Admin : Sdr Tixa, anda dapat mendaftarkan diri pada link pendaftaran member baru diatas. Box hanya ada 1 macam saja, tidak ada yang kecil. Terima kasih.
tixa : saya mau jadi member, dmana caranya?
ada tidak box ukuran kecil?
Admin : silahkan melakukan pemesanan produk melalui website ini, bebas ongkos kirim
gast_6733 : stockist di jogja siapa ya?
gast_6733 : untuk stockist di jogja siapa ya?
Admin : bagi anda yang ingin membeli langsung, silahkan lihat di bagian mobile stockist anda
Admin : Silahkan lihat email anda
Admin : untuk yang order sudah diproses, terima kasih
Admin : kalo jadi member harganya jadi Rp. 325.000/kotak, sedangkan non member Rp. 375.000/kotak
Admin : silahkan lihat dimenu paling atas bagian harga dan pemesanan
Menjadi gemuk tidak akan membuat seseorang menuai kematian namun memang tidaklah sehat. Studi yang dilakukan oleh Katherine Flegal dari `the U.S. Centers for Disease Control and Prevention` ini melihat seczara khusus kematian yang berkaitan dengan `body mass index` (BMI). Dalam paparanya Flegal menilai menjadi gemuk hanya akan memicu obesitas bukan kematian.
Menurut paparan Flegal kepada the Journal of the American Medical Association, menjadi gemuk memang sangatlah tidak sehat namun bukan berarti dengan kegemukan itu akan meningkatkan resiko kematian.
Pendapat Flegal itu sekaligus menjadi sebuah jawaban dari sejumlah studi bahwa para pemilik berat badan yang masuk katergori overweight dan obesitas akan memiliki resiko peningkatan kematian khususnya atas sejumlah penyakit kanker dan jantung.
"Anda seharusnya tidak harus memikirkan soal jantung jika memang anda memiliki berat badan diatas rata-rata,' jelas Dr. Robert Kushner seorang professor dari Northwestern University yang tidak ikut dalam penelitian ini.
Dengan menggunakan body mass index (BMI), Katherine Flegal mencoba mengabaikan resiko kematian akibat kegemukan.
Diakhir peneltiianya, Flegal; menemukan bahwa mereka yang memiliki BMI diatas 30 atau overweight memiliki tidak memiliki tingkat kesehatan sebaik mereka yang memiliki BMI ideal.
Flegal memberikan saran bahwa sebaiknya tidak usah takut dengan kegemukan dimana mengkonsumsi makan benar, tetap aktif dan menjauhi rokok merupakan sebuah tindakan yang tepat untuk menanggapi kegemukan.
Rupanya penelitian Flegal ini membuat ahli obesitas dari New York, Dr. Louis Aronne berkomentar dengan mengatakan bahwa sangat bahaya jika masyarakat memandang kegemukan sebagai sebuah hal biasa dan normal.
Jauhkan Televisi dari Bayi AndaSenin, 08 September 2008 | AdministratorAgar si kecil anteng dan tak rewel banyak orangtua yang membiarkan anaknya asyik menonton televisi seharian. Padahal balita berusia di bawah dua tahun yang dibiarkan menonton televisi lebih dari dua... + Selengkapnya
Berbuka Tanpa Balas DendamSenin, 08 September 2008 | AdministratorBulan puasa cenderung akrab dengan menu-menu "luar biasa" yang tak ada di hari-hari biasa. Sebut saja kolak pisang, es sirup, kue-kue manis, dan lainnya. Padahal, di sisi lain banyak orang... + Selengkapnya
AIR BERSIH = KULIT CANTIKKamis, 14 Agustus 2008 | AdministratorMinum air 8 gelas sehari membuat tubuh kita bekerja dengan baik. Selain menyehatkan, air ternyata juga mampu mempertahankan kecantikan lebih lama dari yang semestinya. + Selengkapnya
Makan Sehat Saat LiburanKamis, 10 Juli 2008 | AdministratorANDA pasti paham betapa mudahnya tergoda dan mengabaikan bisikan akal sehat saat berlibur. Ketika bicara tentang makanan sehat, banyak dari kita yang membuat pilihan buruk dan memilih untuk... + Selengkapnya