CreeneGuewo : to: Admin - If You want to delete your site from my spam list, please visit this site for instructions: stopspam.idoo.com
fralsrese : to: Admin - If You want to delete your site from my spam list, please sent url of your domain to my emai: stop.web.spam@gmail.com
And I will remove your site from my base within 24 hours
webmastegz
PS. As the previous address of an e-mail has been removed also all letters on it have been lost I is compelled to make this dispatch once again.
PS2. To send url your site on an e-mail stop.web.spam@gmail.com is a unique way to avoid a spam from me. To write abuses to the various "stop spam
Admin : Di website susukolostrum.com ini sengaja disediakan link untuk para anggota smartnaco agar dapat login ke member area tanpa harus melalui websitenya smartnaco
Admin : Bisa tidak Pak Yopie?
Admin : klik saja link member area yang ada di menu sebelah kanan
Yopie : Saya adalam member smartnaco, tetapi sama sekali gak bisa buka websitenya, bagaimana cara saya mau lihat keanggotaan saya?
Admin : Kami kurang tahu kenapa website smartnaco tidak dapat dibuka. Tapi untuk referensi kesehatan, anda bisa lihat di website susukolostrum.com ini.
Admin : Mba Ayu, anda dapat melihat efek samping susu kolostrum di website ini. Bisa dilihat di halaman depan kok
Yopie : Kenapa Website Smartnaco.co.id tidak bisa dibuka sama sekali?
Admin : Sebaiknya Mba Sarah memeriksakannya ke dokter agar dapat didiagnosa penyakitnya
MEMBERIKAN air susu ibu (ASI) sebagai makanan utama adalah keputusan terbaik untuk bayi di awal masa pertumbuhannya. Selain membentuk sistem kekebalan tubuh yang kuat, ASI akan membuat anak tumbuh lebih cerdas dan sehat. Tepatnya, ASI akan menormalkan kolesterol.
Di antara sekian banyak manfaatnya bagi bayi, sebuah penelitian terbaru di AS mengindikasikan bahwa ASI dapat mempengaruhi pembentukan sistem metabolisme lemak dalam darah. Seperti dipublikasikan The American Journal of Clinical Nutrition, pemberian ASI semasa bayi akan membuat seseorang tumbuh lebih sehat saat karena kadar kolesterolnya cenderung lebih baik saat mencapai usia dewasa.
Kesimpulan ini merupakan hasil analsis dan kajian data 17 riset melibatkan 17 ribu partisipan yang memperoleh ASI maupun susu formula. Kajian riset ini, kata peneliti, pada intinya memberi rekomendasi bahwa paparan terhadap ASI secara dini berkaitan dengan rendahnya kadar kolesterol saat menginjak usia dewasa.
“Oleh karena ada bukti substansial bahwa ASI menyediakan manfaat dan proteksi kesehatan jangka panjang, pemberian ASI sebaiknya diutamakan apabila memungkinkan,” ungkap para peneliti seperti dikutip WebMD.
Dari hasil analisis terungkap, para partisipan dari tujuh penelitian yang mendapat ASI secara ekslusif tercatat memiliki kadar kolesterol yang sedikit lebih rendah pada masa dewasa dibandingkan mereka yang hanya mendapatkan susu formula.
Dalam tinjauan penelitian sebelumnya, para ahli juga menemukan bahwa kadar kolesterol darah tercatat lebih tinggi pada bayi-bayi yang diberikan ASI ketimbang bayi yang mendaparkan susu formula. Ketika menginjak usia kanak-kanak, kadar kolesterol pada kedua kelompok ini tidak menunjukkan perbedaan.
“Penemuan ini membawa kami pada sebuah hipotesa bahwa paparan sejak dini terhadap ASI yang mengandung kolesterol tinggi mungkin dapat mempengaruhi metabolisme kolesterol jangka panjang ,” kata peneliti.
Kajian riset ini didasarkan atas data-data dari 17 studi observasi yang mencatat apakah partisipan mendapatkan ASI atau susu formula dan juga menjalani pengukuran kadar kolesterol saat menginjak usia dewasa. Data diambil dari sekitar 17.000 partisipan -- 12.890 di antaranya mendapat ASI dan 4.608 lainnya meminum susus formula. Penelitian juga memperhitungkan faktor lain seperti status sosial ekonomi, indeks masa tubuh, usia dan kebiasaan merokok.
Alasan mengapa pemberian ASI menyebabkan rendahnya kadar kolesterol saat dewasa, kata para ahli, adalah tingginya kandungan kolesterol dalam ASI kemungkinan dapat memicu perubahan fisiologis yang mempengaruhi sintesis kolesterol. Namun begitu, peneliti juga menekankan bahwa faktor lain seperti perbedaan gaya hidup antara orang dewasa yang semasa kecilnya mendapat ASI atau susu formula, mungkin juga berperan.
Lawan Kencing Manis dengan BuncisSenin, 17 November 2008 | AdministratorPENYAKIT kencing manis atau bahasa keren-nya diabetes mellitus banyak diindap orang Indonesia. Seorang penderita diabetes melitus memiliki kadar gula dalam darah yang tinggi sehingga si penderita... + Selengkapnya
Mau Jantung Sehat? Dengarkan Musik Yuk!Jumat, 21 November 2008 | AdministratorPernahkah Anda mendengar musik yang indah dan membuat detak jantung lebih cepat? Yup musik memang bisa mempengaruhi emosi seseorang, termasuk juga aliran darah dan detak jantung. Uniknya sebuah... + Selengkapnya
Mengapa Pencegahan Harus Menjadi Prioritas dalam Hidup?Rabu, 28 November 2007 | AdministratorMendengar kata lanjut usia atau tua, imajinasi kita akan terbawa ke seseorang yang tua renta, keriput, bongkok, berjalan tertatih-tatih, bahkan mungkin terbaring di tempat tidur.Oleh karena itu,... + Selengkapnya
5 Petunjuk Gizi Mengurangi Risiko KankerJumat, 04 April 2008 | AdministratorMakanan bisa mengandung penyebab (promoters) dan pencegah (inhibitors) kanker sekaligus. Sejauh mana tercapai keseimbangan antara dua komponen tersebut, akan sangat menentukan apakah kita berisiko... + Selengkapnya
Buah Anggur Bukan Sekadar GengsiJumat, 30 November 2007 | AdministratorBuah anggur yang banyak beredar di Indonesia sebagian besar diimpor langsung dari luar negeri, itu sebabnya makan buah tanaman merambat ini dianggap bisa menaikkan gengsi karena harganya yang relatif... + Selengkapnya
Kanker Leher RahimKanker Leher Rahim DEFINISIKanker Leher Rahim (Kanker Serviks) adalah tumor ganas yang tumbuh di dalam leher rahim/serviks (bagian terendah dari rahim yang menempel pada puncak... + Selengkapnya