| Depkes keluarkan protap terkait flu babi |
|
|
|
| Written by Administrator | |||
| Thursday, 14 May 2009 07:00 | |||
|
Pemerintah mengeluarkan prosedur tetap (protap) pengendalian dan penanggulangan influenza untuk mengamankan pertemuan Bank Pembangunan Asia (ADB) di Bali dan World Ocean Conference (WOC) di Manado pada 11-15 Mei sehubungan merebaknya flu babi.
Menkes Siti Fadilah Supari mengatakan ada beberapa protap yang dikeluarkan pemerintah secara resmi di Nusa dua, Bali, pada 3 Mei itu berkaitan dengan diadakannya dua event internasional tersebut yang mendatangkan ribuan tamu dari berbagai negara. Penyakit atau masalah kesehatan ini dapat dibantu penyembuhannya dengan mengkonsumsi Susu Kolostrum secara rutin. Pertemuan ADB yang sedang berlangsung di Bali diperkirakan dihadiri sekitar 2.000-an peserta dari 67 negara. Sedangkan WOC 2009 di Manado akan dihadiri sedikitnya oleh 5.000 orang peserta dari 163 negara. Prosedur tetap yang bertujuan untuk mengantisipasi penularan atau masuknya flu babi ke Indonesia tersebut isinya sebagai berikut: Proses screening/penjaringan dan tata laksana di airport kedatangan bagi penumpang yang dicurigai menderita flu Meksiko/virus influenza A H1N1. Apabila ada penumpang yang dicurigai, diperiksa di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), kemudian dibawa ke rumah sakit rujukan. Setiap pasien yang dicurigai, wajib mengikuti ketentuan yang berlaku di Indonesia, demi pencegahan perluasan penyakit Flu Meksiko/virus Influenza A H1N1 ke Indonesia. Proses penerimaan di klinik pasien peserta pertemuan ADB di Bali, dan WOC di Manado, sbb: Dokter dan tenaga kesehatan poliklinik sudah mendapat wawasan tentang Emerging Infectious Diseas (EID), khususnya flu Meksiko/ virus Influenza A H1N1. Ketentuan pada nomor satu berlaku sama dengan menyediakan ruang isolasi khusus terbatas di tempat kejadian terdiagnosis, selanjutnya dirujuk ke RS Sanglah dan RS Kandouw. Spesimen pada pasien yang dicurigai diambil oleh RS Sanglah/lab Biomol FK Universitas Udayana dan RS Kandouw, dengan konfirmasi akhir ke Litbangkes Depkes. Sambil menunggu ketentuan WHO untuk penanggulangan kasus Flu Meksiko/virus Influenza A H1N1 ini yang disepakati oleh Depkes, penderita dirawat sesuai prosedur yang berlaku. Penderita asing berhak mendapat second opinion dari negaranya, sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Indonesia. Semua petugas yang kontak dengan orang yang dicurigai terpapar Flu Meksiko/ virus Influenza A H1N1 wajib menggunakan alat pelindung diri (APD) dan Protection Personal Equipment (PPE). Setiap pasien yang dicurigai menderita Flu Meksiko/virus Influenza A H1N1, wajib melengkapi diri dengan copy paspor dan visa. Setiap pasien yang dicurigai wajib mengikuti ketentuan yang berlaku di Indonesia, demi pencegahan perluasan penyakit Flu Meksiko/ virus Influenza A H1N1 ke Indonesia. Apabila diperlukan, dokter RS Sanglah dan RS Kandouw dapat mengeluarkan surat keterangan medik terhadap proses penatalaksanaan penderita. Tim Dinas Kesehatan Bali dan Dinas Kesehatan Sulawesi Utara akan menilai seluruh proses setiap saat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tim Dinas Kesehatan berhak melakukan penyelidikan epidemiologi terhadap setiap peserta, dan setiap orang lainnya yang terlibat dalam kegiatan ini, sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Indonesia Menkes mengatakan pembiayaan yang timbul akibat ketentuan prosedur tetap tersebut, akan menjadi tanggung jawab pemerintah Indonesia. "Bila ada tamu asing dalam kedua event tersebut, nantinya diketahui terserang flu Meksiko, mereka akan dirawat dan diobati dulu di Indonesia, sampai layak terbang kembali ke negaranya," ujarnya. Namun, lanjutnya, perlu diketahui bahwa sampai detik ini belum ada satu pun warga Indonesia yang terkena virus flu Menksiko ini. "Untuk tamu asing yang mengikuti pertemuan ADB di Bali, ada satu wartawan China yang dicurigai, karena terdeteksi oleh thermo scanner bahwa suhu buruhnya tinggi. Setelah diperiksa dengan seksama oleh dokter, ternyata dia hanya menderita flu biasa, dan saat ini sudah sehat kembali". Menurut dia, untuk mencegah masuknya flu Meksiko ke Indonesia, Depkes telah melakukan koordinasi dengan mengirimkan surat edaran secara nasional kepada Kepala dinas kesehatan provinsi, Kepala UPT di lingkungan Ditjen Penanggulangan Penyakit dan Pernyehatan Lingkungan (P2PL), yaitu Kantor kesehatan pelabuhan dan Balai teknik kesehatan lingkungan, dan RS vertikal mengenai langkah-langkah antisipasi. Siti Fadilah juga mengungkapkan pihaknya sudah mengeluarkan tiga SK berkaitan dengan flu Meksiko ini yaitu SK Menkes No.290/Menkes/IV/2009, 28 April kepada Gubernur seluruh Indonesia perihal tindakan kewaspadaan dalam menghadapi Swine Flu. Selain itu Keputusan Menkes No.310/Menkes/SK?V?2009 tentang Pembentukan tim penanggulangan kesiapsiagaan dan pandemi penyakit Swine Flu. Dan Keputusan Menkes No. 311/Menkes/SK/V/2009 tentang Penetapan kesiapsiagaan dan pandemi penyakit Swine Flu. FORTICO susu bubuk skim dengan kolostrum diformulasikan dan dikembangkan secara khusus oleh Smart Naco, Sdn, Bhd. ini adalah komponen Bio-aktif yang diperoleh dari sumber bahan terbaik dari New Zealand untuk meningkatkan kesehatan secara maksimum. Dapatkan Susu Kolostrum FORTICO original hanya di SusuKolostrum.com. Untuk pemesanan silahkan sms nama, alamat, nomor telepon dan jumlah pesanan ke 085692263999. Ongkos kirim GRATIS ke seluruh Indonesia.
|
Berita Terbaru
| Produk Baru: Chlocyanin 21/05/2012 | Administrator Mulai tanggal 1 Juni 2012, kami menyediakan produk baru yang bernama Chlocyanin. Chlocyanin adalah serbuk minuman alami yang merupakan perpaduan antara KLOROFIL (CHLOROPHYLL) yaitu pigmen hijau d [ ... ] | Berita Lainnya | |
Berita Kesehatan
| Hati-Hati...Susu Formula Bikin Bayi Kegemukan Lho 06/06/2012 | Administrator Bayi yang mengkonsumsi susu formula ternyata adalah yang paling rawan mengalami kegemukan pada usia lima tahun.Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bertambahnya berat badan bayi dalam waktu yang lebih [ ... ] | Berita Lainnya | |
Artikel Terbaru
| Alquran dan Sains: Manfaat Air Susu Ibu (ASI) 25/04/2012 | Administrator Oleh: DR Abdul Basith Jamal & DR Daliya Shadiq Jamal Setelah proses penciptaan dan perkembangan janin sempurna, maka janin tersebut siap untuk meninggalkan tempat di mana selama ini ia tempati, y [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Artikel Kesehatan
| Anak Alergi Susu, Kok Bisa? 04/04/2012 | Administrator Alergi susu dapat diartikan ketika sistem kekebalan anak keliru dalam mengenali protein susu sebagai sesuatu yang berbahaya dan harus dilawan. Gejala yang terjadi pada alergi susu sapi secara umum ham [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Tips Kesehatan
| Pengapuran? Bukan Susu Obatnya 04/04/2012 | Administrator Selama ini, masyarakat awam sering menyamakan osteoporosis dengan pengapuran. Padahal, menurut ahli ortopedik, dr Andre Pontoh, SpOT, kedua hal ini beda jauh. Menurutnya, Osteoporosis adalah penyakit [ ... ] | Tips Lainnya | |
Info Sehat
| Mengenal Susu dan Manfaatnya 22/05/2012 | Administrator Dalam menu sehat dikenal istilah "empat sehat lima sempurna". Penyempurna ini adalah susu. Istilah ini tidak berlebihan karena minuman putih bersih ini memiliki kandungan nutrisi yang lengkap diband [ ... ] | Info Lainnya | |
Data Penyakit
| Sindroma SjAgren Sindroma SjAgren DEFINISI Sindroma SjAgren adalah suatu penyakit peradangan sistemik yang ditandai dengan mulut yang kering, berkurangnya pembentukan air mata dan kekeringan [ ... ] | Data Lainnya | |















