Syaban
19
Jumat
1429 HIJRIAH
Berita Terbaru
Artikel Terbaru
Artikel Lainnya
Login Email Gratis
Member Area
Administrator
Main Menu
Home
Info Produk
Sertifikasi Halal & Mutu
Testimonial Indonesia
Testimonial Malaysia
Tanya Jawab
Harga Produk
Rencana Pemasaran
Jenjang Karir
Smart Support System
Cara Menjadi Member
Kode Etik Member
Pemesanan Produk
Pendaftaran Member Baru
Konfirmasi Pembayaran
Hubungi Kami
Alamat Mobile Stockist & Agen
Tabel Ongkos Kirim
Cara Pembayaran
Pencarian
Web Links
Gratis Untuk Anda
Kumpulan Video
Semua Ada Disini
Statistics
Pengunjung: 455091
Who's Online
World Time Clock
Syndicate
Shout Box
Latest Message: 4 hours, 17 minutes ago
  • Admin : barang akan dikirim dan tiba di tujuan dalam 1-2 hari kerja.
  • Admin : silahkan lakukan pemesanan melalui website ini
  • ri2n : tanya alamat naco di magelang
  • gast_7047 : alamat naco di magelang dimana ya?
  • Admin : yup, betul sekali. Alamatnya bisa dilihat di website ini. Terima kasih.
  • gast_1579 : boleh, silahkan datang ke MTC Bandung, toko Ratna Pro Mart, Lt. GF, B.3/33
  • une : saya udah member , klo mo beli di bdg di mana ya?
  • une : mo tanya , yg di Bandung yang di MTC itu masih ada?
  • Admin : apabila ingin membeli susu naco, silahkan isi form pemesanan, susu naco diantar ke tempat, ongkos kirimnya gratis kok. :)
  • Admin : kami sudah 2 tahun tidak ada masalah. nanti bubar atau tidak ya urusan nanti. tidak ada yang tahu apakah kita besok masih hidup atau sudah mati kan? ;)

Smilies?

Google PageRank Plus

Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini96
mod_vvisit_counterKemarin1101
mod_vvisit_counterMinggu Ini4298
mod_vvisit_counterBulan Ini18620
mod_vvisit_counterSeluruhnya151094


GrowUrl.com - growing your website









Advertisement


Jumat, 22 Agustus 2008


Obstructive Sleep Apnea, Ngorok Pembawa Maut PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 0
BurukTerbaik 
Ditulis Oleh Administrator   
Rabu, 28 November 2007

 SUARA dengkur atau ngorok sangat mengganggu orang lain. Namun, bagi si pendengkur kebiasaan itu ternyata juga menjadi bom waktu dari penyakit yang disebut sebagai penyakit obstructive sleep apnea (OSA) atau henti napas saat tidur.

Banyak kisah bagaimana sengsaranya harus menghadapi pasangan suami atau istri pendengkur. Tidak jarang, pisah ranjang harus dilakukan karena salah satu pasangan sudah tidak sanggup mendengar suara mendengkur sepanjang malam.

Mendengkur merupakan suara getaran yang muncul pada saat tidur. Suara ini dihasilkan terutama waktu inspirasi atau bernapas dan disebabkan oleh getaran langit-langit lunak (palatum mole) dan pilar yang membatasi rongga orofaring (bagian tengah faring). Kebiasaan ini menunjukkan adanya sumbatan pada sebagian saluran napas atas yang merupakan gejala penyakit berhenti napas saat tidur atau OSA.

"OSA atau henti napas dalam tidur dikaitkan dengan masalah tidur. Dulu masalah ini dialami laki-laki, usia pertengahan dengan obesitas. Namun, kini mungkin usianya lebih dini karena masalah obesitas makin banyak," ujar Ketua Departemen THT FKUI/RSCM dr Umar S Dharmabakti SpTHT-KL(K).

Secara definisi, OSA diartikan sebagai berhentinya aliran udara pernapasan selama 10 detik atau lebih pada saat tidur walaupun ada upaya bernapas (respirasi effort), yang disebabkan oleh obstruksi jalan napas. Episode OSA akan terjadi lebih dari 10 detik dan terjadi lebih dari tujuh kali tiap jam. Episode ini akan mengurangi jumlah oksigen dalam darah yang dapat menyebabkan jantung bekerja lebih berat dan kualitas istirahat pun berkurang. Karena itu sepanjang hari pendengkur kemungkinan akan merasakan mengantuk.

Hal ini akan memengaruhi performa kinerja mereka. Dalam jangka panjang, mereka akan mengalami tekanan darah tinggi dan pembengkakan jantung. Selain itu, sejumlah komplikasi berbahaya juga membayangi para pendengkur, antara lain penyakit hipertensi, jantung koroner, stroke, bahkan kematian mendadak.

Hal inilah yang menyebabkan mengapa mendengkur menjadi sesuatu yang perlu dicermati dan diwaspadai karena bisa menjadi gejala OSA. OSA umumnya terjadi pada orang dewasa. Kaum laki-laki dan lanjut usia mengalaminya dalam jumlah lebih banyak dibandingkan wanita. Anak-anak juga berisiko mengalaminya. Namun, faktor penyebabnya berbeda dengan orang dewasa, lebih khas, umumnya karena pembesaran amandel.

Mendengkur dan OSA pada orang dewasa disebabkan multifaktor. Dengan kata lain, obstruksi atau lokasi penyumbatan saluran napas terjadi lebih dari satu titik. Untuk mengetahui penyebab OSA secara pasti perlu dilakukan pemeriksaan saluran napas mulai dari level hidung sampai daerah laring dengan nasofaringoskopi serat optik. Obstruksi pada hidung dapat terjadi akibat inflamasi mukosa atau kelainan struktural.

Selain itu, obstruksi saluran napas dapat pula terjadi pada level velofaring atau retropalatal, retroglosal, dan hipofaring. Lokasi obstruksi ini penting diketahui karena berkaitan dengan kesesuaian derajat berat atau ringannya OSA yang penetapannya dilakukan melalui pemeriksaan polisomnografi.

Hasil polisomnografi akan menentukan jenis terapi yang tepat untuk pasien, apakah dilakukan dengan teknik bedah atau nonbedah. Sementara itu, staf subdivisi laring faring Departemen THT FKUI/RSCM dr Syahrial MH SpTHT mengungkapkan, penelitian yang dilakukan di AS menunjukkan bahwa semakin tua usia seseorang, makin besar faktor risiko menderita OSA, dan laki-laki lebih berisiko dibandingkan kaum perempuan.

"Sampai usia 40 tahun, pada laki-laki risiko mencapai 25 persen dan perempuan 10-15 persen. Sementara pada kelompok 40 tahun ke atas, laki-laki berisiko 60 persen dan perempuan mencapai 40 persen," katanya.

Mulai dengan Perubahan Pola Hidup

Mengorok atau mendengkur yang mengarah ke penyakit henti napas saat tidur harus diatasi. Tentu saja, hal itu dengan terlebih dahulu mengenali penyebabnya.

Setelah penyebab diketahui, barulah dapat diambil tindakan yang tepat. Menurut dr Syahrial MH SpTHT, secara umum mendengkur dan OSA dapat diatasi dengan berbagai terapi, baik melalui bedah maupun nonbedah. Tentu setelah lebih dulu dilakukan pemeriksaan.

"Pertama, tinggi dan berat badan diperiksa karena BMI (body mass index) berpengaruh terhadap OSA," katanya. Dia mengatakan, ada beberapa jenis tindakan yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah mendengkur ini. Secara umum, tindakan yang bisa dilakukan terbagi dalam tindakan bedah dan nonbedah.

"Usahakan menurunkan berat badan, terutama bagi mereka yang memiliki BMI di atas 30," katanya, seraya menambahkan bahwa mengubah posisi tidur juga bisa dilakukan untuk mengurangi suara dengkur yang mengganggu. Hal senada diungkapkan Kepala Unit ENT RS MMC dr Damayanti Soetjipto SpTHT-KL(K).

Dia mengungkapkan, perubahan gaya hidup merupakan salah satu cara untuk mengatasi masalah mendengkur. "Sering kali orang dengan berat 100 kg, kemudian dia menjadi kurus, maka mendengkurnya akan hilang dengan sendirinya," tutur Damayanti.

Lalu bagaimana bila semua cara itu gagal? Maka tindakan bedah pun harus dijalani. Karena hingga kini, tidak ada obat yang mampu mengatasi masalah mengorok ini.

"Terapi bedah dapat dilakukan dengan berbagai metode yang disesuaikan dengan kondisi dan tingkat keparahan penyakit pasien," kata Syahrial. Beberapa teknik pembedahan untuk mengatasi kasus mendengkur dan OSA adalah implant pillar, radiofrekuensi konka inferior, cautery assisted palatal stiffening operation-somnoplast, uvula palato pharyngoplasti, dan tongue base surgery.

Mereka yang memungkinkan untuk menjalankan terapi nonbedah dapat menggunakan continuous positive airway pressure (CPAP), berupa alat seperti topeng (mask atau interface) yang dikenakan kala penderita beranjak tidur. CPAP terbaru dapat menyesuaikan pola napas alami dan memiliki beberapa keistimewaan dibandingkan CPAP pada umumnya.

Antara lain lebih mudah dan nyaman saat dipergunakan, ukurannya lebih kecil dan lebih ringan, tidak berisik saat digunakan, dan mudah dikemas untuk dibawa bepergian.


Tambahkan sebagai favorit (26) | Kutip artikel ini pada situs Anda | Dilihat: 654

Komentar (2)
RSS comments
1. 09-02-2008 09:21
 
CPAP - efektif tapi mahal
Dari banyak artikel cara mengatasi OSA yang saya baca, CPAP merupakan cara yang paling efektif. Tetapi kok harga CPAP begitu mahal ya? Apakah memang tidak ada alat CPAP yang murah ?
Tamu
 
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
2. 29-06-2008 14:12
 
CPAP - efektif tapi mahal
OSA bisa diderita orang yg tidak mengalami obesitas tidak?
Tamu
 
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya

Beri Komentar
  • Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail
Homepage
Judul:
Komentar:



Kode:* Code
I wish being prevented by email of the comments which will follow

Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6
AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com
All right reserved





Digg!Reddit!Del.icio.us!Google!Live!Facebook!Slashdot!Netscape!Technorati!StumbleUpon!Spurl!Wists!Simpy!Newsvine!Blinklist!Furl!Fark!Blogmarks!Yahoo!Smarking!Netvouz!Shadows!RawSugar!Ma.gnolia!PlugIM!Squidoo!BlogMemes!FeedMeLinks!BlinkBits!Tailrank!linkaGoGo!Free social bookmarking plugins and extensions for Joomla! websites! title=
 
< Sebelumnya   Berikutnya >


--> -->





Berita Terbaru
Minum Susu Gratis Ke Hongkong

Minggu, 10 Agustus 2008 | Administrator

Let's Fly With Naco Minum Susu Gratis ke Hongkong
+ Selengkapnya

Berita Lain
Artikel Terbaru
SOTO JEROAN PEMICU GOUT

Rabu, 20 Agustus 2008 | Administrator

Artritis gout memang tidak mengancam jiwa. Tapi kalau penyakit akibat tingginya kadar asam urat dalam darah ini sempat menyerang, penderita bisa mengalami cacat persendian tangan dan kaki. Supaya...
+ Selengkapnya

Artikel Lain
Berita Kesehatan
3 Kanker Utama Intai Perokok

Jumat, 22 Agustus 2008 | Administrator

Sebatang rokok saja terkandung 4 ribu jenis bahan kimia bersifat toksik atau berbahaya bagi tubuh. Zat itu memicu kanker paru, otak, dan liver.
+ Selengkapnya

Berita Lain
Artikel Kesehatan
Perforasi Gendang Telinga

Kamis, 14 Agustus 2008 | Administrator

DefinisiPerforasi (robek) gendang telinga terjadi karena lubang atau robekkan pada gendang telinga, yaitu suatu selaput tipis yang membatasi liang telinga luar dan telinga tengah. Robeknya gendang...
+ Selengkapnya

Artikel Lain
Tips Kesehatan
Tips Mengatasi Kemunduran Fisik Akibat Diet

Jumat, 21 Maret 2008 | Administrator

Setiap orang akan mengalami godaan untuk berhenti dari suatu kegiatan, terutama saat melakukan diet. Solusinya ? Ialah dengan menjaganya agar kegagalan kecil tidak akan menjadi malapetaka besar yang...
+ Selengkapnya

Tips Lain
Info Sehat
Yogurt Baik untuk Kesehatan Gusi

Kamis, 10 Juli 2008 | Administrator

Selain rasanya yang segar dan nikmat, yogurt dikenal sebagai makanan yang sangat baik untuk kesehatan pencernaan.  Kandungan bakteri yang menguntungkan dalam yogurt juga sudah lama diketahui...
+ Selengkapnya

Info Lain
--> -->