| Depresi Kikis Kepadatan Massa Tulang |
|
|
|
| Written by Administrator | |||
| Thursday, 29 November 2007 10:22 | |||
|
MASALAH psikis dan fisik kadang sulit dipisahkan. Gangguan fisik bisa membawa dampak pada psikis seseorang, begitu juga sebaliknya. Depresi merupakan salah satu contohnya.
Depresi diidentikkan menggambarkan situasi kehidupan sosial yang serbaterpuruk. Salah satu gangguan kejiwaan ini memengaruhi suasana hati, tubuh, dan pikiran seseorang. Keluhan utama yang dirasakan, seperti sedih dan murung hampir setiap waktu. Penyakit atau masalah kesehatan ini dapat dibantu penyembuhannya dengan mengkonsumsi Susu Kolostrum secara rutin. Penelitian terbaru mengungkapkan, derajat depresi walaupun dalam tingkat sedang mampu meningkatkan risiko osteoporosis. Seseorang yang mengalami depresi akan berisiko mengalami penurunan massa kepadatan tulang. Dengan demikian, depresi dikaitkan dengan faktor penyebab osteoporosis, selain faktor merokok dan jarang berolahraga. Nah, penelitian juga menunjukkan ada kaitan antara depresi dan osteoporosis perempuan yang belum memasuki masa menopause. "Selama ini hubungan antara depresi dan osteoporosis belum dikaitkan dengan wanita berusia muda," ujar peneliti dari National Institute of Mental Health (NIMH) Giovanni Cizza MD PhD, seperti dilansir dalam WebMD. Dalam penelitian sebelumnya, hubungan antara depresi dan kehilangan massa tulang pada perempuan lanjut usia telah dibuktikan. Masih dalam penelitian tersebut disebutkan bahwa penggunaan selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI) menyebabkan penurunan massa tulang pada perempuan lanjut usia semakin cepat. Sementara itu, penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam The Archives of Internal Medicine melibatkan 89 perempuan yang mengalami depresi tingkat sedang berusia antara 21 sampai 45 tahun. Selain itu, perempuan berusia 44 tahun yang tidak mengalami depresi. Kecuali faktor depresi, perempuan dalam kedua kelompok tersebut sama-sama berisiko mengalami osteoporosis. Sebanyak 17% perempuan yang mengalami depresi dan diukur massa kepadatan tulangnya menunjukkan penurunan massa kepadatan tulang, terutama daerah paha dibandingkan mereka yang tidak mengalami depresi. Di samping bagian paha, penurunan massa kepadatan tulang juga tampak di bagian tulang belakang. Sebanyak 20 persen perempuan depresi mengalami pengurangan di bagian tersebut dibandingkan perempuan yang tidak, yaitu sebanyak sembilan persen. Cizza menambahkan, subjek sebanyak dua persen mengalami pengurangan massa tulang di bagian pinggang. Kondisi ini akan sama pada perempuan yang memasuki masa pramenopause karena berisiko tujuh kali kehilangan massa kepadatan tulang dan perempuan menopause yang cepat mengalami penurunan massa tulang. Sementara itu, faktor risiko lain kehilangan massa tulang, seperti asupan kalsium, merokok, kurang olahraga tidak dapat menjelaskan perbedaan ini. Sebagai tambahan analisis penelitian, pasien yang menggunakan antidepresan tidak menjadi penyebab kehilangan massa tulang. "Penelitian ini menunjukkan depresi tingkat sedang juga berdampak terhadap tulang," ungkap Cizza. Sebab itu, depresi dapat dikaitkan sebagai faktor risiko kehilangan massa tulang pada wanita pramenopause. Sebagai perawatan depresi, sebaiknya tidak mengabaikan faktor risiko terjadinya osteoporosis. FORTICO susu bubuk skim dengan kolostrum diformulasikan dan dikembangkan secara khusus oleh Smart Naco, Sdn, Bhd. ini adalah komponen Bio-aktif yang diperoleh dari sumber bahan terbaik dari New Zealand untuk meningkatkan kesehatan secara maksimum. Dapatkan Susu Kolostrum FORTICO original hanya di SusuKolostrum.com. Untuk pemesanan silahkan sms nama, alamat, nomor telepon dan jumlah pesanan ke 085692263999. Ongkos kirim GRATIS ke seluruh Indonesia.
|
Berita Terbaru
| Produk Baru: Chlocyanin 21/05/2012 | Administrator Mulai tanggal 1 Juni 2012, kami menyediakan produk baru yang bernama Chlocyanin. Chlocyanin adalah serbuk minuman alami yang merupakan perpaduan antara KLOROFIL (CHLOROPHYLL) yaitu pigmen hijau d [ ... ] | Berita Lainnya | |
Berita Kesehatan
| Hati-Hati...Susu Formula Bikin Bayi Kegemukan Lho 06/06/2012 | Administrator Bayi yang mengkonsumsi susu formula ternyata adalah yang paling rawan mengalami kegemukan pada usia lima tahun.Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bertambahnya berat badan bayi dalam waktu yang lebih [ ... ] | Berita Lainnya | |
Artikel Terbaru
| Alquran dan Sains: Manfaat Air Susu Ibu (ASI) 25/04/2012 | Administrator Oleh: DR Abdul Basith Jamal & DR Daliya Shadiq Jamal Setelah proses penciptaan dan perkembangan janin sempurna, maka janin tersebut siap untuk meninggalkan tempat di mana selama ini ia tempati, y [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Artikel Kesehatan
| Anak Alergi Susu, Kok Bisa? 04/04/2012 | Administrator Alergi susu dapat diartikan ketika sistem kekebalan anak keliru dalam mengenali protein susu sebagai sesuatu yang berbahaya dan harus dilawan. Gejala yang terjadi pada alergi susu sapi secara umum ham [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Tips Kesehatan
| Pengapuran? Bukan Susu Obatnya 04/04/2012 | Administrator Selama ini, masyarakat awam sering menyamakan osteoporosis dengan pengapuran. Padahal, menurut ahli ortopedik, dr Andre Pontoh, SpOT, kedua hal ini beda jauh. Menurutnya, Osteoporosis adalah penyakit [ ... ] | Tips Lainnya | |
Info Sehat
| Mengenal Susu dan Manfaatnya 22/05/2012 | Administrator Dalam menu sehat dikenal istilah "empat sehat lima sempurna". Penyempurna ini adalah susu. Istilah ini tidak berlebihan karena minuman putih bersih ini memiliki kandungan nutrisi yang lengkap diband [ ... ] | Info Lainnya | |
Data Penyakit
| Tahap Perkembangan Bayi Tahap Perkembangan Bayi DEFINISI | Data Lainnya | |















