Perasaan menjadi lebih sensitif, pinggang nyeri, mudah marah tanpa sebab kerap terjadi pada perempuan saat memasuki masa PMS (pre menstruation syndrome atau sindrom sebelum haid).
Meskipun PMS merupakan gejala alamiah yang terjadi pada perempuan, kehadirannya membuat perempuan merasa tidak nyaman. "Wah, kalau lagi PMS, siap-siap saja ada yang bakal jadi korban kena semprot," kata seorang teman. Masa PMS itu, menurut dokter Ali Baziad, biasanya terjadi 10 hari atau sepekan menjelang datangnya haid. Haid atau menstruasi adalah peristiwa pendarahan dari rahim secara periodik atau setiap bulan yang disertai pelepasan selaput lendir rahim. Penyebab pasti PMS belum diketahui jelas, tetapi diduga akibat adanya retensi atau penyimpanan cairan. Bagi perempuan bekerja, ketidaknyamanan tubuh perempuan saat PMS itu sangat mengganggu pekerjaan. Keluhan lain saat PMS berupa terjadinya perubahan perilaku dan penampilan kemampuan perempuan. Perilaku perempuan terkadang terasa aneh di mata keluarga dan temannya. Dia juga berpenampilan di bawah kemampuannya. Beruntung teknologi telah maju. Gejala PMS itu, ungkap Ali yang juga menjabat Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, bisa dihilangkan dengan meminum obat hormonal, seperti jenis pil KB. Nama obatnya disebut Yasmin "Pil KB itu tidak hanya untuk alat kontrasepsi [mencegah kehamilan], tapi bisa jadi obat bagi PMS, menghaluskan kulit, menghilangkan jerawat, dan lainnya. Jangan salah sangka dengan Pil KB," katanya. Walaupun manfaat obat hormonal itu banyak, pasien sebelum mengonsumsi obat itu disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu, mengingat konsumsi pil KB untuk yang bertubuh gemuk berbeda dengan yang kurus. Selain itu, pasien dengan penyakit tertentu, antara lain jantung, kanker rahim, kanker payudara, dan lainnya dilarang meminum pil hormonal karena obat itu bisa memperparah penyakitnya. Jenis pil KB atau obat hormonal yang diberikan untuk usia 40 tahun ke bawah juga berbeda dengan yang usianya sudah di atas 40 tahun. Usia 40 tahun ke bawah paling aman mengonsumsi pil KB jenis sintetis. Perempuan berusia 40 tahun ke atas dianjurkan mengonsumsi pil KB alamiah yang kandungan hormonnya sama dengan tubuhnya. Manfaat pil KB ternyata memang banyak. Bagi yang siklus haidnya tidak teratur, jika mengonsumsi pil KB justru haidnya bisa menjadi teratur. Pil KB juga bermanfaat untuk perempuan yang menginginkan keadaan bebas haid pada momen penting mereka. Seperti ketika menjalankan ibadah haji atau umroh, bulan madu, berlibur, menghadapi ujian, dan lainnya. Haid dapat diatur sesuai keinginan dan kebutuhan. Pengaturan haid dapat dilakukan dengan cara menunda atau memajukan haid. Salah satu jenis obat yang biasa dilakukan untuk menunda atau memajukan haid itu bernama Norethisterone 5 mg. Obat tersebut mampu menunda haid dalam jangka pendek 14 hari sampai jangka panjang, lebih dari 14 hari. Norethisterone merupakan obat golongan hormon progresteron. Obat ini bekerja menunda haid dengan cara mempertahankan kadar hormon progresteron di dalam tubuh, sehingga lapisan dalam rahim tidak akan menebal dan tidak akan meluruh sebagai haid. Pemberian hormon progresteron itu dapat mempertahankan keadaan rahim, sehingga tidak memasuki fase menstruasi. Pada dasarnya haid memang bisa diatur sesuai dengan kebutuhan. Haid, menurut Ali, bisa ditunda hingga dua tahun atau lebih, tanpa menganggu kesehatan tubuh. Waktu yang tepat untuk mengonsumsi obat penunda masa haid minimal dua minggu sebelum masa haid tiba. Lebih baik, kalau mengonsumsi obatnya sebulan sebelum masa haid agar hasilnya tepat sesuai keinginan. Saat mengonsumsi obat itu, pasien kemungkinan akan menemui flek sejenis bercak darah. Flek itu, ungkap Ali, bukan darah haid, jadi pasien tetap bisa menjalankan aktivitas seperti ibadah haji atau bulan madu. Jadi, kalau Anda sudah mengikuti saran dokter meminum obat hormonal sesuai takaran dan jangka waktunya tepat, tidak perlu panik. Last update : 07-06-2008 04:46
|