Kulit Bersinar Berkat Suntik Vitamin C PDF Print E-mail
User Rating: / 60
PoorBest 
Written by Administrator   
Saturday, 12 January 2008 23:22
Ingin kulit segar dan bersinar? Konon suntik vitamin C efektif mewujudkan keinginan tersebut.. Apa iya?
Mempercantik diri dengan dengan vitamin C memang masih jarang orang mengenalnya. Suntik vitamin C sebenarnya sudah dikenal sejak tahun 1940. Dulu digunakan untuk pemulihan seseorang setelah mengalami sakit kronis, ataupun setelah operasi serta untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Kini, khususnya di ibukota Jakarta mulai banyak wanita yang menggunakan suntikan vitamin C. Suntik vitamin ini diyakini memiliki banyak manfaat. Sebagaimana manfaat vitamin C yang diketahui luas, lewat suntikan, kata Dr. Tina Wardhani Wisesa, SpKK., selain dapat meningkatkan daya tahan tubuh, juga memiliki efek antioksidan yang berguna menghambat proses penuaan kulit alias membuat orang awet muda. Tak heran, cara ini kini mulai dilirik kaum wanita.

Si Antioksidan yang Hebat
Vitamin C memiliki banyak manfaat yang sangat baik untuk kesehatan kulit dan tubuh. Vitamin ini diperlukan dalam pembentukan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan daya tahan tubuh, mempercepat penyembuhan luka dan membuat kulit bersih dan cerah. "Vitamin C juga antioksidan yang baik," tegas Dr. Tina.

Biasanya, orang memakai kosmetik yang mengandung vitamin untuk menjaga kehalusan kulitnya. Baik itu yang terdapat dalam sabun, handbody, bedak, pelembab, lipstik, hingga yang berupa suplemen vitamin. Sebenarnya, bukan vitamin C saja yang memiliki efek antioksidan, seperti yang sering tercantum dalam berbagai produk kosmetik, tapi juga vitamin lain seperti A, C, E dan F.

Yang diketahui luas, vitamin diberikan dalam bentuk oral. Padahal, vitamin tersebut--termasuk vit. C--bisa diberikan melalui suntikan. Khusus untuk vit C, sifat antioksidan-nyalah yang membuat orang begitu tertarik melakukannya.

Antioksidan, dijelaskan Tina, berkaitan dengan sel-sel tubuh yang pada akhirnya akan rusak. Kondisi ini dipengaruhi faktor usia, penyakit, pola makan, polusi dan sinar matahari. Sel yang rusak akan menghasilkan zat radikal (racun) atau senyawa yang menghancurkan atau mempengaruhi (oksida) sel-sel yang masih baru sehingga kulit akan tampak kusam, berkerut, muncul flek hitam dan cepat tua. Di sinilah gunanya vitamin-vitamin yang memiliki efek antioksidan seperti suntik vitamin C.

Suntik vitamin C, jelas Tina, dapat membuat kulit cantik dan awet muda. Ini berkaitan dengan salah satu cara kerja vitamin ini, yakni menghambat kerja enzim tirosinase yang berperan dalam pembentukan pigmen, sehingga kulit terlihat cerah dan bersih. Jika kulit terpapar sinar matahari, maka enzim ini akan terangsang untuk membentuk pigmen.

Lebih Aman Dibanding Oral
Suntik vitamin C, bisa dibilang aman dilakukan oleh siapapun asal sesuai kebutuhan. "Biasanya dokter akan memberi suntikan vitamin C kepada pasien berdasarkan indikasi. Apakah dia baru pulih dari sakit, punya masalah kulit seperti eksim, atau berjerawat.. Jadi, orang yang ingin suntik vitamin itu harus konsultasi dengan dokter, tidak sembarang minta disuntik agar kelihatan cantik dan awet muda," papar staf pengajar di Fakultas Kedokteran UI ini.

Seorang yang telah memiliki kulit yang sehat, meski warnanya tidak putih, lanjut Tina, tak perlu suntikan vitamin C. Terlebih jika tidak punya masalah dengan kesehatan, pola makan dan gaya hidupnya juga baik. Namun, jika ingin disuntik vitamin C pun sebenarnya tak memiliki dampak negatif.

"Sejauh ini tidak ada dampak negatif, meskipun diberikan pada orang yang memiliki riwayat sakit maag," ujarnya. Padahal, vitamin C dosis tinggi yang diberikan pada penderita maag secara oral (minum), bisa menimbulkan nyeri perut.. "Sebab, pemberian vitamin secara oral akan melewati lambung, sehingga perut akan terasa nyeri. Berbeda dengan suntik, karena langsung disuntikkan ke pembuluh darah, jadi aman-aman saja," terang Tina yang juga bertugas di Klinik Sakti Medika,Tebet Jakarta.

Untuk melakukan suntik vitamin C pun tak ada syarat-syarat khusus. Siapapun bisa kalau memang diperlukan. "Biasanya, suntik vitamin C dengan dosis 1 gr - 2 gr berdasarkan kondisi tubuh pasien," tambahnya. Suntik vitamin C memiliki efek lebih cepat untuk bermacam kondisi pada pasien karena langsung pada darah.

Seperti eksim, jerawat, flek-flek hitam, kulit keriput, baru sembuh dari penyakit, orang yang aktivitasnya tinggi, gaya hidup buruk, luka hingga bagi yang ingin kulitnya cerah dan bersih. Karena vitamin masuk ke pembuluh darah, langsung terdistribusi ke organ tubuh sehingga proses regenerasi sel-sel baru lebih cepat.

Berapa kali suntik?
Menurut Tina, suntik vitamin C biasanya diberikan satu kali dalam seminggu selama sebulan. Namun dapat dilakukan sebulan sekali atau sesekali saja jika memang diperlukan. Namun bila kondisi tubuh dan kulit sehat-sehat saja tak perlu suntikan vitamin C. "Biasa ada pasien yang datang dan langsung minta suntik vitamin. Namun setelah dijelaskan kegunaan dan lain-lainnya dia baru mengerti. Jadi, kalau mau suntik sebaiknya konsultasikan ke dokter dulu, tidak sekadar ikut-ikutan," cerita Tina.

Bagaimana jika melakukannya terus menerus? Tak perlu khawatir. Sebab, jelas Tina, dampak negatifnya nyaris tak ada. Kecuali jika mengonsumsi vitamin C dosis tinggi lewat oral (mulut) karena bisa menimbulkan iritasi pada lambung, terutama bagi penderita sakit maag. Suntikan biasanya dilakukan pada lengan atau tangan.

Manfaat Lain Vitamin C
Masih banyak manfaat vitamin yang ditemukan oleh Albert Szent-Gyorgyi pada 1937 ini. Nama lain vitamin C, adalah asam askorbik. Vitamin ini sangat berperan dalam pembentukan jaringan penyambung, jaringan tulang, dan tulang gigi. Vitamin C juga berperan dalam membantu tubuh dalam penyerapan zat besi. Vitamin ini tersimpan dalam kelenjar adrenal, kelenjar lendir, ginjal, hati, indung telur, mata, dan organ yang lain.

Vitamin ini akan keluar saat kita berolah raga berat dan pada saat tekanan yang sangat tinggi. Nah, jika seseorang mengalami defisiensi (kekurangan) vitamin C, maka tubuh akan mengalami berbagai gangguan. Seperti sariawan, pembengkakan gusi, pengendoran pada gigi, pendarahan pada kulit dan selaput lendir, dan kulit menjadi tidak sensitif. Defisiensi vitamin juga akan mengakibatkan anemia pada bayi dan pada saat kehamilan. Tubuh memerlukan vitamin C dalam jumlah yang relatif banyak. Vitamin ini larut dalam air.

Kebutuhan vitamin. C setiap usia dan kondisi berbeda-beda. Orang dewasa dan anak di atas umur 4 tahun, membutuhkan 60 mg/hari. Vitamin C akan lebih banyak diperlukan oleh bayi, ibu hamil dan menyusui serta orang tua.

Sumber vitamin C antara lain berasal dari sayur-sayuran dan buah-buahan. Tomat, jeruk, jambu, di antara buah sumber vitamin C yang cukup tinggi. Jadi, bila pola makan Anda okey punya, cukup buah dan sayuran, tak kalah pentingnya dalam menyumbang kesegaran dan keindahan kulit tubuh.

Ini Dia Kulit Sehat
Memiliki kulit putih belum tentu sehat. Si pemilik kulit sawo matang atau yang merasa dirinya hitam, belum tentu warna itu menunjukkan kulitnya tidak sehat. Agar tidak salah menilai cantik tidaknya kulit Anda, kenali dulu ciri kulit sehat berikut ini:
 

    * Kulit terlihat cerah, tidak pucat dan memberi warna kulit asli rata.
       
    * Tak ada bintik-bintik kecokelatan atau putih
       
    * Tak tampak sisik pada kulit
       
    * Kulit terasa kenyal, lembab tapi tidak berminyak

Agar Kulit Sehat dan Cantik Berseri
Tak sulit memiliki kulit yang sehat, mulus sekaligus cantik berseri. Lakukan langkah berikut ini, niscaya orang akan memuji kehalusan kulit Anda:
 

    * Makan makanan yang mengandung gizi seimbang. Jadi, bukan sekadar mengenyangkan perut dengan makanan seperti bakso, tanpa konsumsi sayur dan buah yang sangat baik untuk menjaga keelastisan dan kesehatan kulit.
       
    * Perbanyak minum air putih, dua liter dalam sehari.
       
    * Olah raga secara teratur. Sebaiknya tiga kali seminggu. Tak perlu berat, cukup dengan berjalan kaki, naik tangga ataupun senam sambil nonton teve.
       
    * Cukup istirahat. Jangan memaksakan diri jika sudah lelah beraktivitas, apalagi begadang yang tak perlu. Ingat, tubuh pun butuh istirahat..
       
    * Atasi stres dengan baik, kepala dingin dan lebih dekat dengan sang Pencipta. Jangan menghindar dari masalah karena malah bisa menambah stres, lebih baik cari solusi yang tepat..
       
    * Lakukan perawatan kulit sesuai jenis kulit Anda. Jadi, sebaiknya kenali jenis kulit baru melakukan perawatan.
       
    * Bila perlu, konsumsi vitamin atau suplemen.

Jenis Kulit:
 

   1. Kulit kering. Kulit terlihat lebih bersisik dan tidak kenyal.
       
   2. Kulit normal. Kulit tidak bersisik, tidak mengkilat dan terlihat berseri secara keseluruhan.
       
   3. Kulit berminyak. Cenderung mengkilat tapi di seluruh permukaan tubuh tidak demikian. Jadi, hanya di sekitar wajah, lengan dan tungkai serta tidak terlihat segar.

Penyakit atau masalah kesehatan ini dapat dibantu penyembuhannya dengan mengkonsumsi Susu Kolostrum secara rutin.

FORTICO susu bubuk skim dengan kolostrum diformulasikan dan dikembangkan secara khusus oleh Smart Naco, Sdn, Bhd. ini adalah komponen Bio-aktif yang diperoleh dari sumber bahan terbaik dari New Zealand untuk meningkatkan kesehatan secara maksimum.

Dapatkan Susu Kolostrum FORTICO original hanya di SusuKolostrum.com.

Untuk pemesanan silahkan sms nama, alamat, nomor telepon dan jumlah pesanan ke 085692263999.

Ongkos kirim GRATIS ke seluruh Indonesia.