| Kiat Hamil Bebas Infeksi |
|
|
|
| Written by Administrator | |||
| Monday, 05 January 2009 07:00 | |||
|
Beberapa tahun lalu, masyarakat sempat dikejutkan oleh infeksi tokso yang menyerang beberapa selebritis wanita yang tengah hamil. Sebenarnya infeksi apakah itu?
Toksoplasmosis adalah infeksi yang diakibatkan oleh sejenis parasit toksoplasma gondii, yang menyerang jaringan saraf. Virus yang pertama kali ditemukan pada limpa dan hati hewan pengerat, Ctenodactyles gondii di Afrika Utara ini, termasuk golongan protozoa yang biasanya masuk ke dalam tubuh manusia melalui pencernaan. Penyakit atau masalah kesehatan ini dapat dibantu penyembuhannya dengan mengkonsumsi Susu Kolostrum secara rutin. Visus toksoplasma biasanya terdapat pada bulu kucing dan hewan peliharaan rumah lainnya. Juga, ada pada daging setengah matang, buah-buahan atau sayuran yang tercemar tinja hewan peliharaan, misalnya kucing yang mengandung virus tersebut. Menurut March of Dimer, Lembaga Penelitian Khusus Ibu dan Anak Amerika, pada 40% wanita hamil yang mengidap toksoplasmosis pada awal kehamilan, janin yang dilahirkan akan terinfeksi. Namun, penelitian selanjutnya menyebutkan bahwa 90% bayi yang terinfeksi lahir dengan normal. Selain virus toksoplasma, parasit rubella yang biasa disebut campak Jerman juga patut diwaspadai ibu hamil. Kemungkinan kelainan bawaan sejak lahir pada bayi sangat tinggi, jika terpapar oleh parasit tersebut. Biasanya untuk mendeteksi parasit toksoplasma dan rubella dilakukan pemeriksaan yang dikenal dengan Torch. Sebenarnya Torch merupakan singkatan toksoplasma, rubela, cytomegalo, dan herpes. Pemeriksaan itu sering dilakukan untuk menghindari penularan infeksi penyakit-penyakit tersebut terhadap janin. Ada dua jenis imonuglobulin yang biasanya menandai pemaparan virus tersebut, IgG yang menunjukkan bahwa penderita pernah terpapar toksoplasma dan pada saat ini sudah memiliki antibodinya. Kemudian, IgM artinya keadaan penderita saat ini, apakah sedang terinfeksi atau tidak terinfeksi oleh toksoplasma. Untuk menyatakan terpapar virus toksoplama dan infeksi lain, maka hasil tes IgG dan IgM harus positif. Tidak bisa kalau salah satu negatif. Penilaian hasil pemeriksaan harus dilakukan dengan cermat untuk menghindari kesalahan penafsiran dapat mengakibatkan pemberian obat yang sebenarnya tidak diperlukan. Umumnya, bayi yang lahir dari ibu yang positif terpapar toksoplasmosis bisa terserang di beberapa bagian tubuh seperti retinitis (radang retina mata), penambahan cairan otak (hidrosefalus), atau pengapuran pada otak dan hati. Guna mencegah terjadinya keguguran, pendarahan pada saat persalinan maupun kelainan bawaan pada bayi, diperlukan empat kali pemeriksaan pada ibu hamil. Pemeriksaan kandungan awal diperiksa pada usia kehamilan trisemester pertama. Kemudian, pemeriksaan kandungan kedua dilakukan pada usia trisemester kedua yaitu 4-6 bulan. Pada masa itu, denyut jantung janin sudah dapat didengarkan memakai peralatan khusus dokter. Selanjutnya, diperlukan dua kali pemeriksaan kandungan pada trisemester ketiga yaitu 7-9 bulan. Pengecekan tersebut berkaitan dengan sering terjadi kelainan janin pada usia tersebut. khusus bagi ibu hamil yang terpapar parasit toksoplasma disarankan untuk lebih sering berkonsultasi dengan dokter. Hal ini berkaitan dengan pengurangan resiko penularan toksoplasmosis sektiar 50% terhadap janin, dengan pengobatan intensif dan efisien kepada ibu hamil. (ri) Cegah Sebelum Terlambat Jenis parasit toksoplasma, rubella dan sebagainya, sangat mudah dicegah asalkan menerapkan pola hidup bersih. Hal-hal yang harus diperhatikan, antara lain: * Biasakan mencuci tangan, setiap kali sehabis beraktivitas, terutama jika anda akan menyantap makanan. * Pakailah sarung tangan jika sekiranya aktivitas yang Anda lakukan bersentuhan langsung dengan tanah, seperti berkebun dan bercocok tanam. * Biasakan mencuci bersih sayur dan buah yang akandikonsumsi. * Memasak daging hingga matang dengan pemanasan internal 70 derajat C 158 derajat F) sedikitnya 15-30 menit. Bersihkan tangan dengan air sabun Setelah memegang daging mentah. * Hindari mengkonsumsi susu yang tidak dipasteurisasi. * Jangan mengkonsumsi telur mentah atau setengah matang. * Hindari kontak langsung dengan tanah yang potensial sebagai tempat virus dan parasit berada, karena dapat bertahan dalam tanah dalam waktu yang sangat lama. * Hindari kontaminasi silang antara bahan mentah dengan bahan makan yang telah matang. * Jika Anda memelihara kucing, buanglah feses dari kandangnya setiap hari untuk mencegah ookista sprulasi. * Sering mencuci kandang kucing dengan air mendidih. Cegah agar kucing tidak makan daging mentah seperti memburu tikus atau binatang lainnya. FORTICO susu bubuk skim dengan kolostrum diformulasikan dan dikembangkan secara khusus oleh Smart Naco, Sdn, Bhd. ini adalah komponen Bio-aktif yang diperoleh dari sumber bahan terbaik dari New Zealand untuk meningkatkan kesehatan secara maksimum. Dapatkan Susu Kolostrum FORTICO original hanya di SusuKolostrum.com. Untuk pemesanan silahkan sms nama, alamat, nomor telepon dan jumlah pesanan ke 085692263999. Ongkos kirim GRATIS ke seluruh Indonesia.
|
Berita Terbaru
| Produk Baru: Chlocyanin 21/05/2012 | Administrator Mulai tanggal 1 Juni 2012, kami menyediakan produk baru yang bernama Chlocyanin. Chlocyanin adalah serbuk minuman alami yang merupakan perpaduan antara KLOROFIL (CHLOROPHYLL) yaitu pigmen hijau d [ ... ] | Berita Lainnya | |
Berita Kesehatan
| Hati-Hati...Susu Formula Bikin Bayi Kegemukan Lho 06/06/2012 | Administrator Bayi yang mengkonsumsi susu formula ternyata adalah yang paling rawan mengalami kegemukan pada usia lima tahun.Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bertambahnya berat badan bayi dalam waktu yang lebih [ ... ] | Berita Lainnya | |
Artikel Terbaru
| Alquran dan Sains: Manfaat Air Susu Ibu (ASI) 25/04/2012 | Administrator Oleh: DR Abdul Basith Jamal & DR Daliya Shadiq Jamal Setelah proses penciptaan dan perkembangan janin sempurna, maka janin tersebut siap untuk meninggalkan tempat di mana selama ini ia tempati, y [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Artikel Kesehatan
| Anak Alergi Susu, Kok Bisa? 04/04/2012 | Administrator Alergi susu dapat diartikan ketika sistem kekebalan anak keliru dalam mengenali protein susu sebagai sesuatu yang berbahaya dan harus dilawan. Gejala yang terjadi pada alergi susu sapi secara umum ham [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Tips Kesehatan
| Pengapuran? Bukan Susu Obatnya 04/04/2012 | Administrator Selama ini, masyarakat awam sering menyamakan osteoporosis dengan pengapuran. Padahal, menurut ahli ortopedik, dr Andre Pontoh, SpOT, kedua hal ini beda jauh. Menurutnya, Osteoporosis adalah penyakit [ ... ] | Tips Lainnya | |
Info Sehat
| Mengenal Susu dan Manfaatnya 22/05/2012 | Administrator Dalam menu sehat dikenal istilah "empat sehat lima sempurna". Penyempurna ini adalah susu. Istilah ini tidak berlebihan karena minuman putih bersih ini memiliki kandungan nutrisi yang lengkap diband [ ... ] | Info Lainnya | |
Data Penyakit
| Kekurangan & Kelebihan Zat Besi
Kekurangan & Kelebihan Zat Besi
DEFINISI
Zat besi adalah suatu komponen dari berbagai enzim yang mempengaruhi seluruh reaksi kimia yang penting di dalam tubuh. | Data Lainnya | |















