Admin : untuk masuk ke member area harus menghubungi admin smart naco. terima kasih
adol : pak sy udah masuk anggota smart naco tapi mau masuk ke member areal ngak bisa karena dari down line ngak kasih paswut
Admin : Untuk di medan pengiriman hanya lewat TIKI setelah pesan melalui website ini
Admin : Silahkan melakukan pemesanan melalui website
gast_6587 : minta alamat/no telpon yg ada di medan
eva : tolong kirimkan agen yg ada di medan
Admin : Di website susukolostrum.com ini sengaja disediakan link untuk para anggota smartnaco agar dapat login ke member area tanpa harus melalui websitenya smartnaco
Admin : Bisa tidak Pak Yopie?
Admin : klik saja link member area yang ada di menu sebelah kanan
Yopie : Saya adalam member smartnaco, tetapi sama sekali gak bisa buka websitenya, bagaimana cara saya mau lihat keanggotaan saya?
Retinopati diabetik adalah penyakit mata yang sering terjadi pada penderita diabetes. Mereka yang menderita diabetes juga beresiko tinggi untuk mengidap penyakit mata lainnya seperti glaukoma dan katarak. Semua penyakit mata ini dapat menyebabkan kehilangan penglihatan berat hingga kebutaan.
Proses penyakit retinopati diabetik terjadi akibat perubahan-perubahan yang terjadi pada pembuluh darah retina, yaitu suatu membran tipis yang terbentuk dari sel-sel saraf yang berjejer di belakang 2/3 bola mata. Sel-sel saraf pada retina akan menerima cahaya dan mengirimkan sinyal ke otak tentang apa yang dilihat oleh mata.
Retinopati diabetik terdiri dari 2 stadium, yaitu :
* Retinopati nonproliferatif. Merupakan stadium awal dari proses penyakit ini. Selama menderita diabetes, keadaan ini menyebabkan dinding pembuluh darah kecil pada mata melemah. Timbul tonjolan kecil pada pembuluh darah tersebut (mikroaneurisma) yang dapat pecah sehingga membocorkan cairan dan protein ke dalam retina. Menurunnya aliran darah ke retina menyebabkan pembentukan bercak berbentuk “cotton wool” berwarna abu-abu atau putih. Endapan lemak protein yang berwarna putih kuning (eksudat yang keras) juga terbentuk pada retina. Perubahan ini mungkin tidak mempengaruhi penglihatan kecuali cairan dan protein dari pembuluh darah yang rusak menyebabkan pembengkakan pada pusat retina (makula). Keadaan ini yang disebut makula edema, yang dapat memperparah pusat penglihatan seseorang. * Retinopati proliferatif. Retinopati nonproliferatif dapat berkembang menjadi retinopati proliferatif yaitu stadium yang lebih berat pada penyakit retinopati diabetik. Bentuk utama dari retinopati proliferatif adalah pertumbuhan (proliferasi) dari pembuluh darah yang rapuh pada permukaan retina. Pembuluh darah yang abnormal ini mudah pecah, terjadi perdarahan pada pertengahan bola mata sehingga menghalangi penglihatan. Juga akan terbentuk jaringan parut yang dapat menarik retina sehingga retina terlepas dari tempatnya. Jika tidak diobati, retinopati proliferatif dapat merusak retina secara permanen serta bahagian-bahagian lain dari mata sehingga mengakibatkan kehilangan penglihatan yang berat atau kebutaan.
Retinopati diabetik biasanya berkembang menjadi beberapa tingkatan pada kebanyakan penderita diabetes tipe 1 dan sejumlah penderita diabetes tipe 2.Pengawasan kadar gula darah yang ketat dapat mencegah resiko perkembangan retinopati menjadi parah serta kehilangan penglihatan. Jika terjadi retinopati, maka deteksi awal dan pengobatan yang tepat (paling sering dengan laser) dapat membantu mencegah, menghambat atau merubah kehilangan penglihatan.
Mereka yang menderita diabetes, harus memeriksakan matanya pada seorang dokter mata (oftalmologis) setiap tahun, bahkan bila mereka tidak memiliki keluhan penyakit mata sekalipun. Asosiasi dibetes Amerika menyarankan pemeriksaan setahun sekali (mulai dalam 3 hingga 5 tahun setelah didiagnosis menderita diabetes tipe 1 dan segera setelah didiagnosis menderita diabetes tipe2) dengan alasan sebagai berikut :
* Seseorang yang mengidap retinopati diabetik tanpa disadari karena penyakit ini tidak selalu menyebabkan gejala-gejala hingga kerusakan retina makin parah. * Pengobatan akan lebih efektif jika dilakukan sebelum gejala-gejala dan komplikasi retinopati berkembang. * Dengan pemeriksaan mata yang teratur, seorang dokter mata dapat mengetahui dan mengobati sebelum tanda-tanda retinopati berlanjut.
Sayangnya banyak penderita diabetes yang tidak memeriksakan matanya setahun sekali untuk mengetahui apakah telah mengalami retinopati (atau penyakit mata lainnya yang disebabkan diabetes). Akibatnya , mereka tidak mengetahui bahwa mereka telah mengidap retinopati sampai akhirnya kehilangan penglihatan yang signifikan. Retinopati diabetik merupakan penyebab utama dari kebutaan baru pada orang-orang yang berusia antara 20 hingga 74 tahun. Para ahli percaya banyak kasus-kasus kehilangan penglihatan dan kebutaan sebenarnya dapat dicegah dengan melakukan pemeriksaan mata tahunan pada penderita diabetes.
Lingkaran Setan Hipertensi dan Penyakit GinjalSenin, 01 Desember 2008 | AdministratorSelama ini hipertensi lebih dikenal sebagai penyebab penyakit kardiovaskular, padahal hipertensi juga memiliki saling keterkaitan yang erat dengan kesehatan ginjal. Hipertensi merupakan faktor pemicu... + Selengkapnya
Mau Jantung Sehat? Dengarkan Musik Yuk!Jumat, 21 November 2008 | AdministratorPernahkah Anda mendengar musik yang indah dan membuat detak jantung lebih cepat? Yup musik memang bisa mempengaruhi emosi seseorang, termasuk juga aliran darah dan detak jantung. Uniknya sebuah... + Selengkapnya
Waspadai Penyakit Maag Karena BakteriKamis, 14 Agustus 2008 | AdministratorBenarkah penyakit maag muncul karena makan tidak teratur ? Menurut dr. H. Chudahwan Manan DSPD, Gastroeterolog FKUI RSCM, penyakit ini memang disebabkan oleh meningkatnya produksi asam lambung. Dan... + Selengkapnya
Sex InterruptedJumat, 25 April 2008 | AdministratorReza seringkali mengeluhkan aktivitas seksualnya kepada teman sekantornya, Beni. "Setiap kali aku hampir mencapai klimaks, eh tahu-tahu istriku mengeluhkan masalah anak-anak, yang tentu saja... + Selengkapnya
Empat Jenis Makanan yang DiperdebatkanRabu, 09 Juli 2008 | AdministratorSiapapun tentunya setuju bahwa makanan atau minuman seperti ikan, produk susu, kedelai dan anggur mengandung nutrisi yang baik buat kesehatan. Banyak riset dan penelitian yang selalu mengaitkan... + Selengkapnya
Kanker Leher RahimKanker Leher Rahim DEFINISIKanker Leher Rahim (Kanker Serviks) adalah tumor ganas yang tumbuh di dalam leher rahim/serviks (bagian terendah dari rahim yang menempel pada puncak... + Selengkapnya