Admin : untuk masuk ke member area harus menghubungi admin smart naco. terima kasih
adol : pak sy udah masuk anggota smart naco tapi mau masuk ke member areal ngak bisa karena dari down line ngak kasih paswut
Admin : Untuk di medan pengiriman hanya lewat TIKI setelah pesan melalui website ini
Admin : Silahkan melakukan pemesanan melalui website
gast_6587 : minta alamat/no telpon yg ada di medan
eva : tolong kirimkan agen yg ada di medan
Admin : Di website susukolostrum.com ini sengaja disediakan link untuk para anggota smartnaco agar dapat login ke member area tanpa harus melalui websitenya smartnaco
Admin : Bisa tidak Pak Yopie?
Admin : klik saja link member area yang ada di menu sebelah kanan
Yopie : Saya adalam member smartnaco, tetapi sama sekali gak bisa buka websitenya, bagaimana cara saya mau lihat keanggotaan saya?
Pertusis yang sering juga disebut batuk rejan adalah penyakit infeksi bakterial yang menyerang sistem pernapasan yang melibatkan pita suara (larinks), trakea dan bronkial. Infeksi ini menimbulkan iritasi pada saluran pernapasan sehingga menyebabkan serangan batuk yang parah.
Batuk rejan dapat menyerang segala umur, 60 % menyerang anak-anak yang berumur kurang dari 5 tahun. Penyakit ini akan menjadi serius jika menyerang bayi berumur kurang dari 1 tahun. Biasanya pada bayi yang baru lahir dan keadaannya menjadi lebih parah.
Para dokter melaporkan lebih dari 7000 kasus batuk rejan yang terjadi tahun lalu. Sebenarnya lebih banyak kasus yang terjadi tetapi gejala yang timbul pada remaja dan orang dewasa biasanya lebih ringan. Akibatnya, para remaja dan orang dewasa memutuskan tidak menemui dokter untuk mengobati gejala-gejalanya atau dokter tidak mengetahui gejala-gejala yang ringan tersebut sebagai batuk rejan.
Batuk adalah gejala khas dari batuk rejan. Serangan batuk terjadi tiba-tiba dan berlanjut terus tanpa henti hingga seluruh udara di dalam paru-paru terbuang keluar. Akibatnya saat napas berikut, si anak telah kekurangan udara sehingga bernapas dengan cepat akibatnya suara pernapasan berbunyi seperti pada bayi yang baru lahir berumur kurang dari 6 bulan dan pada orang dewasa, bunyi ini sering tidak terdengar. Batuk pada batuk rejan biasanya sangat parah hingga muntah-muntah dan penderita sangat kelelahan setelah serangan batuk. Di antara episode batuk, anak yang terinfeksi terlihat normal ( tanpa gejala ).
Batuk rejan diobati dengan antibiotika untuk mengurangi penyebaran infeksi. Jika pengobatan dimulai pada tahap awal penyakit, maka dapat memperpendek perjalanan penyakit tersebut.
Anak-anak harus diimunisasi terhadap pertusis. Imunisasi sangat efektif mencegah penularan penyakit ini. Sebelum vaksin penyakit ini ditemukan, sebanyak 270.000 kasus pertusis terjadi tiap tahunnya. Dengan pendistribusian vaksin, sejumlah kasus pertusis menurun hingga 1010 pada tahun 1976. Sejak itu jumlah kasus tiap tahunnya meningkat di atas 7000. Karena alasan tersebut banyak orangtua yang memilih tidak memberikan vaksin pada anak-anaknya.
Orang dewasa yang tidak pernah diimunisasi, yang tidak mendapatkan imunisasi dengan baik atau daya imunisasinya telah menurun dapat juga terinfeksi batuk rejan. Pada orang dewasa biasanya gejala yang terjadi ringan, tetapi mereka dapat menularkan penyakit itu kepada orang lainnya, termasuk anak-anak yang belum diimunisasi. Bayi-bayi yang tidak diimunisasi selalu tertular batuk rejan dari orang dewasa karier ( pembawa penyakit ) yang tidak menyadari bahwa mereka mengidap penyakit tersebut.
Batuk rejan sangat infeksius terhadap bagi orang yang tidak memiliki kekebalan. Penyakit ini mudah menyebar ketika si penderita batuk. Waktu antara paparan penyakit hingga menimbulkan gejala-gejala (masa inkubasi) adalah antara 7 dan 14 hari.
Sekali seseorang terinfeksi pertusis, maka orang tersebut kebal terhadap penyakit tersebut untuk beberapa tahun, tetapi tidak seumur hidup. Kadang-kadang orang tersebut terinfeksi batuk rejan kembali setelah beberapa tahun kemudian. Pada saat ini vaksin pertusis tidak dianjurkan bagi orang dewasa. Walaupun, orang dewasa sering sebagai penyebab infeksi pertusis pada anak-anak, mungkin vaksin untuk orang dewasa dianjurkan di masa depan.
Lingkaran Setan Hipertensi dan Penyakit GinjalSenin, 01 Desember 2008 | AdministratorSelama ini hipertensi lebih dikenal sebagai penyebab penyakit kardiovaskular, padahal hipertensi juga memiliki saling keterkaitan yang erat dengan kesehatan ginjal. Hipertensi merupakan faktor pemicu... + Selengkapnya
Mau Jantung Sehat? Dengarkan Musik Yuk!Jumat, 21 November 2008 | AdministratorPernahkah Anda mendengar musik yang indah dan membuat detak jantung lebih cepat? Yup musik memang bisa mempengaruhi emosi seseorang, termasuk juga aliran darah dan detak jantung. Uniknya sebuah... + Selengkapnya
Berhenti Merokok Secara BertahapSabtu, 01 Desember 2007 | AdministratorMerokok sudah menjadi kebiasaan yang umum di masyarakat. Walaupun merugikan lingkungan sekitarnya, dan terutama diri sendiri, masih banyak orang yang mempertahankan kebiasaan tak menyehatkan ini. + Selengkapnya
Rendah, Konsumsi Susu di IndonesiaRabu, 09 Juli 2008 | AdministratorKonsumsi susu di Indonesia tergolong masih rendah hanya 7,7 liter per kapita dibanding negara Asia lainnya seperti Vietnam, Filipina dan Cina yang masing-masing mencapai 8,5 liter perkapita, 11 liter... + Selengkapnya
Atrial Premature BeatsAtrial Premature Beats DEFINISIDebar ektopik ventrium (kontraksi ventrium prematur) adalah detak jantung berlebihan yang disebabkan oleh aktivasi elektrik dari ventrium sebelum detak... + Selengkapnya