Hijriah Date
Rajab
21
Jumat
1429 HIJRIAH
Berita Terbaru
Artikel Terbaru
Artikel Lainnya
Login Email Gratis
Member Area
Smart Naco Indonesia
Smart Naco International
Administrator
Main Menu
Home
Info Produk
Sertifikasi Halal & Mutu
Testimonial Indonesia
Testimonial Malaysia
Tanya Jawab
Harga Produk
Rencana Pemasaran
Jenjang Karir
Smart Support System
Cara Menjadi Member
Kode Etik Member
Pemesanan Produk
Pendaftaran Member Baru
Konfirmasi Pembayaran
Hubungi Kami
Alamat Mobile Stockist & Agen
Tabel Ongkos Kirim
Cara Pembayaran
Pencarian
Web Links
Gratis Untuk Anda
Kumpulan Video
Semua Ada Disini
Statistics
Pengunjung: 358301
Who's Online
Saat ini ada 4 tamu online
World Time Clock
Syndicate
RSS SocialNet
Add to MyYahoo!
Subscribe in NewsGator Online
Add to Newsburst
Add to Google
Add to My AOL
Add to Pluck
Subscribe in FeedLounge
Add to Windows Live
Add to NetVibes
Subscribe in Rojo
Subscribe in Bloglines
Add to MyMSN
Add to Plusmo for your cellphone
Add to PageFlakes
Add to Technorati
Add to BlinkBits

Google PageRank Plus

Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini677
mod_vvisit_counterKemarin931
mod_vvisit_counterMinggu Ini4297
mod_vvisit_counterBulan Ini20043
mod_vvisit_counterSeluruhnya127233


Advertisement


Jumat, 25 Juli 2008


Daging Merah Berisiko Kanker PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 0
BurukTerbaik 
Ditulis Oleh Administrator   
Jumat, 15 Juni 2007

Wanita muda yang mengkonsumsi lebih dari 1 1/2 kali daging merah akan mengalami resiko dua kali lebih tinggi untuk terkena penyakit kanker payudara. Resiko itu terungkap dalam pertemuan `American Heart Association conference` yang berlangsung di Chicago (AS) dimana para peneliti berasal dari `Harvard Medical School`.

Dua studi dari Harvard Medical School yang dipresentasikan dalam pertemuan itu menyebut menyebut dampak dari konsumsi daging merah dan suplemen vitamin bagi perlindungan jantung.

Studi mengenai dampak konsumsi daging merah dipublikasikan oleh `Archives of Internal Medicine` sementara suplemen vitamin dipresentasikan melalui `American Heart Association conference`.

Oleh kedua peneliti dari Harvard itu, hasil penelitan ini diharapkan akan mampu membantu wanita menghadapi masalah termasuk bagaimana melakukan pencegahan.

Untuk dampak mengenai konsumsi daging merah merupakan sebuah studi berbasis observasi ketimbang eksperimen.

Studi dilakukan dalam bentuk wawancara atas 90.000 wanita berusia 26 hingga 46 tahun selama dua dekade dimana mereka melakukan diet.

Kuesioner yang disebarkan tiga kali masing-masing 1991, 1995 dan 1999 dibagi dalam lima kelompok dimana perbedaan dilakukan untuk melihat berapa besar konsumsi daging merah.

Setelah 12 tahun, tim melakukan pengekceakan atas rata-rata konsumsi daging merah dan kemudian melakukan diagnosa atas gejala kanker payudara.

Studi sebelumnya juga menunjukan hahwa terjadinya obesitas juga ikut memberikan andil atas resiko terjadinya kanker payudara.

"Studi yang kami lakukan menunjukan motivasi agar para wanita mengurangi konsumsi daging merah,jelas Eunyoung Cho yang menjadi wakil peneliti.

Diakhir studi, tim menemukan 1021 wanita terindikasi terkena kanker payudara.

Dr Eunyong Cho, menjelaskan bahwa sejumlah mekanisme biologis mungkin bisa menjelaskan hubungan positif antara konsumsi daging merah dengan hormon receptor penyebab kanker payudara.


Tambahkan sebagai favorit (18) | Kutip artikel ini pada situs Anda | Dilihat: 182

Menjadi yang pertama mengomentari artikel ini
RSS comments

Beri Komentar
  • Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail
Homepage
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code
I wish being prevented by email of the comments which will follow

Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6
AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com
All right reserved





Digg!Reddit!Del.icio.us!Google!Live!Facebook!Slashdot!Netscape!Technorati!StumbleUpon!Spurl!Wists!Simpy!Newsvine!Blinklist!Furl!Fark!Blogmarks!Yahoo!Smarking!Netvouz!Shadows!RawSugar!Ma.gnolia!PlugIM!Squidoo!BlogMemes!FeedMeLinks!BlinkBits!Tailrank!linkaGoGo!Free social bookmarking plugins and extensions for Joomla! websites! title=
Pemutakhiran Terakhir ( Sabtu, 12 Januari 2008 )
 
< Sebelumnya   Berikutnya >








Berita Terbaru
The Great Smart Business Seminar 2008

Rabu, 16 Juli 2008 | Administrator

The Great Smart Business Seminar 2008, Live for U Luar biasa!!! The Great Smart Business Seminar 2008 yang akan dihadiri para pembicara Top-Top Leader Smart Presidential Director (SPD) di 7 kota...
+ Selengkapnya

Berita Lain
Artikel Terbaru
Mulutmu, Harimaumu...

Rabu, 23 Juli 2008 | Administrator

Bau mulut yang ditimbulkan setelah kita menyantap makanan berbau tajam, seperti petai, jengkol, atau duren, tentu tak akan membuat kita pusing memikirkannya. Lain halnya jika bau tak sedap sudah...
+ Selengkapnya

Artikel Lain
Berita Kesehatan
Kelopak Mata Bengkak, Waspadai Gangguan Ginjal

Jumat, 25 Juli 2008 | Administrator

Kelopak mata bengkak saat bangun tidur. Atau wajah, tangan, perut dan kaki bengkak. Waspadai gejala yang mengarah ke penyakit ginjal.
+ Selengkapnya

Berita Lain
Artikel Kesehatan
Obesitas Tingkatkan Risiko Batu Ginjal

Rabu, 28 November 2007 | Administrator

Para peneliti di Universitas Texas-Southwestern Medical Center, Dallas mengemukakan bahwa kelebihan berat badan memiliki kecenderungan yang lebih tinggi terhadap risiko terjadinya batu ginjal,...
+ Selengkapnya

Artikel Lain
Tips Kesehatan
Tips Untuk Mencegah Flu

Sabtu, 01 Desember 2007 | Administrator

Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan berikut ini untuk mengurangi resiko terkena flu.
+ Selengkapnya

Tips Lain
Info Sehat
Telat Kenal Susu Sapi Bikin Alergi?

Rabu, 09 Juli 2008 | Administrator

KEPUTUSAN menunda pengenalan susu sapi sebagai asupan tambahan pada bayi ternyata meningkatkan risiko mengidap alergi pada anak dalam masa dua tahun pertama kehidupannya, demikian klaim sebuah...
+ Selengkapnya

Info Lain