Depresi pasca melahirkan merupakan masa depresi yang dialami wanita setelah melahirkan. Lamanya waktu melahirkan menyebabkan risiko depresi bervariasi namun risiko terbesar adalah satu sampai tiga bulan setelah melahirkan. Periode ini sangat rentan bagi para ibu, jadi ibu sebaiknya waspada. Biasanya depresi ini akan menimbulkan gejala-gejala, seperti :
* Cemas (nervous), panik, khawair. * Merasa lelah, capek, malas * Sedih, depresi, tidak berdaya * Gangguan pola tidur dan tidak nafsu makan * Sulit berkonsentrasi, bingung, daya ingat menurun * Khawatir terhadap bayi secara berlebihan * Sering menangis dan cengeng * Tidak ingin mengurus bayi * Merasa bersalah, tidak berharga * Merasa takut menyakiti si bayi atau diri sendiri bahkan keduanya * Enggan melakukan hubungan seksual
Menurut The mental Health Infosource, semua gejala di atas dapat di atasi dengan dukungan dan bantuan dari dokter. Dengan memahami depresi pasca melahirkan tidak saja membantu mengatasi gejala dan penderitaan si ibu namun juga bisa mencegah efek sampling pada proses tumbuh kembang bayi.
The Great Smart Business Seminar 2008Rabu, 16 Juli 2008 | AdministratorThe Great Smart Business Seminar 2008, Live for U Luar biasa!!! The Great Smart Business Seminar 2008 yang akan dihadiri para pembicara Top-Top Leader Smart Presidential Director (SPD) di 7 kota... + Selengkapnya
Ponsel Pengaruhi Kualitas Sperma?Rabu, 16 Juli 2008 | AdministratorDampak negatif dari radiasi telepon selular kembali mendapat sorotan. Kali ini, sebuah riset mengklaim penggunaan ponsel yang berlebihan dapat mempengaruhi kualitas sperma. + Selengkapnya
Ini Dia Orgasme yang Sesungguhnya!Jumat, 18 Juli 2008 | AdministratorPada artikel sebelumnya disebutkan, wanita seringkali memalsukan orgasmenya, dan pasangan kerap tidak menyadari hal tersebut. Ini disebabkan karena banyak orang yang belum tahu ciri serta definisi... + Selengkapnya
Rokok dan PerempuanRabu, 28 November 2007 | AdministratorLaporan WHO menyebutkan bahwa jumlah perokok meningkat 2.1% per tahun di negara berkembang, sedangkan di negara maju angka ini menurun sekitar 1.1% per tahun. Penelitian di Jakarta menunjukkan 64.8%... + Selengkapnya
Cara Gampang Merawat Kulit Bayi dan BalitaSabtu, 12 Januari 2008 | AdministratorBerbagai gangguan kulit pada bayi dan balita seperti biang keringat, eksim popok, dan eksim susu sebenarnya bisa diatasi bila orang tua rajin menjaga kesehatan kulit. Caranya dengan rajin mengganti... + Selengkapnya
Diabetes Mengancam Anak-AnakSenin, 26 November 2007 | AdministratorRasanya semakin banyak saja penderita diabetes melitus di Indonesia. Penyakit gula ini kini tak lagi monopoli orang tua atau dewasa, tapi juga anak-anak yang umumnya berupa diabetes tipe I. Faktor... + Selengkapnya