Jika ada yang menawarkan mekanisme penurunan berat badan dalam waktu cepat dengan hasil 'cespleng', sebaiknya abaikan saja. Karena hal itu sama sekali tidak benar, apalagi jika dilakukan dengan pola diet ketat yang membahayakan kesehatan.
Menurut HealthDay News, cara terbaik untuk diet dan penurunan berat badan adalah dengan perlahan-lahan, dan seiring perjalanan waktu cobalah untuk melakukan diet seimbang dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi.
Diet yang mendorong orang hanya mengonsumsi satu jenis makanan atau mendorong penurunan berat badan dalam waktu cepat amat berpotensi membahayakan kesehatan, kini dan mendatang.
American Heart Association atau Asosiasi Jantung Amerika memuat daftar kemungkinan risiko yang timbul dengan diet yang salah, antara lain: Defisiensi gizi yang disebabkan oleh kekurangan menu seimbang Kurang aktivitas fisik akibat diet yang hanya akan meningkatkan risiko serangan jantung Kurangnya variasi makanan hanya akan menimbulkan rasa bosan dan frustasi, dan hal itu paling hanya bertahan dalam periode pendek karena tubuh 'menolak' terus mengonsumsi makanan yang sama dalam jangka panjang Pelarangan berlebihan terhadap jenis makanan tertentu untuk dikonsumsi akan merugikan karena berpengaruh pada kesehatan, terutama di masa mendatang Ingat, diet yang cepat menurunkan berat badan digembar-gemborkan tanpa dilandasi bukti nyata, kebanyakan hanya slogan atau jargon untuk melariskan produk, yang mungkin lebih banyak mudharat dibanding manfaatnya.
Tas Punggung Mengundang Nyeri PunggungRabu, 03 September 2008 | AdministratorBanyaknya buku dan seabrek perlengkapan lain yang harus dibawa ke sekolah membuat para ibu lebih suka membelikan tas punggung (backpack) yang berdaya tampung besar untuk anak-anaknya. Namun tanpa... + Selengkapnya
Sakit Maag, Puasa Sembuh Men!Jumat, 05 September 2008 | AdministratorBANYAK pertanyaan yang muncul seputar penyakit maag dan puasa. Bolehkah penderita penyakit tersebut berpuasa? Selain itu, makanan apa saja yang dianjurkan dan yang tidak bagi penderita sakit... + Selengkapnya
Enterobacter Sakazakii, Bakteri Pencemar SusuKamis, 14 Agustus 2008 | AdministratorPenemuan para peneliti Institut Pertanian Bogor (IPB) mengenai adanya Enterobacter sakazakii (E. sakazakii) dalam susu formula anak-anak dan bubur bayi, cukup menghebohkan masyarakat. Berdasarkan... + Selengkapnya
Berusaha Sehat Meski MerokokSabtu, 01 Desember 2007 | AdministratorMemang tidak mudah untuk menghilangkan atau menghentikan kebiasaan merokok. Namun, yang lebih susah adalah bagaimana tetap sehat dalam kondisi terpaksa harus merokok. + Selengkapnya
Disemprot Menjadi BubukKamis, 10 Juli 2008 | AdministratorPencemaran bakteri terhadap susu formula kemungkinan besar berasal dari proses produksi di pabrik. Ada dugaan, susu tercemar pada saat proses spray drying, yaitu pada saat susu cair dikeringkan... + Selengkapnya