| Semua Orang Bisa Kena Diabetes |
|
|
|
| Written by Administrator | |||
| Monday, 26 November 2007 14:06 | |||
|
Diabetes atau biasa disebut penyakit kencing manis atau gula, merupakan biangnya penyakit karena menyebabkan terjadinya penyakit lain, mulai dari ginjal, kebutaan, stroke, penyakit jantung, impotensi, dan sebagainya. Hal ini berkaitan dengan kadar gula darah yang tinggi terus menerus, sehingga berakibat rusaknya pembuluh darah, saraf, dan struktur internal lainnya.
Pada tahun 2006 di Indonesia, jumlah penderita diabetes (diabetesi) diperkirakan mencapai 14 juta orang, di mana baru setengahnya yang sadar memiliki gula darah yang tinggi, dan di antara jumlah tersebut baru 30 persen yang secara teratur mendapat pengobatan dokter. Menurut penjelasan Prof.Dr.Sidartawan Soegondo, spesialis penyakit dalam dari Departemen Penyakit Dalam, FKUI, semua orang memiliki risiko terkena diabetes. Selain gaya hidup dan kegemukan, faktor keturunan juga sangat berperan. "Jika dalam keluarga besar ada yang menderita diabetes, berarti seseorang memiliki risiko tinggi kena diabetes," katanya. Untuk mereka yang berada dalam kelompok risiko tinggi, Sidartawan menyarankan untuk mulai mengubah gaya hidup. "Faktor keturunan tidak dapat dicegah, tapi gaya hidup bisa diubah. Jadi jangan sampai gemuk, kurangi makanan berlemak dan manis, serta tingkatkan aktifitas fisik," kata dokter yang juga menjabat sebagai ketua Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia). Gejalanya Apa saja gejala yang perlu dicurigai sebagai diabetes? Antara lain buang air kecil lebih dari dua kali dalam semalam, mudah lapar dan haus, luka sulit sembuh, penglihatan kabur, gatal-gatal di sekitar kemaluan, dan kesemutan. Namun lebih banyak lagi pasien diabetes yang tidak menyadari penyakitnya karena tidak adanya gejala. "Lebih baik periksa kadar gula darah sedini mungkin, apalagi jika ada faktor keturunan," kata Sidartawan. Secara umum ada tiga macam pencegahan diabetes. Pertama, pencegahan primer, yakni mencegah agar jangan sampai terkena diabetes. Hal ini bisa dilakukan dengan menerapkan gaya hidup sehat. Kedua, pencegahan sekunder, "ini untuk orang yang sudah kena diabetes, dicegah jangan sampai komplikasi," ujar Sidartawan. Caranya adalah dengan menjaga dan mempertahankan kadar gula darah sebaik mungkin. Terakhir, pencegahan tersier yang mencegah penderita komplikasi diabetes agar jangan mengalami kecacatan. Yang penting untuk diingat, pengendalian diabetes berlangsung seumur hidup, karenanya diperlukan perubahan gaya hidup, yaitu merencanakan pola makan, olahraga teratur, disiplin mengonsumsi obat penurun gula darah. FORTICO susu bubuk skim dengan kolostrum diformulasikan dan dikembangkan secara khusus oleh Smart Naco, Sdn, Bhd. ini adalah komponen Bio-aktif yang diperoleh dari sumber bahan terbaik dari New Zealand untuk meningkatkan kesehatan secara maksimum. Dapatkan Susu Kolostrum FORTICO original hanya di SusuKolostrum.com. Untuk pemesanan silahkan sms nama, alamat, nomor telepon dan jumlah pesanan ke 085692263999. Ongkos kirim GRATIS ke seluruh Indonesia.
|
Berita Terbaru
| Produk Baru: Chlocyanin 21/05/2012 | Administrator Mulai tanggal 1 Juni 2012, kami menyediakan produk baru yang bernama Chlocyanin. Chlocyanin adalah serbuk minuman alami yang merupakan perpaduan antara KLOROFIL (CHLOROPHYLL) yaitu pigmen hijau d [ ... ] | Berita Lainnya | |
Berita Kesehatan
| Hati-Hati...Susu Formula Bikin Bayi Kegemukan Lho 06/06/2012 | Administrator Bayi yang mengkonsumsi susu formula ternyata adalah yang paling rawan mengalami kegemukan pada usia lima tahun.Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bertambahnya berat badan bayi dalam waktu yang lebih [ ... ] | Berita Lainnya | |
Artikel Terbaru
| Alquran dan Sains: Manfaat Air Susu Ibu (ASI) 25/04/2012 | Administrator Oleh: DR Abdul Basith Jamal & DR Daliya Shadiq Jamal Setelah proses penciptaan dan perkembangan janin sempurna, maka janin tersebut siap untuk meninggalkan tempat di mana selama ini ia tempati, y [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Artikel Kesehatan
| Anak Alergi Susu, Kok Bisa? 04/04/2012 | Administrator Alergi susu dapat diartikan ketika sistem kekebalan anak keliru dalam mengenali protein susu sebagai sesuatu yang berbahaya dan harus dilawan. Gejala yang terjadi pada alergi susu sapi secara umum ham [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Tips Kesehatan
| Pengapuran? Bukan Susu Obatnya 04/04/2012 | Administrator Selama ini, masyarakat awam sering menyamakan osteoporosis dengan pengapuran. Padahal, menurut ahli ortopedik, dr Andre Pontoh, SpOT, kedua hal ini beda jauh. Menurutnya, Osteoporosis adalah penyakit [ ... ] | Tips Lainnya | |
Info Sehat
| Mengenal Susu dan Manfaatnya 22/05/2012 | Administrator Dalam menu sehat dikenal istilah "empat sehat lima sempurna". Penyempurna ini adalah susu. Istilah ini tidak berlebihan karena minuman putih bersih ini memiliki kandungan nutrisi yang lengkap diband [ ... ] | Info Lainnya | |
Data Penyakit
| Infeksi Streptokokus Infeksi Streptokokus DEFINISI Infeksi Streptokokus adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri gram positif Streptococcus. PENYEBAB Bakteri gram positif strep [ ... ] | Data Lainnya | |















