-->
Sabtu, 17 Mei 2008
| Anoreksia Nervosa |
|
|
|
| Ditulis Oleh Administrator | ||||||
| Jumat, 21 Maret 2008 | ||||||
|
Anoreksia berarti tidak ada nafsu makan, dan Nervosa berhubungan dengan cemas. Jadi Anoreksia Nervosa adalah suatu kelainan emosional atau penyakit mental yang menyebabkan tiada nafsu makan. Terjadi terutama pada remaja wanita, tetapi dapat juga terjadi pada remaja pria, bahkan pada wanita dan pria yang lebih tua. Anoreksia Nervosa merupakan suatu kelainan yang serius. Bila tidak diobati, penderita benar-benar kelaparan sampai mati. Anoreksia Nervosa sering dikaitkan dengan bulimia, suatu kelainan yang saling berhubungan. Penderita Anoreksia Nervosa mungkin tidak menyadari bahwa dia sakit, maka orang tua atau sahabatnya harus “mengenali” kondisi tersebut dan membawa penderita kedokter.
Gejala-gejala * Sangat ingin menjadi kurus, selalu merasa gemuk meskipun berat badannya dibawah ukuran normal. * Merasa segan terhadap makanan, hilangnya nafsu makan, hampir tidak makan sama sekali, pura-pura makan tetapi sebenarnya makanan disembunyikan/dibuang sebelum makan. * Kehilangan berat badan yang nyata. * Kelelahan, lemah. * Serangan Bulimia (makan dengan rakus tetapi segera dimuntahkan kembali atau dikeluarkan dengan obat pencahar), dapat terjadi pada beberapa kasus. Komplikasi * Kekurangan vitamin/mineral, anemia. * Kerusakan dan kegagalan organ tubuh dan fungsinya, misalnya tidak menstruasi, denyut jantung tidak teratur, gangguan tiroid, gagal ginjal. * Kematian. Penyebab * Tidak seluruhnya diketahui. Diperkirakan dipacu oleh keinginan yang sangat kuat untuk menjadi kurus karena berpendapat bahwa ‘kurus itu cantik’. Yang dapat anda lakukan Kunjungi dokter/ahli jiwa bila anda menderita anoreksia nervosa. Tindakan dokter anda * Membicarakan tentang keadaanya, memberi saran tentang hal-hal yang berhubungan dengan makanan. * Memberi pengobatan yang tepat. * Merujuk ke ahli jiwa. * Merujuk ke psikolog. * Memasukkan ke rumah sakit untuk mendapatkan makanan intravena (infus), bila diperlukan. * Mengatasi komplikasi bila ada. Pencegahan * Makan secara normal, diet yang seimbang sejak usia muda. * Adakan diskusi keluarga tentang anoreksia nervosa/bulimia sebelum anak-anak menjadi remaja. Mereka yang tahu tentang kondisi ini dan konsekwensinya tentu tidak begitu suka menderita akibat kelainan tersebut. * Bila ingin mengurangi berat badan, mulailah program pengurangan berat badan dengan bantuan seorang ahli gizi, atau lakukan sendiri sesudah membaca tentang cara yang baik untuk melakukan hal tersebut Tambahkan sebagai favorit (5) | Kutip artikel ini pada situs Anda | Dilihat: 86
Beri Komentar
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6 |
||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
|
|
||||||||
|
|
||||||||
|
|







































































