|
| Kiat Alami Mengikat Lemak |
|
|
|
| Ditulis Oleh Administrator | ||||||
| Sabtu, 01 September 2007 | ||||||
|
Kelebihan kolesterol selalu jadi momok. Bagaimana tidak? Komponen Esensial Kolesterol dalam konsentrasi tinggi terdapat dalam jaringan kelenjar dan organ hati. Bermanfaat untuk membentuk sejumlah steroid seperti asam empedu, asam folat, hormonhormon adrenal korteks, estrogen, androgen, dan progesteron. Di dalam tubuh, kolesterol merupakan bagian dari lemak darah selain trigliserida, fosfolipid, dan asam lemak bebas: Tiga fraksi atau unsur lemak ini (kolesterol, trigliserida, fosfolipid) berikatan dengan protein khusus yang disebut apoprote n, menjadi kompleks lipidprotein atau lipoprotein. Dengan ikatan itu lemak bisa larut, menyatu clan mengalir bersama darah. Sementara asam lemak bebas berikatan dengan albumin. Lipoprotein terbagi menjadi lima fraksi sesuai berat jenisnya yang dibedakan dengan cara ultrasentrifugasi. Kelima fraksi itu adalah kilomikron, very low density lipoprotein (VLDL), intermediate density lipoprotein (IDL), low density lipoprotein (LDL), dan high density lipoprotein (HDL). Lipoprotein juga dapat dibedakan dengan cara elektroforesis menjadi beta lipoprotein (LDL), pre-beta lipoprotein (VLDL), broad beta (beta VLDL), dan alpha lipoprotein (HDL). Reseptor Jenuh Dapat juga terjadi akibat jenuhnya reseptor LDL karena kosnumsi makanan yang tingi kolesterol. Peningkatan kadar LDL dalam darah mengganggu metabolisme LDL, sehingga terbetuklah lapisan lemak. Tadinya tipis, lama-lama membentuk kerak berserat (fibrous plak). Bila sel endotel pembuluh darah arteri di bawahnya koyak, trombosit akan menempel pada dinding arteri yang rusak. Interaksi antara trombosit dan sel endotel yang rusak ini akan merangsang pertumbuhan atau proliferasi jaringan ikat di dinding arteri dan disebut plak aterosklerosis atau ateroma. DR> Sunita menegaskan, do usia belasan tahun plak pada pembuluh darah akan tumbuh bila asupan lemak tinggi sudah dimulai sejak usia tersebut. Secara progresif selama bertahun-tahun kemudian akan mengalami pecah, perdarahan dan membentuk thrombosit yang bias mengehambat aliran darah. Karena itu, sejak muda mulailah membiasakan diri mengasup makanan rendah lemak. Memperbaiki pola makan dengan asupan makanan tinggi serat sangat membantu mengurangi proses aterosklerosis karena serat sangat baik dalam mengikat lemak. Tidak cukup minum obat Tambahkan sebagai favorit (18) | Kutip artikel ini pada situs Anda | Dilihat: 352
Beri Komentar
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6 |
||||||
| Pemutakhiran Terakhir ( Sabtu, 12 Januari 2008 ) | ||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
|
|
||||||||
|
|
||||||||
|
|




























































