| G-Spot, Mitos atau Fakta? |
|
|
|
| Written by Administrator | |||
| Monday, 28 July 2008 07:00 | |||
|
Setelah melalui perdebatan panjang selama lebih dari satu setengah abad, akhirnya para peneliti dari Inggris menemukan lokasi G-Spot wanita.
G-Spot, pertama kali ditemukan keberadaannya pada tahun 1950. Nama itu kemudian muncul dari seorang ginekolog asal Jerman, Ernst Graefenberg. Penyakit atau masalah kesehatan ini dapat dibantu penyembuhannya dengan mengkonsumsi Susu Kolostrum secara rutin. Dia mengatakan, area sekitar vagina adalah daerah paling sensitif wanita. Bila dirangsang, seorang wanita dapat mencapai tingkat kepuasan atau orgasme. Tetapi dimana G-Spot itu berada, sempat hilang karena adanya bukti subjektif, bahkan ada beberapa pakar menyatakan G-Spot itu sebenarnya tidak ada. Sebagaimana dikutip dari AFP, menurut peneliti asal Italia, Emmanuele Jannini, hanya beberapa wanita yang beruntung bisa mendapatkan kepuasan di area tersebut. Meski demikian, Jannini mengaku sependapat dengan para pakar bahwa G-Spot itu sebenarnya tidak ada. Untuk membuktikannya, Jannini melakukan percobaan di Universitas L'Aquila. Dia menggunakan alat ultrasound pada sembilan orang wanita yang mengaku pernah melakukan orgasme vagina dan 11 wanita yang tidak melakukannya. Targetnya adalah jaringan kulit tipis yang lokasinya berada di depan dinding vagina di belakang uretra. Untuk kelompok pertama, lebih tebal, dibanding grup yang kedua, kemudian pemeriksaan elektronis yang membuktikan percobaan itu. Dalam penelitiannya di The Journal of Sexual Medicine, Jannini mengatakan, percobaan yang dilakukannya jelas, yakni wanita yang tidak tahu G-Spotnya tidak dapat memperoleh orgasme vagina. "Untuk kali pertama, mungkin saja mudah mengatakan dimana letak G-spot wanita. Dan hanya dengan melakukan metode yang tidak mahal," kata Jannini. Beberapa pakar bahkan mempertanyakan tentang pernyataan Jannini soal G-Spot merupakan bagian dari klitoris, dimana ukurannya sangat bervariasi. Selain itu, pendapat Jannini kalau G Spot hilang pada wanita yang tidak mempunyai pengalaman melakukan orgasme vagina. Hal itu dipertentangkan oleh beberapa pakar. Menurut mereka, G-Spot ada pada semua wanita, namun memiliki tingkat sensitif yang berbeda-beda. Wanita yang tidak memiliki G-spot tidak perlu putus asa, "Mereka masih bisa mendapatkan orgasme secara normal melalui stimulasi dari klitoris," imbuh Jannini. FORTICO susu bubuk skim dengan kolostrum diformulasikan dan dikembangkan secara khusus oleh Smart Naco, Sdn, Bhd. ini adalah komponen Bio-aktif yang diperoleh dari sumber bahan terbaik dari New Zealand untuk meningkatkan kesehatan secara maksimum. Dapatkan Susu Kolostrum FORTICO original hanya di SusuKolostrum.com. Untuk pemesanan silahkan sms nama, alamat, nomor telepon dan jumlah pesanan ke 085692263999. Ongkos kirim GRATIS ke seluruh Indonesia.
|
Berita Terbaru
| Produk Baru: Chlocyanin 21/05/2012 | Administrator Mulai tanggal 1 Juni 2012, kami menyediakan produk baru yang bernama Chlocyanin. Chlocyanin adalah serbuk minuman alami yang merupakan perpaduan antara KLOROFIL (CHLOROPHYLL) yaitu pigmen hijau d [ ... ] | Berita Lainnya | |
Berita Kesehatan
| Hati-Hati...Susu Formula Bikin Bayi Kegemukan Lho 06/06/2012 | Administrator Bayi yang mengkonsumsi susu formula ternyata adalah yang paling rawan mengalami kegemukan pada usia lima tahun.Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bertambahnya berat badan bayi dalam waktu yang lebih [ ... ] | Berita Lainnya | |
Artikel Terbaru
| Alquran dan Sains: Manfaat Air Susu Ibu (ASI) 25/04/2012 | Administrator Oleh: DR Abdul Basith Jamal & DR Daliya Shadiq Jamal Setelah proses penciptaan dan perkembangan janin sempurna, maka janin tersebut siap untuk meninggalkan tempat di mana selama ini ia tempati, y [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Artikel Kesehatan
| Anak Alergi Susu, Kok Bisa? 04/04/2012 | Administrator Alergi susu dapat diartikan ketika sistem kekebalan anak keliru dalam mengenali protein susu sebagai sesuatu yang berbahaya dan harus dilawan. Gejala yang terjadi pada alergi susu sapi secara umum ham [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Tips Kesehatan
| Pengapuran? Bukan Susu Obatnya 04/04/2012 | Administrator Selama ini, masyarakat awam sering menyamakan osteoporosis dengan pengapuran. Padahal, menurut ahli ortopedik, dr Andre Pontoh, SpOT, kedua hal ini beda jauh. Menurutnya, Osteoporosis adalah penyakit [ ... ] | Tips Lainnya | |
Info Sehat
| Mengenal Susu dan Manfaatnya 22/05/2012 | Administrator Dalam menu sehat dikenal istilah "empat sehat lima sempurna". Penyempurna ini adalah susu. Istilah ini tidak berlebihan karena minuman putih bersih ini memiliki kandungan nutrisi yang lengkap diband [ ... ] | Info Lainnya | |
Data Penyakit
| Toksokariasis Toksokariasis DEFINISI Toksokariasis (Visceral Larva Migrans) adalah suatu infeksi yang terjadi akibat penyerbuan larva cacing gelang ke organ tubuh manusia. P [ ... ] | Data Lainnya | |
















