| Rekomendasi Vitamin D untuk Anak Ditambah |
|
|
|
| Written by Administrator | |||
| Saturday, 27 December 2008 07:00 | |||
|
Dokter spesialis anak dari negara-negara terkemuka mengatakan, mulai bayi yang baru lahir hingga remaja seharusnya mendapatkan dosis dua kali lebih tinggi dibandingkan dosis yang direkomendasikan 200 unit vitamin D karena terbukti dapat mencegah penyakit berbahaya.
Menurut American Academy of Pediatric, untuk memenuhi dosis dari rekomendasi terbaru yaitu 400 unit perhari, jutaan anak-anak perlu memperoleh supelemen vitamin D. Termasuk anak-anak yang masih menyusu, bahkan yang juga sudah ditambah dengan susu formula serta banyak anak remaja yagn sangat kurang mengonsumsi susu atau tidak sama sekali. Penyakit atau masalah kesehatan ini dapat dibantu penyembuhannya dengan mengkonsumsi Susu Kolostrum secara rutin. Susu formula bayi mengandung vitamin d, jadi bayi yang mengonsumsinya tikan perlu suplemen. Namun, AAP tetap merekomendasikan bayi yang disusui untuk tetap mengonsumsi suplemen vitamin D setidaknya pada tahun pertama untuk menghindari kemungkinan kurangnnya kandungan vitamin D pada air susu ibu (ASI). Sebagian besar susu sudah difortifikasi dengan vitamin D, namun sebagian besar anak-anak dan remaja tidak meminum dengan cukup yaitu empat gelas per hari berdasarkan rekomendasi terbaru. Hal itu dikatakan Dr Frank Greer sebagai salah seorang peneliti. Rekomendasi terbaru untuk meningkatkan asupan vitamin D berdasarkan penelitian tentang keuntungan dari vitamin tersebut selain membuat tulang kuat, termasuk mengurangi risiko kanker, diabetes dan penyakit jantung. Namun, penelitian tersebut belum sepenuhnya terbuki dan belum ada konsensus tentang berapa banyak dosis vitamin d yang dibutuhkan untuk mengurangi risiko penyakit tersebut. Rekomendasi itu akan menggantikan rekomendasi sebelumnya dari AAP yaitu 200 unit vitamin D per hari anak-anak hingga orang dewasa usia 50, usia 51-70 tahun sebanyak 400 unit dan 71 tahun keatas 600 unit. Untuk bayi dan anak-anak, vitamin D juga tersedia dalam bentuk obat tetes, kapsul dan tablet. Institute of Medicine sebagai kelompok penasihat pemerintah AS yang mengatus standar diet saat ini sedang berdiskusi dengan pihak terkait apakah akan mengganti rekomendasi tersebut berdasarkan penelitian terbaru. Hal itu diungkapkan juru bicara, Christine Stencel. Rekomendari itu akan segera dirilis pada sebuah konferensi di Boston. Kemudian akan dipublikasikan pada academy journal Pediatric bulan November mendatang. Selain susu dan makanan lain yang sudah fortifikasi seperti sereal, vitamin D juga bayak ditemukan dalam ikan seperti tuna, makarel dan sarden. Namun, sangat sulit untuk memperoleh dosis yang cukup dari makanan. Sumber vitamin D tersebaik adalah paparan sinar matahari. Tubuh akan membuat vitamin D saat terpapar sinar matahari. Diyakini paparan sinar matahari selama 10-15 menit beberapa kali per minggu dapat mencukupi kebutuhan orang termasuk yang berkuit gelap. Namun orang yang berkulit pucat memerlukan lebih banyak. "Supelemen vitamin D diperlukan sejak bayi, anak-anak hingga dewasa," ujar laporan dari Academy. Penelitian baru-baru ini menunjukkan, banyak anak-anak tidak memperoleh vitamin D yang cukup dan kasus penyakit rakhitis yaitu kelainan tulang diaosisasikan dengan kekurangan vitamin sejak tahun 1800-an terus berulang. Adrian Gombart, Peneliti tentang Vitamin D di Oregon State University mengatakan bahwa rekomendasi terbaru tersebut aman dan konservatif. Namun dosis 400 unit itu juga mungkin belum cukup. Penelitian Gombart yang meneliti jaringan tubuh manusia menunjukkan, vitamin D membantu meningkatkan protein yang membunuh bakteri. Dia menuturkan, banyak ahli yang mempercayai dosis 800-1.000 unit per hari lebih efektif mencegah penyakit. FORTICO susu bubuk skim dengan kolostrum diformulasikan dan dikembangkan secara khusus oleh Smart Naco, Sdn, Bhd. ini adalah komponen Bio-aktif yang diperoleh dari sumber bahan terbaik dari New Zealand untuk meningkatkan kesehatan secara maksimum. Dapatkan Susu Kolostrum FORTICO original hanya di SusuKolostrum.com. Untuk pemesanan silahkan sms nama, alamat, nomor telepon dan jumlah pesanan ke 085692263999. Ongkos kirim GRATIS ke seluruh Indonesia.
|
Berita Terbaru
| Produk Baru: Chlocyanin 21/05/2012 | Administrator Mulai tanggal 1 Juni 2012, kami menyediakan produk baru yang bernama Chlocyanin. Chlocyanin adalah serbuk minuman alami yang merupakan perpaduan antara KLOROFIL (CHLOROPHYLL) yaitu pigmen hijau d [ ... ] | Berita Lainnya | |
Berita Kesehatan
| Hati-Hati...Susu Formula Bikin Bayi Kegemukan Lho 06/06/2012 | Administrator Bayi yang mengkonsumsi susu formula ternyata adalah yang paling rawan mengalami kegemukan pada usia lima tahun.Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bertambahnya berat badan bayi dalam waktu yang lebih [ ... ] | Berita Lainnya | |
Artikel Terbaru
| Alquran dan Sains: Manfaat Air Susu Ibu (ASI) 25/04/2012 | Administrator Oleh: DR Abdul Basith Jamal & DR Daliya Shadiq Jamal Setelah proses penciptaan dan perkembangan janin sempurna, maka janin tersebut siap untuk meninggalkan tempat di mana selama ini ia tempati, y [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Artikel Kesehatan
| Anak Alergi Susu, Kok Bisa? 04/04/2012 | Administrator Alergi susu dapat diartikan ketika sistem kekebalan anak keliru dalam mengenali protein susu sebagai sesuatu yang berbahaya dan harus dilawan. Gejala yang terjadi pada alergi susu sapi secara umum ham [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Tips Kesehatan
| Pengapuran? Bukan Susu Obatnya 04/04/2012 | Administrator Selama ini, masyarakat awam sering menyamakan osteoporosis dengan pengapuran. Padahal, menurut ahli ortopedik, dr Andre Pontoh, SpOT, kedua hal ini beda jauh. Menurutnya, Osteoporosis adalah penyakit [ ... ] | Tips Lainnya | |
Info Sehat
| Mengenal Susu dan Manfaatnya 22/05/2012 | Administrator Dalam menu sehat dikenal istilah "empat sehat lima sempurna". Penyempurna ini adalah susu. Istilah ini tidak berlebihan karena minuman putih bersih ini memiliki kandungan nutrisi yang lengkap diband [ ... ] | Info Lainnya | |
Data Penyakit
| Gastroenteritis Infeksiosa
Gastroenteritis Infeksiosa
DEFINISI
Gastroenteritis Infeksiosa adalah suatu infeksi saluran pencernaan yang menyebabkan muntah dan diare. | Data Lainnya | |















