| Bumi Makin Panas, Nyamuk pun Jadi Ganas |
|
|
|
| Written by Administrator | |||
| Thursday, 29 November 2007 10:34 | |||
|
Isu pemanasan global sebenarnya sudah mengemuka sejak beberapa tahun lalu, tapi tak banyak masyarakat yang peduli. Padahal selain berdampak pada alam pemanasan global juga berdampak langsung pada kesehatan. Yang sudah kita rasakan adalah makin ganasnya penyakit terutama yang disebabkan oleh nyamuk.
Jika menyebut penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) 30 tahun lalu, tak banyak orang yang tahu, karena hanya beberapa orang saja yang terserang. Kala itu DBD sama dengan flu burung sekarang, penyakit yang baru, aneh, serta sukar diobati. Belakangan DBD terus menyebar bukan saja di kota-kota besar tapi hingga berbagai kabupaten dan desa. Penyakit ini juga tak lagi hanya menyerang anak-anak, tapi semua usia termasuk orang lanjut usia. Dari tahun ke tahun kasus demam berdarah tak pernah bisa ditekan angkanya. Di DKI Jakarta saja korban penyakit ini pada bulan Januari-April 2007 mencapai 11.094 orang. Beberapa faktor yang melatarbelakangi antara lain perubahan pola cuaca sehingga meningkatkan peluang hidup nyamuk DBD. Membiarkan air tergenang di tempat terbuka dalam jangka waktu lama, turut menyuburkan nyamuk. "Penyakit ini telah berubah menjadi lebih ganas dan itu diperkirakan karena perubahan iklim global dan meningkatnya efek rumah kaca di atmosfer bumi," kata Dr Zarfil Talal, dosen senior Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, dalam Seminar Penanggulangan DBD, di Kalimantan (24/11) seperti dikutip Antara. Para ahli lingkungan telah memperingatkan kenaikan suhu bumi juga bisa meningkatkan angka kasus penyakit dengan vektor nyamuk, seperti malaria, demam berdarah, chikungunya, Japanese encephalitis (radang otak), dan filariasis lantaran perubahan bionomik nyamuk. Dalam suhu meningkat dengan kelembaban tertentu, nyamuk semakin beringas dan ingin kawin. Jika suhu meningkat tiga derajat Celsius, diperkirakan kasus penularan penyakit melalui nyamuk meningkat dua kali lipat. Genangan air hujan pada daerah bersuhu hangat, yaitu 26-28 derajat Celsius, sangat disukai nyamuk. Pada suhu di atas 28 derajat Celsius nyamuk cenderung bertelur empat kali lebih banyak. Dalam kondisi normal nyamuk bertelur 50-100 butir, sedangkan pada suhu panas bisa bertelur 200-400 butir. Sebenarnya pemberantasan penyakit DBD relatif mudah karena kita sudah tahu nyamuk sebagai media penularannya. "Bila nyamuk sudah tidak ada lagi, maka DBD akan hilang," kata Zarfil. Upaya yang bisa dilakukan semua orang adalah dengan tidak membiarkan adanya sarang-sarang nyamuk; jangan barkan selokan terbuka, dan sampah berserakan, timbun kaleng dan apa saja yang membuat nyamuk mudah bersarang. Lakukan pengasapan jika diketahui ada serangan DBD di sekitar kita. Penyakit atau masalah kesehatan ini dapat dibantu penyembuhannya dengan mengkonsumsi Susu Kolostrum secara rutin.FORTICO susu bubuk skim dengan kolostrum diformulasikan dan dikembangkan secara khusus oleh Smart Naco, Sdn, Bhd. ini adalah komponen Bio-aktif yang diperoleh dari sumber bahan terbaik dari New Zealand untuk meningkatkan kesehatan secara maksimum. Dapatkan Susu Kolostrum FORTICO original hanya di SusuKolostrum.com. Untuk pemesanan silahkan sms nama, alamat, nomor telepon dan jumlah pesanan ke 085692263999. Ongkos kirim GRATIS ke seluruh Indonesia.
|
Berita Terbaru
| Produk Baru: Chlocyanin 21/05/2012 | Administrator Mulai tanggal 1 Juni 2012, kami menyediakan produk baru yang bernama Chlocyanin. Chlocyanin adalah serbuk minuman alami yang merupakan perpaduan antara KLOROFIL (CHLOROPHYLL) yaitu pigmen hijau d [ ... ] | Berita Lainnya | |
Berita Kesehatan
| Hati-Hati...Susu Formula Bikin Bayi Kegemukan Lho 06/06/2012 | Administrator Bayi yang mengkonsumsi susu formula ternyata adalah yang paling rawan mengalami kegemukan pada usia lima tahun.Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bertambahnya berat badan bayi dalam waktu yang lebih [ ... ] | Berita Lainnya | |
Artikel Terbaru
| Alquran dan Sains: Manfaat Air Susu Ibu (ASI) 25/04/2012 | Administrator Oleh: DR Abdul Basith Jamal & DR Daliya Shadiq Jamal Setelah proses penciptaan dan perkembangan janin sempurna, maka janin tersebut siap untuk meninggalkan tempat di mana selama ini ia tempati, y [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Artikel Kesehatan
| Anak Alergi Susu, Kok Bisa? 04/04/2012 | Administrator Alergi susu dapat diartikan ketika sistem kekebalan anak keliru dalam mengenali protein susu sebagai sesuatu yang berbahaya dan harus dilawan. Gejala yang terjadi pada alergi susu sapi secara umum ham [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Tips Kesehatan
| Pengapuran? Bukan Susu Obatnya 04/04/2012 | Administrator Selama ini, masyarakat awam sering menyamakan osteoporosis dengan pengapuran. Padahal, menurut ahli ortopedik, dr Andre Pontoh, SpOT, kedua hal ini beda jauh. Menurutnya, Osteoporosis adalah penyakit [ ... ] | Tips Lainnya | |
Info Sehat
| Mengenal Susu dan Manfaatnya 22/05/2012 | Administrator Dalam menu sehat dikenal istilah "empat sehat lima sempurna". Penyempurna ini adalah susu. Istilah ini tidak berlebihan karena minuman putih bersih ini memiliki kandungan nutrisi yang lengkap diband [ ... ] | Info Lainnya | |
Data Penyakit
| Ulkus Kornea
Ulkus Kornea
DEFINISI
Ulkus Kornea adalah luka terbuka pada lapisan kornea yang paling luar. | Data Lainnya | |















