Hijriah Date
Jumadil Awal
12
Minggu
1429 HIJRIAH
Berita Terbaru
Artikel Terbaru
Login Email Gratis
Smart Naco Member Area
Smart Naco Indonesia
Smart Naco International
Administrator
Main Menu
Home
Info Produk
Sertifikasi Halal & Mutu
Testimonial Indonesia
Testimonial Malaysia
Tanya Jawab
Harga & Pemesanan
Rencana Pemasaran
Jenjang Karir
Smart Support System
Cara Menjadi Distributor
Kode Etik
Pemesanan Produk
Pendaftaran Agen & Member
Konfirmasi Pembayaran
Hubungi Kami
Mobile Stockist & Agen
Metode Pembayaran
Pencarian
Web Links
Gratis Untuk Anda
Statistics
Pengunjung: 206752
Who's Online
Saat ini ada 1 tamu online
World Time Clock
Syndicate
RSS SocialNet
Add to MyYahoo!
Subscribe in NewsGator Online
Add to Newsburst
Add to Google
Add to My AOL
Add to Pluck
Subscribe in FeedLounge
Add to Windows Live
Add to NetVibes
Subscribe in Rojo
Subscribe in Bloglines
Add to MyMSN
Add to Plusmo for your cellphone
Add to PageFlakes
Add to Technorati
Add to BlinkBits

Google PageRank Plus

Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini3
mod_vvisit_counterKemarin456
mod_vvisit_counterMinggu Ini5908
mod_vvisit_counterBulan Ini14453
mod_vvisit_counterSeluruhnya74780


-->
Minggu, 18 Mei 2008


Delapan jurus ampuh menghalau kanker PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 0
BurukTerbaik 
Ditulis Oleh Administrator   
Kamis, 06 September 2007

Dalam beberapa jurnal ilmiah kesehatan dipaparkan keberhasilan peneliti dalam menemukan obat kanker. Bahkan di antaranya dibuat dalam skala industri dan sudah dipasarkan.

Pada pertemuan ahli kanker American Society of Clinical Oncology baru-baru ini terungkap berbagai temuan tentang efek samping kemoterapi dalam pengobatan kanker. Selain itu, kemoterapi juga merupakan usaha sia-sia bagi penderita kanker stadium lanjut.

Sebuah studi yang dimuat dalam jurnal American Cancer Society, memperlihatkan adanya tren yang berbeda mengenai kematian akibat kanker ini, di beberapa belahan dunia. Kematian pada kelompok wanita di negara berkernbang seperti halnya Indonesia, ternyata lebih banyak dibandingkan dengan di negara maju. Padahal, para peneliti pada awalnya sangat yakin bahwa kasus kanker di negara berkembang akan lebih rendah, mengingat kondisi lingkungan dan kualitas makanan dan minumannya dianggap lebih baik.

Di bawah ini ada beberapa jurus atau strategi yang mudah-mudahan bisa mencegah keterpaparan kita dari penyakit maut tersebut.

Pertama, menghindari merokok. Bagi mereka yang sudah kecanduan merokok rasanya sulit sekali untuk menghindari dari aktivitas yang tidak menguntungkan dan pemborosan itu.

Menurut para ahli epidemiologi dari Intitute of Cancer Research School of Hygiene and Tropical Medicine di London, dimana mereka telah melakukan penelitian selama 50 tahun, ternyata merokok adalah penyebab utama kanker.

Merokok tidak hanya menyebabkan kanker paru-paru, tapi juga meningkatkan risiko mengidap kanker lainnya seperti kanker lambung, serviks, pancreas dan ginjal. Prof. Julian Petto, yang jadi komandan penelitian itu menyatakan sekitar 60% dari semua kematian kanker, karena merokok.

Kedua, hindari Kegemukan. Kegemukan menempati urutan kedua sebagai pemicu kanker. Kegemukan/obesitas atau juga disebut kelebihan kalori, adalah kondisi saat tubuh cenderung menyimpan kalori, ketimbang membakarnya.

Kegemukan & kanker
Menurut International Agency for Research on Cancer, kasus kanker yang terkait dengan masalah kegemukan pada pria, yang terbanyak kasusnya adalah kanker ginjal sekitar 25,5 %, kanker empedu 24,8%, kanker usus besar 11,1% dan kanker prostat sekitar 4,4%. Sedangkan pada wanita adalah kasus endometriosis sekitar 39,3%, kanker ginjal 24,5%, kanker empedu 23,7%, kanker usus besar 10,7% dan kanker payudara 8,5%.
Ketiga, banyak makan makanan berserat. Serat dalam makanan, memegang peranan penting di dalam tubuh sebagai pembawa zat lain seperti protein, lemak dan karbohidrat. Ketika seseorang mengurangi serat, maka serat akan mengikat asam empedu di usus kecil, untuk kemudian dikeluarkan bersama dalam feses.

Dengan demikian, ketika mengkonsumsi serat maka akan menyebabkan pengeluaran asam empedu menjadi lebih besar dibandingkan dengan keadaan normal, hal ini disebabkan kolesterol dalam hati akan digunakan terus-menerus untuk menghasilkan asam empedu yang hilang bersama feses yang diikat oleh serat larut tadi.

Keempat, perbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan. Banyak sudah penelitian menunjukkan bahwa aneka sayuran dan buah-buahan yang dikonsumsi secara rutin dalam jumlah yang cukup akan mengurangi risiko terserang kanker.

Para peneliti di Pusat Riset Kedokteran Perancis, menjelaskan bahwa buah apel, bisa menangkal kanker usus besar, karena mengandung zat aktif yang disebut procyanidin. Zat ini merupakan salah satu senyawa dari golongan polyphenol, dimana zat ini bekerja dengan cara mengatur sinyal yang mengontrol proses penting, dimana sel-sel melakukan "bunuh diri" pada akhir masa hidup alaminya. Pada sel-sel kanker, proses ini tidak terjadi dan sel-sel itu membelah diri di luar kendali dan membentuk tumor.

Kelima, hindari radiasi matahari. Manusia dan makhluk hidup lainnya, pastilah akan musnah di muka Bumi jika tidak ada sinar matahari yang dengan setia setiap hari menyinari Bumi kita yang sudah rusak ini. Tapi dibalik kesetiaan matahari sebagai kawan hidup kita, ternyata matahari juga menyimpan sebuah petaka, jika kita serampangan memanfaatkannya.

Lapisan ozon yang kian rusak dan bolong-bolong, tentunya sebagai salah satu pemicunya, agar kita tidak terlalu sering terpapar sinar matahari yang tidak tersaring itu, sehingga bisa membahayakan bagi kulit kita. Sinar ultra violet yang menembus tubuh kita setiap hari, berpotensi untuk terjadinya kerusakan sel-sel kulit.

Keenam, hindari alkohol. Mereka yang hobi minum-minuman beralkohol berisiko terkena kanker hati dan mulut. Penelitian yang dipimpin oleh Thomas A. Sellers dari Mayo Clinic di Rochester, Minnesota, AS, terhadap para wanita yang sering minum alkohol dengan asupan vitamin B kompleks yang rendah, ternyata telah meningkatkan risiko terkena kanker payudara.

Pascamenopause
Alkohol dalam tubuh akan diubah menjadi acetaldehyde yang sangat karsinogenik (pemicu kanker). Penelitian yang melibatkan 34.000 pascamenopause dan juga mengukur diet serta gaya hidupnya, selain kebiasaannya meminum vitamin. Ternyata setelah 12 tahun, 1.600 di antaranya mengidap kanker payudara.

Wanita yang minum alkohol setiap hari tapi dibarengi dengan konsumsi vitamin B dosis tinggi, mempunyai risiko yang sama dengan kelompok wanita yang hanya sesekali saja minum alkohol, tapi tidak pernah mengonsumsi vitamin B.

Ketujuh, kurangi makanan yang dibakar dan digoreng. Daging yang di panggang terlalu matang dapat memicu kanker, khususnya pada bagian yang gosong. Daging yang di panggang melebihi suhu 400oC maka proteinnya akan berubah menjadi zat karsinogenik dan merupakan pemicu kanker usus besar, payudara dan prostat.

Kedelapan, perbaiki pola makan dan hidup seimbang. Sepertiga kematian akibat kanker berhubungan dengan pola makan yang buruk.


Tambahkan sebagai favorit (8) | Kutip artikel ini pada situs Anda | Dilihat: 194

Menjadi yang pertama mengomentari artikel ini
RSS comments

Beri Komentar
  • Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail
Homepage
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code
I wish being prevented by email of the comments which will follow

Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6
AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com
All right reserved





Digg!Reddit!Del.icio.us!Google!Live!Facebook!Slashdot!Netscape!Technorati!StumbleUpon!Spurl!Wists!Simpy!Newsvine!Blinklist!Furl!Fark!Blogmarks!Yahoo!Smarking!Netvouz!Shadows!RawSugar!Ma.gnolia!PlugIM!Squidoo!BlogMemes!FeedMeLinks!BlinkBits!Tailrank!linkaGoGo!Free social bookmarking plugins and extensions for Joomla! websites! title=
Pemutakhiran Terakhir ( Sabtu, 12 Januari 2008 )
 
< Sebelumnya   Berikutnya >


Berita Terbaru
Pendaftaran Mobile Stockist Baru

Minggu, 13 April 2008 | Administrator

Untuk kelancaran pelayanan Mobile Stockist kepada Distributor Smart Naco Indonesia, maka per tanggal 15 April 2008, pendaftaran Mobile Stockist dibuka kembali khusus untuk wilayah di luar...
+ Selengkapnya

Berita Lain
Artikel Terbaru
Merokok dan Kopi Cegah Parkinson?

Rabu, 07 Mei 2008 | Administrator

Merokok jelas bukan kebiasan yang menyehatkan, demikian pula halnya dengan minum kopi. Lantas bagaimana jika kedua kebiasaan itu digabungkan?
+ Selengkapnya

Artikel Lain
Berita Kesehatan
Obesitas Naikan Resiko Pada Bayi

Kamis, 29 November 2007 | Administrator

Wanita yang memiliki berat badan diatas normal oveweight ataupun obesitas dipandang sebagai pendorong kenaikan resiko kematian pada bayi yang dilahirakan. Menurut Dr Ellen A Nohr dari University of...
+ Selengkapnya

Berita Lain
Artikel Kesehatan
Lima Langkah Menuju Langsing

Rabu, 28 November 2007 | Administrator

Berikut beberapa tips buat yang ingin memiliki tubuh langsing tapi enggan berhenti mengkonsumsi makanan kesukaan.Pilih versi yang rendah kalori atau tetap mengkonsumsi makanan kesukaan dalam porsi...
+ Selengkapnya

Artikel Lain
Tips Kesehatan
5 Petunjuk Gizi Mengurangi Risiko Kanker

Jumat, 04 April 2008 | Administrator

Makanan bisa mengandung penyebab (promoters) dan pencegah (inhibitors) kanker sekaligus. Sejauh mana tercapai keseimbangan antara dua komponen tersebut, akan sangat menentukan apakah kita berisiko...
+ Selengkapnya

Tips Lain
Info Sehat
Semua Orang Bisa Kena Diabetes

Senin, 26 November 2007 | Administrator

Diabetes atau biasa disebut penyakit kencing manis atau gula, merupakan biangnya penyakit karena menyebabkan terjadinya penyakit lain, mulai dari ginjal, kebutaan, stroke, penyakit jantung,...
+ Selengkapnya

Info Lain