| Memahami Produksi ASI pada Tubuh |
|
|
|
| Written by Administrator | |||
| Tuesday, 13 January 2009 07:00 | |||
|
Seketika saat seorang wanita menyusui anaknya, maka produksi air susu ibu (ASI) akan berdasarkan kebutuhan. Namun, sebenarnya produksi ASI jauh sebelum kehadiran bayi yaitu pada usia kehamilan enam bulan.
ASI yang keluar pertama kali biasa disebut kolostrum. Dengan warna yang keruh dan kental, kolostrum tinggi kandungan kalori untuk menciptakan antibodi di tubuh si kecil pada lima hari pertama. Penyakit atau masalah kesehatan ini dapat dibantu penyembuhannya dengan mengkonsumsi Susu Kolostrum secara rutin. Hormon progesteron pada tubuh wanita hamil membatasi produksi kolostrum, namun hal sebaliknya terjadi sesaat setelah proses persalinan. Hormon itu secara otomatis turun. Hormon yang memproduksi ASI yaitu prolaktin tidak lagi terhalang oleh progesteron sehingga ibu bisa menyusui secara optimal. Terutama terasa pada 4-5 hari pertama usia persalinan, payudara akan terasa penuh dan mengeras ketika ASI diprodusi dalam jumlah yang dibutuhkan bayi. Jika hal itu terjadi, maka sebaiknya segera susui bayi sehingga dapat menstimulasi produk ASI selanjutnya. Hal itu juga berarti, jika bayi tidak cukup menyusu maka produksi ASI juga otomatis akan menurun. Apabila ibu ingin meningkatkan produksi ASI maka pastikan bayi menyusu hingga payudara terasa kosong. Bila perlu, kosongkan ASI yang tersisa dengan memerahnya. ASI terdiri dari dua komponen yaitu foremilk yang keluar pada saat awal bayi menyusu yang akan memenuhi rasa haus bayi. Kemudian bagian kedua ASI adalah hindmilk yang lebih kental serta kaya kandungan lemak untuk membantu pertumbuhan bayi. Sangat penting bayi Anda memperoleh hindmilk. Jadi jangan paksa bayi untuk berhenti menyusu sebelum dia selesai. Biasanya bayi akan mengakhiri dengan tidur atau melepas mulutnya. Jangan lupa untuk memberikannya ASI dari payudara yang lain. Bila bayi Anda tidak menghabiskan ASI dari payudara itu, segera kosongkan dengan memerahnya. Bayi yang baru lahir kemungkinan akan membutuhkan 10-12 kali menyusu dalam 24 jam. Artinya, bayi akan menyusu sekitar 3-4 jam. Jika dia disusui lebih dari itu, kemungkinan dia tidak akan menyelesaikan proses menyusu hingga habis. Ibu bisa menandai hal itu dengan let-down reflex yaitu berupa rasa geli yang mengisyaratkan keluarnya ASI dari payudara Anda. Refleks semacam itu juga bisa terjadi seketika ibu mendengar bayinya menangis. Jika perlu gunakan pad atau lapisan khusus ibu menyusui untuk mencegah ASI bocor pada pakaian. Ibu perlu mengingat, selama minggu pertama, proses menyusui akan menstimulasi rahim Anda untuk berkontraksi kembali ke kondisi semula. Terkadang hal itu menimbulkan kram sementara pada perut. FORTICO susu bubuk skim dengan kolostrum diformulasikan dan dikembangkan secara khusus oleh Smart Naco, Sdn, Bhd. ini adalah komponen Bio-aktif yang diperoleh dari sumber bahan terbaik dari New Zealand untuk meningkatkan kesehatan secara maksimum. Dapatkan Susu Kolostrum FORTICO original hanya di SusuKolostrum.com. Untuk pemesanan silahkan sms nama, alamat, nomor telepon dan jumlah pesanan ke 085692263999. Ongkos kirim GRATIS ke seluruh Indonesia.
|
Berita Terbaru
| Produk Baru: Chlocyanin 21/05/2012 | Administrator Mulai tanggal 1 Juni 2012, kami menyediakan produk baru yang bernama Chlocyanin. Chlocyanin adalah serbuk minuman alami yang merupakan perpaduan antara KLOROFIL (CHLOROPHYLL) yaitu pigmen hijau d [ ... ] | Berita Lainnya | |
Berita Kesehatan
| Hati-Hati...Susu Formula Bikin Bayi Kegemukan Lho 06/06/2012 | Administrator Bayi yang mengkonsumsi susu formula ternyata adalah yang paling rawan mengalami kegemukan pada usia lima tahun.Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bertambahnya berat badan bayi dalam waktu yang lebih [ ... ] | Berita Lainnya | |
Artikel Terbaru
| Alquran dan Sains: Manfaat Air Susu Ibu (ASI) 25/04/2012 | Administrator Oleh: DR Abdul Basith Jamal & DR Daliya Shadiq Jamal Setelah proses penciptaan dan perkembangan janin sempurna, maka janin tersebut siap untuk meninggalkan tempat di mana selama ini ia tempati, y [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Artikel Kesehatan
| Anak Alergi Susu, Kok Bisa? 04/04/2012 | Administrator Alergi susu dapat diartikan ketika sistem kekebalan anak keliru dalam mengenali protein susu sebagai sesuatu yang berbahaya dan harus dilawan. Gejala yang terjadi pada alergi susu sapi secara umum ham [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Tips Kesehatan
| Pengapuran? Bukan Susu Obatnya 04/04/2012 | Administrator Selama ini, masyarakat awam sering menyamakan osteoporosis dengan pengapuran. Padahal, menurut ahli ortopedik, dr Andre Pontoh, SpOT, kedua hal ini beda jauh. Menurutnya, Osteoporosis adalah penyakit [ ... ] | Tips Lainnya | |
Info Sehat
| Mengenal Susu dan Manfaatnya 22/05/2012 | Administrator Dalam menu sehat dikenal istilah "empat sehat lima sempurna". Penyempurna ini adalah susu. Istilah ini tidak berlebihan karena minuman putih bersih ini memiliki kandungan nutrisi yang lengkap diband [ ... ] | Info Lainnya | |
Data Penyakit
| Kelainan Ginjal & Saluran Kemih Bawaan
Kelainan Ginjal & Saluran Kemih Bawaan
DEFINISI
Kelainan bawaan pada ginjal dan saluran kemiih lebih sering ditemukan daripada kelainan bawaan pada bagian tubuh lainnya. | Data Lainnya | |
















