-->
Senin, 12 Mei 2008
| `Treadmill` Bantu Bayi Untuk Berjalan |
|
|
|
| Ditulis Oleh Administrator | ||||||
| Kamis, 29 November 2007 | ||||||
|
`Treadmills` rupanya tak hanya berguna untuk menjaga kebugaran belaka. Sebuah saran disampaikan Dale Ulrich dari `the University of Michigan's Division of Kinesiology` yang menyebut dengan menggunakan 'Treadmills' para orangtua bisa terbantu untuk mengatasi masalah syndrom kesulitan berjalan bagi para bayi mereka ketimbang mengguankan alat bantu berjalan tradisional.
Oleh Dale Ulrich, 'treadmill' bisa dijadikan cara bayi bagaiaman belajar berjalan ketimbang harus menggunakan cara tradisional dengan menggunakan alat bantu tertentu. `Down syndrome` merupakan sebuah gejala bagaiamana seorang bayi mengalami kesulitan untuk belajar berjalan. Karena itulah Dale Ulrich melibatkan 30 orangtua bayi yang masuk dalam kategori `Down syndrome' dimana ia menyarankan para orangtua untuk menggunakan `treadmills` setiap 8 menit setiap hari selama lima hari sepekan untuk membantu belajar. Jika para orangtua setuju maka bayi akan diletakan di atas treadmill dengan sebuah ikatan tertentu. Proses ini akan membuat bayi bisa berjalan lebih cepat 4 sampai lima bukan ketimbang dengan mengggunakan cara tradisional. Menurut Dale Ulrich jika para orangtua lebih intensif melakukan latihan maka bayi juga akan lebih cepat belajar. Peninmgkatan intensitas ini bisa memiliki interval 10, 20 dampai 30 menit untuk sekali latihan. Selain peningkatan jumlah menit, kecepatan treadmill juga sebaiknya dinaikan dimana bagi sejumlah bayi akan terasa ringan saat melangkah. Pada bayi yang mengalami `Down syndrome` biasanya akan tidak bisa berjalan meski mereka telah berusia 24 sampai 28 bulan. Malah Dale Ulrich mengatakan dengan mengguankan treadmill tidak hanya akan membantu bayi bisa belajar namun juga akan mampu meningkatan kemampuan `social skills`, `motor skills`, `perception and spatial cognition`. "Kunci dari latihan ini adalah bagaimana agar para bayi bisa belajar berjalan lebih cepat,' tandas Ulrich. Sejumlah ahli sangat yakin bahwa belajar merupakan sebuah faktor yang sangat kritikal untuk pengembangan disektor lainya. Sementara `Down syndrome' diperkirakan menjangkiri satu dari setiap 700 bayi yang dilahirkan. Studi Dale Ulrich dipublikasikan melalui `The journal of the American Physical Therapy Association`. Tambahkan sebagai favorit (12) | Kutip artikel ini pada situs Anda | Dilihat: 239
Beri Komentar
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6 |
||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
|
|
||||||||
|
|
||||||||
|
|






































































