payudara.
Konsumsi susu pada masa dewasa juga menurunkan risiko kanker payudara setelah dikoreksi menurut faktor hormonal, indeks massa tubuh, aktivitas fisik, dan konsumsi alkohol. Wanita yang tidak mengonsumsi susu menghadapi risiko terkena kanker payudara 2 kali lebih besar daripada wanita yang mengonsumsi susu 3 gelas atau lebih susu setiap hari.
Pendaftaran Mobile Stockist BaruMinggu, 13 April 2008 | AdministratorUntuk kelancaran pelayanan Mobile Stockist kepada Distributor Smart Naco Indonesia, maka per tanggal 15 April 2008, pendaftaran Mobile Stockist dibuka kembali khusus untuk wilayah di luar... + Selengkapnya
Merokok dan Kopi Cegah Parkinson?Rabu, 07 Mei 2008 | AdministratorMerokok jelas bukan kebiasan yang menyehatkan, demikian pula halnya dengan minum kopi. Lantas bagaimana jika kedua kebiasaan itu digabungkan? + Selengkapnya
Menyusui Picu IQ TinggiKamis, 29 November 2007 | AdministratorTerrie Moffitt tidak menampik bahwa menyusui bisa menjadi pemicu kenaikan tingkat integensi (IQ) seorang anak. Namun profesor dario Duke Univrsity dan King College London (Inggris) ini mensyaratkan... + Selengkapnya
Jeruk Nipis Atasi Gangguan LambungRabu, 28 November 2007 | AdministratorJeruk nipis (Citrus aurantifolia Swingle) tidak hanya berguna sebagai bahan minuman atau penyedap makanan, tetapi juga berkhasiat mencegah terbentuknya batu ginjal. + Selengkapnya
Tangan dan Kaki DinginJumat, 21 Maret 2008 | AdministratorJika tangan dan kaki Anda dingin, ini disebabkan karena penciutan pembuluh darah kecil yang memperdarahi jari-jari tangan dan kaki. Kadang-kadang penyempitan pembuluh darah kecil yang berlebihan ini... + Selengkapnya
Macam Macam SusuSelasa, 06 Mei 2008 | AdministratorSusu Pasteur (pasteurized)Susu Cair yang telah melalui proses pasteurisasi pada suhu 72° C selama 15 detik, lalu didinginkan pada suhu10° C dan dikemas dalam botol/karton steril. Krim susu... + Selengkapnya