|
Minggu, 20 Juli 2008
| Kegiatan Selama Hamil Berdampak Pada Anak |
|
|
|
| Ditulis Oleh Administrator | ||||||
| Kamis, 29 November 2007 | ||||||
|
Jika laporan yang dipublikasikan oleh The British Medical Journal ini bisa dijadikan dasar, maka para wanita hamil disarankan untuk tetap aktif termasuk melakukan sejumlah latihan demi menghasilkan keturunan yang aktif pula. Penelitian yang dilakukan oleh tim dari Brystol University ini melibatkan 5.500 anak yang berusia 11 sampai 12 tahun yang dikaitkan dengan seberapa aktif sang ibu saat hamil.
Dampak latihan selama kehamilan ini disebut oleh tim dari Bristol University ini akan memberikan dampak lain selain akfititas pada anak. Dimana anak yang dilahirkan pada musim gugur dari seorang ibu hamil yang aktif latihan akan melahirkan anak yang memiliki kecendrungan senang berolahraga. 'Pra sekolah merupakan awal yang sangat penting bagi melihat aktifitas sang anak,' jelas Calum Mattock yang merupakan kepala tim peneliti. Menurut Mattock, jika mereka melihat orangtuanya aktif berolahraga maka itu akan memberikan dampak yang sangat positif. Selama tiga hari anak-anak ayng dipantau ini dianalisai dari sejumlah faktor untuk membuktikan adanya kaitan latihan selama kehamilan dengan keaktifan mereka. Para wanita hamil yang tetap melakukan latihan jalan cepat dan berenang akan memiliki keturunan yang cenderung aktif dalam dua kegiatan itu 3 sampai 4 persen. Sementara anak yang lahir di musim gugur diperkirakan akan memiliki kecendrungan aktif didunia olahraga selama mereka bersekolah. Tim menunjuk kepiawian striker Manchester United dan tim nasional Inggris, Wayne Rooney yang dilahirkan pada musim gugur. Paul Sacher yang merupakan pendiri dari `the Institute of Child Health's Mend Programme` mengatakan bahwa sangat disadari bahwa apa yang telah dilakukan oleh orangtua pasti akan ditiru oleh anak-anak mereka. "Ini merupakan sebuah model termasuk cara latihan dan makan,' ujar Sacher. Dengan alasan itulah maka bagi para wanita hamil untuk tidak ada alasan untuk tidak aktif selama kehamilan berlangsung. Karena latihan juga akan membuat para wanita hamil mampu menjaga kebugaran fisiknya dan membuang energi agar tidak terlalu gemuk yang sangat menguntungkan saat proses persalinan. Melakukan latihan berjalan selama tiga menti setiap harianya sudah cukup bagi seorang wanita hamil meski untuk melakukan aktifitas olahraga berat harus melakukan konsultasi dengan dokter. Tambahkan sebagai favorit (22) | Kutip artikel ini pada situs Anda | Dilihat: 306
Beri Komentar
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6 |
||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
|
|
||||||||
|
|
||||||||
|
|








































































