Syawal
15
Kamis
1429 HIJRIAH
Berita Terbaru
Artikel Terbaru
Artikel Lainnya
Login Email Gratis
Member Area
Administrator
Main Menu
Home
Info Produk
Sertifikasi Halal & Mutu
Testimonial Indonesia
Testimonial Malaysia
Tanya Jawab
Harga Produk
Rencana Pemasaran
Jenjang Karir
Smart Support System
Cara Menjadi Member
Kode Etik Member
Pemesanan Produk
Pendaftaran Member Baru
Konfirmasi Pembayaran
Hubungi Kami
Alamat Mobile Stockist & Agen
Tabel Ongkos Kirim
Cara Pembayaran
Pencarian
Web Links
Gratis Untuk Anda
Kumpulan Video
Semua Ada Disini
Statistics
Pengunjung: 702021
Who's Online
Saat ini ada 6 tamu online
World Time Clock
Syndicate
Shout Box
Latest Message: 13 hours, 56 minutes ago
  • Admin : Semoga website ini memberikan manfaat untuk kita semua. Wassalam.
  • Admin : Untuk para pengunjung website susukolostrum.com, kami mohon maaf apabila seringkali tidak bisa langsung membalas pertanyaan anda mengingat keterbatasan waktu, namun demikian kami sudah menyediakan banyak tulisan di website ini sebagai sumber referensi untuk kita semua. Terima kasih.
  • Admin : komponen gizi yang terkandung dalam susu kolostrum dapat membantu memberikan daya tahan tubuh dan gizi tambahan kepada ibu yang hamil muda, terima kasih.
  • f3 : thanks mas admin, saya sdh baca artikelnya.
  • Admin : mbak f3 bisa melihatnya di «link»
  • f3 : thanks buat jawaban yg super cepat. wassalam
  • f3 : oh ya menurut upline saya kalau sedang hamil muda sebaiknya tdk minum susu IgG, bener ngga?
  • f3 : trims mas admin,
  • Admin : mbak f3, apabila ada perlemakan di liver boleh dilanjutkan konsumsi susu kolostrum sehari 1 sachet pada malam hari menjelang tidur, sepanjang tidak ada larangan dari dokter, karena susu kolostrum dapat membantu mengembalikan pemulihan liver. Demikian.
  • gast_1402 : mas admin tolong bantu dijawab pertanyaan dri f3 ya. thanks

Smilies?

Google PageRank Plus

Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini294
mod_vvisit_counterKemarin1408
mod_vvisit_counterMinggu Ini4430
mod_vvisit_counterBulan Ini13682
mod_vvisit_counterSeluruhnya194904


GrowUrl.com - growing your website





Software Murah Rulisoft.com





Advertisement


SusuKolostrum.com mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429H, Mohon Maaf Lahir dan Batin


Kamis, 16 Oktober 2008


Penyakit Asma, Kontrol Teratur, Cegah Kekambuhan PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 0
BurukTerbaik 
Ditulis Oleh Administrator   
Rabu, 28 November 2007

PENGETAHUAN yang terbatas tentang asma membuat penyakit ini seringkali tidak tertangani dengan baik. Akibatnya, jumlah penderita dari tahun ke tahun semakin meningkat.

Asma merupakan penyakit inflamasi (radang) kronik saluran napas yang menyebabkan peningkatan hiperesponsif jalan napas terhadap berbagai rangsangan. Akibatnya, timbul gejala episodik berulang seperti napas berbunyi, sesak napas, dada terasa berat, dan batuk- batuk terutama malam menjelang dini hari.

Penyebab utama asma yang paling sering adalah atopi atau alergi. Adapun penyebab lain dari penyakit keturunan ini antara lain debu rumah dengan tungaunya, bulu binatang, asap rokok, hingga asap obat nyamuk. Walaupun muncul secara periodik, jangan meremehkan penyakit ini.

Menurut Badan Kesehatan Dunia, WHO, penderita asma pada 2025 diperkirakan mencapai 400 juta. Prevalensi asma di dunia sangat bervariasi dan penelitian epidemiologi menunjukkan peningkatan kejadian asma, terutama di negara-negara maju.

Adapun di Indonesia, penyakit asma merupakan sepuluh besar penyebab kesakitan dan kematian. Selain mengganggu aktivitas, asma tidak dapat disembuhkan. Bahkan, dapat menimbulkan kematian. Data WHO memperkirakan, pada 2025 di seluruh dunia terdapat 255.000 jiwa meninggal karena asma.

Jumlah ini dapat meningkat lebih besar mengingat asma merupakan penyakit yang un-derdiagnosed. Sebagian besar atau 80 persen kematian justru terjadi di negara-negara berkembang. Tingginya angka kematian akibat asma banyak karena kontrol asma yang buruk. Hal ini juga karena sikap pasien dan dokter yang sering kali meremehkan tingkat keparahannya.

"Asma yang tidak terkontrol bisa menyebabkan kematian pada penderitanya karena napas bisa tiba-tiba terhenti. Asma tidak bisa disembuhkan, kalaupun sembuh hanya gejalanya saja yang hilang," kata Wakil Ketua Dewan Asma Indonesia (DAI) Prof Dr dr Heru Sundaru SpPD KAI di sela-sela seminar peluncuran Dewan Asma Indonesia di Jakarta, belum lama ini.

Namun, yang perlu diperhatikan, bila asma dapat dikendalikan, maka risiko kematian dapat dicegah. Karena gejala asma tidak sering muncul, maka perlu penanganan yang tepat. Penyakit asma tidak dapat disembuhkan dengan obat-obatan yang ada karena obat tersebut hanya berfungsi menghilangkan gejala. Namun, dengan mengontrol penyakit asma, penderita bisa bebas dari gejala penyakit yang mengganggu.

Ketua Dewan Asma Indonesia Prof Dr Faisal Yunus PhD Sp P(K) FCCP menambahkan, untuk menjadikan asma terkontrol diperlukan kerja sama antara dokter, pasien, dan masyarakat. Banyak penelitian menunjukkan, pencapaian level kontrol pasien asma di Indonesia sangat rendah. Hal ini berkorelasi positif dengan rendahnya penggunaan obat pengontrol (inhaled corticosteroid).

"Kondisi di Indonesia, pasien asma yang benar-benar terkontrol tidak ada. Bahkan, sebagian besar penderita asma tidak terkontrol," kata Prof Faisal. Menurut dia, sebagian dokter masih enggan meresepkan obat pengendali dengan berbagai alasan seperti tidak cukup waktu untuk menjelaskan cara penggunaan obat hirup yang benar, penulisan resep relatif lebih kompleks dan takut pada efek samping penggunaan stereoid.

Padahal, kontrol yang baik ini diharapkan dapat mencegah terjadinya eksaserbasi (kumatnya gejala penyakit asma), menormalkan fungsi paru-paru, serta meningkatkan kualitas hidup pasien.

"Penggunaan obat inhaler cukup satu kali dalam 1-2 bulan, jika dibandingkan dengan obat oral. Penggunaan inhalasi juga dapat menurunkan frekuensi serangan. Semakin dini penggunaan obat inhaler, semakin baik hasilnya," tandasnya. Namun, sebagian pasien masih berpikiran bahwa asma yang dideritanya tidak akan membaik jika tidak minum obat.

Karena itu pasien lebih memilih obat minum dibandingkan inhalasi. Beragam alasan dijadikan pijakan seperti sosioekonomi, yakni pasien beranggapan akan mengeluarkan jumlah uang yang relatif lebih besar pada satu waktu untuk membeli inhaler. Karena itu obat oral dianggap lebih ekonomis. Di samping itu, akibat kekurangtahuan sering kali pasien masih terlalu rendah menilai derajat asma dari keadaan sebenarnya.

Pasien juga bisa menganggap dirinya selalu terkontrol dengan baik sehingga pengobatan yang dilakukan tidak sesuai derajat berat asma. "Padahal, kalau dikalkulasikan, penggunaan obat oral tiga kali sehari, sedangkan obat semprot hanya sekali penggunaan tiap hari," ungkap Faisal.

Terapi Plus Olahraga

Gejala sesak napas yang sering kali dikeluhkan penderita asma sangatlah menjengkelkan. Gejala itu akan semakin menyiksa jika kekambuhan lebih dari satu atau dua kali dalam seminggu. Akibatnya, kinerja dan aktivitas seseorang menjadi terganggu.

Alergi penyebab asma dapat menyerang semua organ dan fungsi tubuh tanpa terkecuali. Di samping itu, banyak permasalahan kesehatan lain yang menyertai berupa gangguan organ tubuh lain, gangguan perilaku, dan permasalahan kesehatan lainnya.

Sebuah studi di Australia, Selandia Baru, dan Inggris menunjukkan prevalensi asma anak meningkat dua kali lipat pada dua dekade terakhir. "Penderita asma pada anak-anak akan berpotensi mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak. Namun, tergantung dari derajat asma yang diderita dan penanganan yang dilakukan," ujar Spesialis Anak dari RS Hermina Dr Bambang Supriyanto SpAK.

Sementara Prof Dr dr Heru Sundaru SpPD KAI menambahkan, pada umumnya penderita asma mengeluhkan adanya serangan dan gangguan pada aktivitas sosial dan aktivitas sehari-hari. Penderita juga dibekali pengetahuan agar semakin sadar dan mengenali gejala yang dialami.

Mereka juga mengharapkan hidup berkualitas layaknya orang normal. Dengan asma yang terkontrol, penderita asma dapat hidup dengan kualitas yang baik

"Pasien diajarkan untuk mengenali serangan dan cara mengenalinya. Pemakaian dosis tepat untuk mengurangi efek samping," katanya. Dia pun menyarankan agar penanganan asma tidak hanya dengan farmakologi, juga latihan fisik. Misalnya, senam, bersepeda, dan berenang. Olahraga bertujuan untuk melatih otot-otot pernapasan dan otot lainnya.


Tambahkan sebagai favorit (30) | Kutip artikel ini pada situs Anda | Dilihat: 909

Komentar (1)
RSS comments
1. 29-12-2007 20:39
 
Info Bagus
Artikel cukup menarik terutama bagi para penderita asma, hanya sayangnya bahasan ttg penanganan penyakitnya hanya diulas sedikit saja. Mgkn kl penanganan penyakitnya diulas lbh banyak akan lbh menarik & lbh bermanfaat utk pembaca, terutama penanganan yg sifatnya lbh simple atau mudah utk dilakukan sehari-hari. Thanks.
Tamu
 
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya

Beri Komentar
  • Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail
Homepage
Judul:
Komentar:



Kode:* Code
I wish being prevented by email of the comments which will follow

Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6
AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com
All right reserved





Digg!Reddit!Del.icio.us!Google!Live!Facebook!Slashdot!Netscape!Technorati!StumbleUpon!Spurl!Wists!Simpy!Newsvine!Blinklist!Furl!Fark!Blogmarks!Yahoo!Smarking!Netvouz!Shadows!RawSugar!Ma.gnolia!PlugIM!Squidoo!BlogMemes!FeedMeLinks!BlinkBits!Tailrank!linkaGoGo!Free social bookmarking plugins and extensions for Joomla! websites! title=
 
< Sebelumnya   Berikutnya >


--> -->



Berita Terbaru
Minum Susu Gratis Ke Hongkong

Minggu, 10 Agustus 2008 | Administrator

Let's Fly With Naco Minum Susu Gratis ke Hongkong
+ Selengkapnya

Berita Lain
Artikel Terbaru
Waspadai Gangguan Penglihatan Saat Hamil

Rabu, 15 Oktober 2008 | Administrator

Salah satu keluhan yang harus diwaspadai selama kehamilan adalah gangguan penglihatan. Rasa tidak nyaman pada lensa kontak, mata kering, sensitif terhadap cahaya, migren, merupakan salah satu contoh...
+ Selengkapnya

Artikel Lain
Berita Kesehatan
Oxygen Facial Therapy

Jumat, 10 Oktober 2008 | Administrator

Pada umumnya facial merupakan salah satu perawatan khusus yang bermanfaat untuk merawat kulit wajah agar senantiasa bersih, mencerahkan kulit dan mengembalikan kekenyalan kulit wajah.
+ Selengkapnya

Berita Lain
Artikel Kesehatan
Seimbangkan Ekosistem Vagina

Kamis, 14 Agustus 2008 | Administrator

Penggunaan antiseptik dapat mengganggu ekosistem dalam vagina. Padahal, ekosistem pada alat reproduksi itu harus dijaga keseimbangannya agar bakteri patogen tidak terganggu.
+ Selengkapnya

Artikel Lain
Tips Kesehatan
8 Tips Agar Terapi Jus Berhasil

Selasa, 01 April 2008 | Administrator

Berikut adalah 8 tips agar terapi jus berhasil:
+ Selengkapnya

Tips Lain
Info Sehat
Diet Seimbang Penting Saat Hamil

Kamis, 10 Juli 2008 | Administrator

KEHAMILAN merupakan salah satu peristiwa paling membahagiakan dan menantang dalam kehidupan seorang wanita. Banyak hal harus disiapkan mulai dari menghindari segala bentuk candu yang berbahaya...
+ Selengkapnya

Info Lain
--> -->