|
Selain merusak pembuluh darah, hipertensi juga menyebabkan stroke, serangan jantung, dan gagal ginjal. Di samping pemberian obat (pendekatan farmakologis), menurut Dr. Hananto Andrianto, Sp.JP-FIHA, spesialis jantung dari RS Jantung Harapan Kita, pendekatan nonfarmakologis untuk mencegah komplikasi perlu dilakukan antara lain:
- Berhenti merokok dan minum alkohol Zat-zat kimia beracun dalam rokok yang masuk ke aliran darah menimbulkan aterosklerosis. Akibatnya tekanan darah meningkat dan membuat jantung bekerja lebih keras. Alkohol menyebabkan meningkatnya kadar kortisol, volume sek darah merah, dan kekentalan darah. Akibatnya tekanan darah mudah naik. Sekitar 10 persen hipertensi di Amerika disebabkan asupan alkohol yang berlebihan di kalangan pria separuh baya. Kebiasaan minum alkohol menyebabkan hipertensi sekunder di kelompok usia ini. Karena itu, penurunan konsumsi alkohol < 15 ml perhari dianjurkan bagi penderita hipertensi. - Kontrol berat badan Penurunan berat badan berhubungan langsung dengan penurunan tekanan darah. Turunnya berat badan menyebabkan berkurangnya volume darah dan curah jantung. - Latihan fisik sesuai anjuran dokter Aktivitas fisik seperti olahraga bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah selain menjaga kebugaran tubuh. Berenang, joging, jalan kaki baik untuk penderita hipertensi. Olahraga sebaiknya minimal tiga kali seminggu. - Kelola stres Kurang tidur dan kecapaian fisik yang pada akhirnya memunculkan stres emosional. Dalam keadaan ini jantung akan bekerja lebih keras dan tekanan darah meningkat. Mengelola stres adalah upaya tepat untuk meredam hipertensi. - Diet. Pengaturann pola makan, dalam hal ini meliputi: - Pengurangan asupan kalori, terutama bagi mereka yang kegemukan. - Pembatasn asupan makanan lemak tinggi dan kolesterol. - Pembatasan asupan garam. Garam menyebabkan menunpuknya cairan dalam tubuh, sehingga meningkatkan volume dan tekanan darah. Menurut WHO Expert Committee on Preevention of Cardiovascular Disease sebaiknya konsumsi garam tidak lebih dari 6 gr per hari. - Memperbanyak asupan sayuran dan buah. Sayuran dan buah mengandung potasium yang mampu menjaga tekanan darah tetap stabil. Kandungan potasium yang tinggi dalam darah dengan sendirinya akan membuang sodium. Ukurlah tekanan darah secara teratur Konsultasikan dengan dokter secara teratur Tambahkan sebagai favorit (13) | Kutip artikel ini pada situs Anda | Dilihat: 224
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6 AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com All right reserved |