|
Scanning Tomografi Terkomputerisasi Pada Pankreas |
|
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Tuesday, 21 June 2011 17:21 |
Scanning Tomografi Terkomputerisasi Pada Pankreas
|
|
|
DEFINISI
Selama tes Scanning Tomografi Terkomputerisasi, serangkaian sinar-X dipancarkan masuk melalui bagian atas perut dan memungkinkan dokter untuk mengetahui perbedaan ketebalan jaringan. Citra computer hasil temuan kemudian ditampilkan di layar monitor. Serangkaian citra potongan melintang pancreas dapat memberikan detail pancreas, |
Scanning Tomografi Terkomputerisasi juga dapat digunakan untuk membedakan pancreas dan organ-organ serta pembuluh darah di sekitarnya jika terdapat cukup lemak di antara struktur-struktur tersebut. Suatu jenis cairan yang disebut media kontras mungkin akan diberikan secara intravena atau secara oral untuk lebih memperjelas perbedaan-perbedaan densitas jaringan dan memastikan citra.
Mengapa tes Scanning Tomografi Terkomputerisasi dilakukan?
Scanning Tomografi Terkomputerisasi pada pancreas dilakukan dengan alasan-alasan sebagai berikut:
- Untuk mendeteksi kelainan-kelainan pada pancreas, seperti kanker atau struktur-struktur yang abnormal yang disebut pseudocyst.
- Untuk mendeteksi atau mengevaluasi pankreatitis.
Apa yang seharusnya dilakukan?
- Anda akan diminta untuk berpuasa setelah tengah malam sebelum tes.
- Seorang perawat atau teknisi akan menerangkan prosedurnya pada Anda. Cara ini tidak menimbulkan rasa sakit.
- Anda akan diminta untuk tetap diam selama tes berlangsung dan secara periodic menahan nafas.
- Mungkn Anda akan diberi cairan kontras secara intravena atau oral, atau keduanya, untuk memperjelas citra pancreas. Laporkan pada dokter atau perawat bila terjadi efek samping dari cairan, seperti muntah, terasa hangat, pusing atau berkeringat.
- Riwayat kesehatan Anda akan diperiksa untuk mempelajari reaksi terhadap barium dan untuk reaksi alergi terhadap yodium, kerang-kerangan, atau cairan kontras yang digunakan pada tes yang dilakukan pada waktu belakangan.
- Jika digunakan cairan kontras secara oral, itu diberikan sebelum tes.
Apa yang terjadi selama tes Scanning Tomografi Terkomputerisasi?
- Anda akan ditempatkan pada meja yang bisa digeser-geser yang ditempatkan pada bagian pojok alat scanner.
- Serangkaian sinar-X dipancarkan dan direkam. Informasi direkonstruksi sebagai citra di layar monitor. Citra tersebut dipelajari dan citra yang dikehendaki di foto.
- Setelah serangkaian pertama sinar-X selesai diberikan citra diperiksa. Kemudian cairan kontras mungkin diberikan diikuti serangkaian penyinaran sinar-X lanjutan.
- Anda diperiksa apakah terdapat reaksi alergi seperti gatal-gatal, perubahan tekanan darah, bengkak atau pusing.
Apakah tes Scanning Tomografi Terkomputerisasi berisiko?
Scanning Tomografi Terkomputerisasi pada pankreas seharusnya tidak diberikan selama kehamilan atau jika dibutuhkan cairan kontras, pada orang-orang yang mempunyai riwayat alergi terhadap yodium, atau mempunyai penyakit ginjal atau hati.
Apa yang dimaksud dengan hasil yang normal?
Biasanya pancreas mempunyai densitas yang seragam, terlebih bila digunakan cairan kontras melalui intravena. Kelenjar secara normal tebal dari ekor sampai kepala dan mempunyai permukaan yang halus.
Penggunaan cairan kontras melalui oral membantu membedakan lambung dan usus dua belas jari dan citra pancreas, khususnya pada orang-orang dengan sedikit lemak, misalnya anak-anak dan orang yang kurus.
Apa yang dimaksud dengan hasil yang abnormal?
Karena densitas jaringan pancreas yang terkena kanker mirip dengan yang normal, maka perubahan pada ukuran dan bentuk yang membantu dokter untuk mendiagnosa beberapa kanker dan pseuokista (abnormalitas dan pembesaran rongga)>
Scanning Tomografi Terkomputerisasi mungkin juga membantu dokter untuk mendiagnosa pankreatitis. Pankreatitis akut menyebabkan meluas danmembesarnya pancreas. Pada pankreatitis kronis, pancreas mungkin muncul normal, membesar atau berkerut, tergantung pada parahnya penyakit. |
|
Angigrafi Kelenjar Limfa (Lymphangiography) |
|
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Tuesday, 21 June 2011 17:20 |
Angigrafi Kelenjar Limfa (Lymphangiography)
|
|
|
DEFINISI
Angiografi kelenjar limfa digunakan untuk memeriksa pembuluh limfa. Angiografi kelenjar limfa dilakukan dengan pemeriksaan sinar-X serial setelah dokter menyuntikkan cairan kontras khusus pada pembuluh limfa di kedua kaki atau yang lebih jarang di kedua tangan. Nama lain dari tes Angiografi kelenjar limfa adalah lymphangiography. |
Cairan kontras yang disuntikkan pada kaki memungkinkan dokter memeriksa kelenjar limfa pada tungkai, selangkangan dan daerah iliaka, serta retroperitoneum sampai ke pembuluh limfa dada. Injeksi pada tangan memungkinkan pemeriksaan terhadap kelenjar limfa di ketiak dan supraklavikular.
Pemeriksaan sinar-X segera dilakukan setelah injeksi untuk menunjukkan pengisian system pembuluh limfa dan kemudian setelah 24 jam dilakukan penyinaran lagi untuk memeriksa kelenjar limfa. Karena cairan kontras akan berada pada kelenjar selama lebih dari 2 tahun, maka juga dilakukan pemeriksaan sinar-X sesudahnya.
Mengapa tes lymphangiography dilakukan?
Angiografi kelenjar limfa dilakukan karena beberapa alasan berikut ini :
- Untuk mendeteksi dan menentukan stadium limfoma dan untuk mengidentifikasi penyebaran kanker pada kelenjar limfa.
- Untuk membantu terapi pembedahan atau mengevaluasi keefektifan kemoterapi dan terapi radiasi dalam pengontrolan kanker.
- Untuk menginvestigasi pembesaran kelenjar limfa yang sudah terdeteksi dengan CAT scan atau ultrasonografi.
Apa yang harus Anda ketahui sebelum tes Angiografi kelenjar limfa?
- Anda akan mempelajari tes Angiografi kelenjar limfa, termasuk siapa yang akan melakukan, dimana dan perkiraan lamanya tes (sekitar 3 jam). Juga dilakukan penyinaran tambahan pada hari berikutnya, tetapi hanya akan berlangsung selama 30 menit.
- Injeksi cairan kontras biru pada kedua kaki menyebabkan sedikit rasa tidak nyaman, dan cairan akan mengubah warna urine dan feses selama 48 jam dan kulit dan penglihatan Anda menjadi kebiruan selama 48 jam.
- Obat anestesi local akan diinjeksikan sebelum dibuat insisi kecil pada kedua kaki. Kemudian cairan kontras diinjeksikan selama ½ jam dengan menggunakan kanula yang dimasukkan ke pembuluh limfa. Selama penyuntikkan Anda sebisa mungkin tidak bergerak.
- Katakan pada dokter atau perawat jika Anda alergi terhadap kerang-kerangan (seperti kerang atau udang), yodium, atau cairan kontras pada pemeriksaan medis lainnya.
- Jika tes Angiografi kelenjar limfa dilakuakan pada pasien rawat jalan harus ada teman yang menemaninya.
- Tepat sebelum tes Angiografi kelenjar limfa Anda harus buang air kecil. Anda akan mendapat obat tidur dan obat-obatan lain.
- Anda perlu menandatangani surat yang menyatakan persetujuan Anda untuk melakukan tes . Pastikan untuk membaca surat ini dengan hati-hati dan tanyakan bila ada bagian yang tidak Anda mengerti.
Apa yang terjadi selama tes Angiografi kelenjar limfa?
- Dilakukan penyinaran sinar-X pendahuluan pada dada dan kulit pada setiap kaki dibersihkan dengan antispetik.
- Dokter menginjeksikan cairan kontras biru pada daerah di antara kedua jari kaki, biasanya pada antara jari pertama dan kedua serta jari keempat dan kelima.
- Cairan kontras akan terinfiltrasi pada system pembuluh limfa dan dalam waktu 15 sampai 30 menit pada pembuluh limfa akan tampak garis kecil berwarna biru pada permukaan atas di punggung kaki.
- Dokter akan menyuntikkan anestesi lokal pada setiap kaki dan membuat insisi kecil untuk memaparkan pembuluh limfa. Kemudian dokter memasukkan kanula dan dengan perlahan memasukkan cairan kontras. Mungkin digunakan fluoroskopi memonitor pengisian system pembuluh limfa.
- Jarum dilepas insisi dijahit dan dipasang perban.
- Dilakukan penyinaran dengan sinar-X pada tungkai , pelvis, perut dan dada.
- Anda kemudian diantar ke ruangan Anda, tetapi harus kembali 24 jam kemudian untuk penyinaran tambahan.
Apa yang terjadi setelah tes Angiografi kelenjar limfa
- Anda akan berulang kali diperiksa. Katakan pada perawat jika nafas Anda pendek-pendek, nyeri pada dada atau merasa panas.
- Anda akan istirahat di tempat tidur selama 24 jam dengan kaki terangkat untuk membantu mengurangi pembengkakan. Perawat akan mengompres tempat insisi dengan es untuk membantu mengurangi pembengkakan dan memberi Anda obat anti nyeri.
- Tempat insisi mungkin akan terasa nyeri selama beberapa hari setelah tes. Perban biasanya dipasang selama 2 hari untuk memastikan bahwa luka tersebut kering.
- Anda akan mendapat sinar-X lanjutan, jika diperlukan.
Apakah tes Angiografi kelenjar limfa berisiko?
Tes Angiografi kelenjar limfa tidak dilakukan pada penderita yang alergi terhadap cairan kontras, gangguan pernafasan, penyakit jantung, penyakit hati atau ginjal yang berat.
Apa yang dimaksud dengan hasil yang normal?
Normalnya, sistem pembuluh limfa akan terisi penuh dan rata dengan cairan kontras pada pemeriksaan sinar-X awal. Pada penyinaran setelah 24 jam, kelenjar limfa akan terisi penuh dengan cairan kontras dan batasnya tegas.
Apa yang dimaksud dengan hasil yang abnormal?
Pembesaran kelenjar yang tampak seperti busa menunjukkan limfoma, yaitu sejenis kanker yang berasal dari kelenjar limfa. Untuk menentukan stadium kanker diperlukan tes-tes lain. |
|
Written by Administrator
|
|
Tuesday, 21 June 2011 17:19 |
Alkalosis Respiratorik
|
|
|
DEFINISI
Alkalosis Respiratorik adalah suatu keadaan dimana darah menjadi basa karena pernafasan yang cepat dan dalam menyebabkan kadar karbondioksida dalam darah menjadi rendah. |
|
PENYEBAB
Pernafasan yang cepat dan dalam disebut hiperventilasi, yang menyebabkan terlalu banyaknya jumlah karbondioksida yang dikeluarkan dari aliran darah.
Penyebab hiperventilasi yang paling sering ditemukan adalah kecemasan.
Penyebab lain dari alkalosis respiratorik adalah: - rasa nyeri - sirosis hati - kadar oksigen darah yang rendah - demam - overdosis aspirin.
|
|
GEJALA
Alkalosis respiratorik dapat membuat penderita merasa cemas dan dapat menyebabkan rasa gatal disekitar bibir dan wajah.
Jika keadaannya makin memburuk, bisa terjadi kejang otot dan penurunan kesadaran.
|
|
DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan hasil pengukuran kadar karbondioksida dalam darah arteri. pH darah juga sering meningkat.
|
|
PENGOBATAN
Biasanya satu-satunya pengobatan yang dibutuhkan adalah memperlambat pernafasan. Jika penyebabnya adalah kecemasan, memperlambat pernafasan bisa meredakan penyakit ini.
Jika penyebabnya adalah rasa nyeri, diberikan obat pereda nyeri.
Menghembuskan nafas dalam kantung kertas (bukan kantung plastik) bisa membantu meningkatkan kadar karbondioksida setelah penderita menghirup kembali karbondioksida yang dihembuskannya. Pilihan lainnya adalah mengajarkan penderita untuk menahan nafasnya selama mungkin, kemudian menarik nafas dangkal dan menahan kembali nafasnya selama mungkin. Hal ini dilakukan berulang dalam satu rangkaian sebanyak 6-10 kali.
Jika kadar karbondioksida meningkat, gejala hiperventilasi akan membaik, sehingga mengurangi kecemasan penderita dan menghentikan serangan alkalosis respiratorik. |
|
|
Written by Administrator
|
|
Tuesday, 21 June 2011 17:16 |
Asidosis Respiratorik
|
|
|
DEFINISI
Asidosis Respiratorik adalah keasaman darah yang berlebihan karena penumpukan karbondioksida dalam darah sebagai akibat dari fungsi paru-paru yang buruk atau pernafasan yang lambat.
Kecepatan dan kedalaman pernafasan mengendalikan jumlah karbondioksida dalam darah. Dalam keadaan normal, jika terkumpul karbondioksida, pH darah akan turun dan darah menjadi asam.
Tingginya kadar karbondioksida dalam darah merangsang otak yang mengatur pernafasan, sehingga pernafasan menjadi lebih cepat dan lebih dalam. |
|
PENYEBAB
Asidosis respiratorik terjadi jika paru-paru tidak dapat mengeluarkan karbondioksida secara adekuat. Hal ini dapat terjadi pada penyakit-penyakit berat yang mempengaruhi paru-paru, seperti: - Emfisema - Bronkitis kronis - Pneumonia berat - Edema pulmoner - Asma.
Asidosis respiratorik dapat juga terjadi bila penyakit-penyakit dari saraf atau otot dada menyebabkan gangguan terhadap mekanisme pernafasan. Selain itu, seseorang dapat mengalami asidosis respiratorik akibat narkotika dan obat tidur yang kuat, yang menekan pernafasan.
|
|
GEJALA
Gejala pertama berupa sakit kepala dan rasa mengantuk.
Jika keadaannya memburuk, rasa mengantuk akan berlanjut menjadi stupor (penurunan kesadaran) dan koma. Stupor dan koma dapat terjadi dalam beberapa saat jika pernafasan terhenti atau jika pernafasan sangat terganggu; atau setelah berjam-jam jika pernafasan tidak terlalu terganggu.
Ginjal berusaha untuk mengkompensasi asidosis dengan menahan bikarbonat, namun proses ini memerlukan waktu beberapa jam bahkan beberapa hari.
|
|
DIAGNOSA
Biasanya diagnosis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan pH darah dan pengukuran karbondioksida dari darah arteri.
|
|
PENGOBATAN
Pengobatan asidosis respiratorik bertujuan untuk meningkatkan fungsi dari paru-paru.
Obat-obatan untuk memperbaiki pernafasan bisa diberikan kepada penderita penyakit paru-paru seperti asma dan emfisema.
Pada penderita yang mengalami gangguan pernafasan yang berat, mungkin perlu diberikan pernafasan buatan dengan bantuan ventilator mekanik.
|
|
|
|