header

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday2068
mod_vvisit_counterYesterday2338
mod_vvisit_counterThis week10170
mod_vvisit_counterLast week14864
mod_vvisit_counterThis month37850
mod_vvisit_counterLast month55746
mod_vvisit_counterAll days794427

Online (20 minutes ago): 49
Your IP: 38.107.191.80
,
Today: Mar 18, 2010

Statistics

Content View Hits : 1828695
Apa dan Bagaimana Atasi Anthrax? PDF Print E-mail
User Rating: / 0
PoorBest 
Written by Administrator   
Thursday, 14 August 2008 10:35
Anthrax adalah penyakit menular akut yang dapat menyerang hewan dan manusia (Zoonosis) dan sulit diberantas karena merupakan Soil Borned Disease -penyakit dari tanah. Sebutan penyakit ini bermacam-macam: Radang Kura, Radang Limpa, Malignant Pustula, Malignant Edema, Woolsoster's Disease, Ragpickers Disease, Splenic Fever atau Charbon masyarakat Jawa Barat menyebutnya Caneung Hideung. Bakteri tersebut berbentuk batang (ruas-ruas) dengan ukuran panjang 3-8 m. Dalam biakan agar darah biasanya berbentuk rantai (Streptobacilli), dapat juga berbentuk tunggal (soliter) atau berantai dua terutama dalam tubuh penderita.
Penyebabnya, sejenis bakteri yang disebut Bacillus-anthracis berbentuk batang (ruas-ruas) berukuran 3-8 чm. Di dalam tubuh penderita, B. antracis terdapat di dalam darah dan organ-organ dalam, terutama limpa. Itu sebabnya penyakit ini banyak dikenal dengan sebutan radang limpa.

Sebetulnya B. anthracis tidak begitu tahan terhadap suhu tinggi dan bermacam desinfektan. Tapi, bakteri itu mudah sekali membentuk spora yang tahan kekeringan dan mampu hidup lama di tanah yang basah, lembab atau di daerah yang sering tergenang air. Menurut dokter hewan Suprodjo Hardjo Utomo, MS APU dari Balitvet, bakteri ini bersifat aerob -memerlukan oksigen untuk hidup. Spora B.anthracis itu baru dapat dimusnahkan dengan uap air basah bersuhu 90 derajad celcius selama 45 menit, air mendidih atau uap air basah bersuhu 100 derajad celcius selama sepuluh menit dan panas kering pada suhu 120 derajad celcius selama satu jam.

Utamanya, sumber penularan anthrax adalah hewan-hewan yang peka terhadap anthrax, seperti sapi, kambing, kerbau, domba, kuda, babi, burung unta serta hewan lain seperti tikus, marmut, mencit dan lainnya. Walau anjing dan hewan carnivora lainnya termasuk binatang rentan juga, tapi infeksi kuman anthrax jarang sekali terjadi pada hewan-hewan itu. Justru, infeksi anthrax dapat terjadi juga pada jenis burung, terutama burung unta. Selain itu, lingkungan yang tercemar spora B.antracis, seperti tanah, tanaman (sayur-sayuran) dan air, dapat juga menjadi sumber penularan lainnya.

Cara Penularan

Seseorang dapat tertular oleh penyakit Antraks dengan tiga cara :

1. Kontak langsung dengan bibit penyakit yang ada di tanah/rumput, hewan yang sakit, maupun bahan-bahan yang berasal dari hewan yang sakit seperti kulit, daging, tulang dan darah.

2. Bibit penyakit terhirup orang yang mengerjakan bulu hewan (domba dll) pada waktu mensortir. Penyakit dapat ditularkan melalui pernapasan bila seseorang menghirup spora Antraks.
3. Memakan daging hewan yang sakit atau produk asal hewan seperti dendeng, abon dll.

Menurut daerah penularannya, Antraks dibagi dalam tiga macam:

1. Antraks daerah pertanian (Agricultur Antraks) yaitu Antraks yang penularan dan kejadiannya berkisar di daerah-daerah pertanian saja. Antraks di Indonesia pada umumnya termasuk Antraks daerah pertanian.

2. Antraks daerah perindustrian (Industrial Antraks) yaitu Antraks yang terjadi di daerah atau kawasan industri yang menggunakan bahan baku berasal dari hewan atau hasil hewan seperti bahan-bahan yang terbuat dari kulit (tas, ikat pinggang, topi, alat musik), tulang (perhiasan, industri makanan ternak), daging (dendeng, abon dll), darah (campuran makanan ternak), tanduk (perhiasan, kerajinan dll) dan lain-lain

3. Antraks yang terjadi di laboratorium yaitu infeksi hewan-hewan percobaan seperti tikus putih, marmut, kelinci, centrifugasi dll. Masa Inkubasi Masa inkubasi penyakit Antraks bervariasi untuk Antraks tipe kulit 7 hari (rata-rata 1-5 hari), Antraks tipe intestinal (pencernaan) antara 2-5 hari dan Antraks tipe pernapasan (pulmonal) antara 1-5 hari (biasanya 3-4 hari).

Gejala Klinis Penyakit AntraksGejala klinis penyakit Antraks dibedakan berdasarkan tipe penyakit Antraks.

Tipe kulit (cutaneous Antrax)

o mula-mula terjadi papel, desertai gatal-gatal dan rasa sakit
o 2-3 hari kemudian menjadi vesikel yang berisi cairan kemerahan
o kemudian haemorrhagic dan menjadi jaringan nekrotik yang berbentuk ulcus dengan kerak berwarna hitam ditengah dan kering yang disebut eschar (tanda patognomonik anthax)
o diikuti oleh bentuk vesikel disekitarnya
o disekitar ulcus sering didapati erytema dan edema
o pada perabaan edema tersebut tidak lunak dan tidak lekuk (non pitting) bila ditekan
o rasa nyeri jarang terjadi kalaupun ada justru di daerah edema
o tidak didapatkan pus kecuali bila diikuti dengan infeksi sekunder
o dapat terjadi pembesaran kelenjar getah bening regional
o demam sedang dan sakit kepala
o bila tidak segera mendapat pengobatan dapat berkembang menjadi septicemia dan shock

Tipe pencernaan (Gastro Intestinal Anthrax)

o bersifat perakut atau akut
o Gejala awal rasa sakit perut yang hebat, mual, muntah, tidak nafsu makan dan suhu tubuh meningkat
o Konstipasi diikuti diarhe akut berdarah
o Hematemesis
o Toxemia
o Shock dan meninggal biasanya kurang dari 2 hari
o CFR bervariasi 5-75%
o Tipe ini umumnya terjadi karena memakan daging yang tidak dimasak dengan sempurna

Tipe Pernapasan (Pulmonary Anthrax)

o sangat jarang terjadi biasanya akibat dari perluasan antraks tipe kulit atau karena menghirup udara yang mengandung spora antraks
o gejala awal ringan dan spesifik
o dimulai dengan lemah, lesu, subfebril, batuk non produktif (seperti tanda-tanda bronchitis)
o kemudian mendadak dispnoe, sianosis, stridor dan gangguan respirasi berat
o shock, meninggal biasanya dalam waktu 24 jam

Tipe Radang Otak (meningitis anthrax)

o Umumnya merupakan komplikasi antraks tipe pulmonal, intestinal atau cutaneus yang kemudian melalui aliran darah tiba pada jaringan otak sehingga menimbulkan peradangan
o Demam, sakit kepala hebat, kejang, kesadaran menurun, kaku kuduk
o Muntah
o Diakhiri dengan koma

Liquor cerebro spinalis (LCS) berwarna keruh kuning kemerahan

Diagnosa terhadap penyakit Antraks dapat dilakukan secara:

1. Klinis

Diagnosa terhadap penyakit Antraks dapat ditegakkan berdasarkan gejala klinis yang muncul sesuai dengan tipe-tipe penyakit antraks tersebut diatas

2. Laboratorium

Diagnosis secara laboratorium dilakukan dengan berbagai metode/uji :

o Mikroskopis, dengan pewarnaan metilen blue polichromatic, gram atau wright
o Kultural bakteriologik pada media agar darah dan kaldu protein
o Uji ascoli
o Identifikasi B.antracis dengan media gula-gula
o Uji biologik menggunakan hewan percobaan
o Uji serologi dengan PCR (Polymerasi Chain Reaction) dan ELISA (Enzyme Linked Immunosorbent Assay) Sampel yang diambil untuk pemeriksaan aboratorium tersebut diatas adalah serum darah vena, swab darah vena, usap ulcus swab, dahak dan tanah tempat hewan mati dikubur.

Pengobatan dan Pencegahan Penyakit Antraks
Pengobatan disesuaikan dengan tipe atau gejala klinis yang ditemukan:

1. Tipe kulit
Procaine penicilline 2 x 1,2 juta IU diberikan secara intramuskuler (im) selama 5-7 hari. Atau dengan Benzyl penicilline 250.000 IU secara im setiap 6 jam. Perlu diperhatikan mengingat pilihan obat untuk Antraks adalah penicilline, sehingga sebelum diberikan harus dilakukan skin test terlebih dahulu. Bila penderita/tersangka hypersensitif terhadap penicilline dapat diberikan tetracycline, chloramphenical atau erytromycine

2. Tipe pencernaan
Tetracycline 1 gram per hari

3. Tipe pernapasan.
Penicilline G 18-24 juta IU per hari IVFD, ditambah dengan Streptomycine 1-2 gram Selain antibiotika perlu diberikan juga obat-obat symtomatis lain.
Pencegahan Usaha pencegahan terhadap penyakit Antraks dapat dilakukan dengan berbagai cara terutama dalam menjaga kebersihan individu dan lingkungan, yaitu :
o Lapor ke dinas peternakan setempat kalau ada hewan yang sakit dengan gejala antraks
o tidak dibolehkan menyembelih hewan sakit antraks
o hewan hanya boleh disembelih di rumah potong
o jika hewan dipotong diluar rumah potong harus mendapat izin lebih dulu dari dinas peternakan setempat.
o tidak diperbolehkan mengkonsumsi daging yang berasal dari hewan yang sakit antraks
o laporkan ke dinas kesehatan apabila menjumpai penderita atau tersangka antraks
o bila ada penderita dengan gejala-gejala antraks segera berobat ke puskesmas atau rumah sakit terdekat
o hewan yang peka terhadap antraks seperti sapi, kerbau, domba, kambing, kuda, secara rutin harus divaksinasi Antraks
o dianjurkan untuk tidak memandikan tubuh orang yang meninggal karena Antraks
o Dilarang membuat atau memproduksi barang-barang yang berasal dari hewan seperti kerajinan dari tanduk, kulit, bulu, tulang yang berasal dari hewan sakit/mati karena penyakit Antraks.
o Menjaga kebersihan kandang ternak
o Hindari hewan untuk kontak dengan peralatan barang yang tercemar bekas anthraks
o Jangan menyentuh atau mengkonsumsi bahan makanan yang berasal dari hewan yang dicurigai terkena anthraks.
o Mencuci bersih dan memasak bahan makanan sampai matang sempurna.
o Bangkai hewan yang mati karena terkena anthraks, tidak boleh dibuka dan sebaiknya segera dibakar atau dikubur ke dalam lubang sedalam 2,5 m; lalu diberi kapur dan ditimbun kembali dengan tanah.
o Kandang dan peralatan bekas hewan yang terkena anthraks, harus dihapus-hamakan dan semua yang tidak dapat disuci-hamakan harus dibakar. Untuk itu, sangat dianjurkan untuk membeli daging dari tempat pemotongan resmi, memasak daging secara matang untuk mematikan kuman, serta mencuci tangan sebelum makan.

Dimana dan siapa yang dapat terjangkit antraks?
Antraks pada umumnya berjangkit di daerah pertanian dan menyerang hewan ternak. Wilayah Amerika Selatan dan Amerika Tengah, Eropa bagian selatan dan utara, Asia, Afrika, Pulau Karibia, dan Timur Tengah merupakan wilayah dimana kasus antraks biasa ditemukan.
Biasanya antraks yang menyerang manusia, ketika orang tersebut membedah atau menyembelih hewan yang terinfeksi atau dapat pula ditularkan melalui produk-produk yang dihasilkan oleh hewan yang terinfeksi tersebut.
Untuk mencegah tertular anthrax dianjurkan untuk membeli daging dari tempat pemotongan resmi, memasak daging secara matang untuk mematikan kuman, serta mencuci tangan sebelum makan.
Comments (0)
Write comment
Your Contact Details:
Comment:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img]   
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss:
:D:pinch::(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo:
:huh::whistle:;):s:!::?::idea::arrow:
Security
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
 

Tips Kesehatan

Berusaha Sehat Meski Merokok
10/07/2007 | Administrator

Memang tidak mudah untuk menghilangkan atau menghentikan kebiasaan merokok. Namun, yang lebih susah adalah bagaimana tetap sehat dalam kondisi terpaksa harus merokok.


6 Rahasia Temukan Pasangan yang Baik
13/01/2008 | Administrator

Apakah anda pernah memikirkan cara melepaskan sepatu atau anda hanya mengesampingkannya begitu saja? Apa yang anda perhatikan jika anda melakukan hal ini setiap hari?


Makanan Yang Disukai Anak-anak
01/02/2008 | Administrator

Berpeganglah pada lima nutrisi berikut yang tidak hanya bagus namun juga banyak disukai oleh anak-anak :


Tips Lainnya

Artikel Kesehatan

Infeksi Saluran Nafas Akut (ISPA)
14/08/2008 | Administrator

Defenisi

ISPA adalah penyakit infeksi pada saluran pernafasan atas maupun bawah yang disebabkan oleh masuknya kuman mikroorganisme (bakteri dan virus) kedalam organ saluran pernafasan yang berlangsung  [ ... ]


Konstipasi Pada Anak
05/08/2008 | Administrator

Dalam istilah umum konstipasi disebut sebagai sembelit. Konstipasi pada seorang anak dapat membuat panik orang tua. Pada sebagian besar kasus, kejadian konstipasi pada anak tidak berbahaya, tetapi seb [ ... ]


Sahabat Sahabat Mata
07/08/2008 | Administrator

Ingin memiliki mata yang sehat, perbanyaklah makan wortel. Anda tentu pernah mendengar saran ini. Mengapa harus wortel? Tidak bisakah diganti dengan sayur atau makanan lain? Tentu bisa, asalkan bahan  [ ... ]


Artikel Lainnya

Berita Kesehatan

Hiperglikemia Gula Darah Tinggi, Rentan Komplikasi
28/11/2007 | Administrator

PENDERITA diabetes atau diabetesi harus mewaspadai risiko hiperglikemia sesudah makan. Kadar gula darah yang semakin tinggi akan merusak jaringan tubuh dan menimbulkan komplikasi terhadap pembuluh dar [ ... ]


Penyakit Asma, Kontrol Teratur, Cegah Kekambuhan
28/11/2007 | Administrator

PENGETAHUAN yang terbatas tentang asma membuat penyakit ini seringkali tidak tertangani dengan baik. Akibatnya, jumlah penderita dari tahun ke tahun semakin meningkat.


Obstructive Sleep Apnea, Ngorok Pembawa Maut
28/11/2007 | Administrator

 SUARA dengkur atau ngorok sangat mengganggu orang lain. Namun, bagi si pendengkur kebiasaan itu ternyata juga menjadi bom waktu dari penyakit yang disebut sebagai penyakit obstructive sleep apne [ ... ]


Berita Lainnya

Berita Terbaru

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H
18/09/2009 | Administrator

Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1430 H, SusuKolostrum.com mengucapkan:

"Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430
Mohon Maaf Lahir dan Batin"


Selamat Menunaikan Ibadah Shaum Ramadhan 1430 H
22/08/2009 | Administrator

Kami dari SusuKolostrum.com mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Shaum Ramadhan 1430 H bagi Anda yang menjalankannya. Semoga amal ibadah kita di bulan Ramadhan ini selalu dalam ridho Allah SWT. Amiin [ ... ]


Produk Baru Smart Naco,Sdn, Bhd.
01/06/2009 | Administrator

Pelanggan Yth, kami memperkenalkan produk susu kolostrum IgG Plus terbaru dari Smart Naco, Sdn, Bhd. yaitu FORTICO.  FORTICO ini berisi 20 sachet dan memiliki kandungan gizi serta khasiat yang sama  [ ... ]


Berita Lainnya

Artikel Terbaru

Saran untuk yang Alergi Susu
24/03/2009 | Administrator

Alergi susu dialami oleh orang yang perutnya tak bisa mencerna gula susu yang disebut laktosa. Jika mereka minum susu, bisa mengalami kram perut parah dan diare.


Kandungan ASI Lebih Stabil ketimbang Susu Formula
14/03/2009 | Administrator

MUNGKIN tak ada susu apapun di dunia ini yang kandungannya bisa menyamai air susu ibu (ASI). Kelengkapan gizi dan nutrisi yang dimilikinya memungkinkan si bayi bisa bertahan hidup, tanpa harus mengasu [ ... ]


5 Jenis Pantangan Susu
03/02/2009 | Administrator

Sering minum susu sangat bermanfaat bagi kesehatan, tetapi dalam hidup sehari-hari kita juga harus berhati-hati, bahwa ada sebagian makanan tidak boleh dimakan bersamaan.


Artikel Lainnya

Data Penyakit

Disfungsi Seksual Pria
25/02/2009 | Administrator

Disfungsi Seksual PriaDEFINISI
Pada laki-laki, disfungsi seksual mengacu kepada kesulitan terlibat dalam hubungan seks. Disfungsi seksual meliputi berbagai gangguan yang mempengaruhi gairah seks (libid [ ... ]


Sterilisasi
18/03/2009 | Administrator

Sterilisasi DEFINISISterilisasi termasuk membuat seseorang tidak mampu bereproduksi. Menghalangi saluran yang membawa sperma atau sel telur mengakhiri kemampuan untuk reproduksi. Vasek [ ... ]


Kemandulan
18/03/2009 | Administrator

Kemandulan DEFINISI
Kemandulan adalah ketidakmampuan sepasang suami istri untuk mencapai kehamilan setelah selama 1 tahun melaksanakan hubungan seksual secara teratur dan tidak mengguna [ ... ]


Data Lainnya

Info Sehat

Macam Macam Susu
06/05/2008 | Administrator

Susu Pasteur (pasteurized)
Susu Cair yang telah melalui proses pasteurisasi pada suhu 72° C selama 15 detik, lalu didinginkan pada suhu
10° C dan dikemas dalam botol/karton steril. Krim susu aka [ ... ]


Pengenalan Penyakit GBS
07/07/2008 | Administrator

Apa itu GBS?

GBS adalah penyakit langka yang menyebabkan tubuh menjadi lemah kehilangan kepekaan yang biasanya dapat sembuh sempurna dalam hitungan minggu, bulan atau tahun. GBS mengambil nama dari dua [ ... ]


Buah Anggur Bukan Sekadar Gengsi
30/11/2007 | Administrator

Buah anggur yang banyak beredar di Indonesia sebagian besar diimpor langsung dari luar negeri, itu sebabnya makan buah tanaman merambat ini dianggap bisa menaikkan gengsi karena harganya yang relatif  [ ... ]


Info Lainnya

World Time Clock

Who's Online

We have 53 guests online