Rajab
11
Sabtu
1430 HIJRIAH

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini118
mod_vvisit_counterKemarin856
mod_vvisit_counterMinggu Ini4905
mod_vvisit_counterBulan Ini2982
mod_vvisit_counterSeluruhnya531545

Statistics

Pengunjung: 2611357


Display Pagerank



GrowUrl.com - growing your website

Software Murah Rulisoft.com

9Bisnis.com

Sabtu, 04 Juli 2009

Advertisement



3 Kanker Utama Intai Perokok PDF Cetak E-mail
(0 votes)
Penilaian Pengguna: / 0
BurukTerbaik 
 

By Administrator, on 22-08-2008 00:00

Views : 445    

Favoured : 24

Published in : Berita Kesehatan, Berita Kesehatan


Sebatang rokok saja terkandung 4 ribu jenis bahan kimia bersifat toksik atau berbahaya bagi tubuh. Zat itu memicu kanker paru, otak, dan liver.
 Siapa yang tidak kenal rokok. Dalam sejarahnya, rokok telah diisap warga asli benua Amerika yaitu suku Maya, Aztec, dan Indian sejak 1.000 tahun sebelum Masehi. Kemudian Colombus memperkenalkan rokok ke Inggris dan perdagangan tembakau dimulai sejak tahun 1500-an, terutama tembakau Virginia dan masih eksis hingga detik ini.

Industri rokok mulai redup sejak 1964, karena Persatuan Dokter Bedah Amerika mengeluarkan pernyataan bahwa rokok mengakibatkan kanker paru. Iklan rokok di televisi mulai haram ditayangkan sejak 1965 di Inggris dan 1970 di Amerika. Peringatan kesehatan di kemasan rokok mulai muncul sejak 1970, dan makin diperkuat dengan peringatan melalui gambar.

Walaupun mulai meredup, faktanya sebanyak 4 juta orang meninggal akibat rokok dan diperkirakan pada 2020 mendatang, korban meninggal akibat rokok mencapai 10 juta orang. Sayang 70 persen di antara korban berada di negara berkembang. Setidaknya hal itu terungkap dalam seminar bertajuk "Merokok dan Kanker Paru" di Ruang Serba Guna lantai 2, Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jalan Let Jen S Parman, Slipi, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.

Di dunia internasional terdapat 1,26 miliar perokok dan di negara berkembang sekitar 800 juta perokok. Sedangkan Indonesia menduduki peringkat ke lima dengan jumlah perokok terbanyak setelah China, Amerika, Jepang, dan Rusia. "Dalam satu batang rokok terdapat 4 ribu jenis kimia, termasuk 400 jenis toksik atau zat racun dan 40 jenis karsinogen yaitu zat beracun yang menyebabkan kanker," kata Staf Medik Fungsional Rumah Sakit Kanker Dharmais Dr Eddy Soeratman.

Kanker paru, menurut Dr Eddy, adalah penyakit yang tidak bisa dideteksi sejak dini. Inilah kemudian yang membuat para penderita kanker paru, baru datang ke rumah sakit selalu dengan kanker stadium lanjut atau empat. "Penderita kanker paru baru akan ke dokter ketika muntah darah atau sesak dan merasa sakit ketika bernapas," tambah Eddy.

Rasa sakit ataupun muntah darah yang dialami oleh penderita kanker paru diakibatkan pembuluh pernapasan di paru-paru terdesak oleh benjolan kanker atau tumor di paru-paru. "Itulah yang kemudian membuat penderita sulit bernapas. Jika terlambat ditindaklanjuti, paru-paru pasien akan tergenang oleh cairan yang dibawa oleh sel kanker dan itu bisa berakibat kematian," ujarnya.

Ketika sudah parah, kanker paru menjadi penyebab kematian utama dan 85-95 persen berhubungan dengan kebiasaan merokok. Golongan risiko tinggi terkena kanker paru adalah pria dan wanita berusia 40 tahun ke atas, perokok berat dan orang-orang yang berada di lingkungan yang tercemar oleh polutan atau limbah pabrik.

Jika sel kanker telah menyerang paru, Dr Eddy mengatakan, sel kanker akan mudah menyebar ke tiga bagian utama tubuh, yaitu otak dan liver. "Sel kanker akan terbawa darah dan kelenjar getah bening ke seluruh tubuh, yang paling sering kena itu adalah otak dan liver," tambah dokter yang turun langsung ke sekolah untuk penyuluhan antirokok.

Selain tiga anggota tubuh utama yang rawan terkena kanker setelah terkena kanker paru, bagian tubuh lainnya yang juga rawan, menurut Dr Eddy, adalah ginjal dan tulang. "Kanker tulang menyebabkan tulang mudah patah bahkan bisa menyebabkan kelumpuhan karena kanker menekan saraf tulang belakang atau mematahkan tulang," tutur Dr Eddy.

Bagi pasien yang terdeteksi menderita kanker paru, rumah sakit terlebih dahulu akan melakukan empat jenis diagnosis. Pertama, melalui keluhan yang dirasakan pasien, pemeriksaan fisik, rontgen toraks, CT Scan toraks dan patalogi anatomi. "Semakin cepat kanker diketahui, semakin mudah penyebaran sel kanker dicegah," katanya lagi.

Kesakitan akibat menderita kanker paru, ternyata juga dirasakan oleh Willy. Pria paruh baya itu mengaku terkena kanker paru dan sekarang telah dinyatakan bebas oleh dokter.




Digg!Reddit!Del.icio.us!Google!Live!Facebook!Slashdot!Netscape!Technorati!StumbleUpon!Spurl!Wists!Simpy!Newsvine!Blinklist!Furl!Fark!Blogmarks!Yahoo!Smarking!Netvouz!Shadows!RawSugar!Ma.gnolia!PlugIM!Squidoo!BlogMemes!FeedMeLinks!BlinkBits!Tailrank!linkaGoGo!Free social bookmarking plugins and extensions for Joomla! websites! title=

Last update : 22-08-2008 00:00

   
Quote this article in website
Favoured
Print
Send to friend
Related articles
Save this to del.icio.us

Users' Comments  RSS feed comment
 

Average user rating

   (0 vote)

 


Add your comment
Name
E-mail
Title  
 
Comment
 
Available characters: 600
   Notify me of follow-up comments
  This image contains a scrambled text, it is using a combination of colors, font size, background, angle in order to disallow computer to automate reading. You will have to reproduce it to post on my homepage
Enter what you see:

   
   

No comment posted



mXcomment 1.0.7 © 2007-2009 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelumnya   Berikutnya >





Berita Terbaru
Produk Baru Smart Naco

Senin, 01 Juni 2009 | Administrator

Pelanggan Yth, kami memperkenalkan produk susu kolostrum IgG Plus terbaru dari Smart Naco yaitu FORTICO.  FORTICO ini berisi 20 sachet dan memiliki kandungan gizi serta khasiat yang sama dengan...
+ Selengkapnya

Berita Lain

Artikel Terbaru
Saran untuk yang Alergi Susu

Selasa, 24 Maret 2009 | Administrator

Alergi susu dialami oleh orang yang perutnya tak bisa mencerna gula susu yang disebut laktosa. Jika mereka minum susu, bisa mengalami kram perut parah dan diare.
+ Selengkapnya

Artikel Lain

Berita Kesehatan
Waspada! 30 Penyakit Akibat Pemanasan Global

Jumat, 26 Juni 2009 | Administrator

BERDASARKAN Data Organisasi Kesehatan dunia (WHO) tercatat ada sebanyak 30 penyakit baru yang muncul sepanjang tahun 1976-2008 akibat perubahan iklim dan pemanasan global.
+ Selengkapnya

Berita Lain

Artikel Kesehatan
Makan Permen Karet Cegah Gigi Rusak

Rabu, 13 Agustus 2008 | Administrator

Makan permen karet memang cenderung dilakukan anak-anak. Mungkin karena bisa dijadikan balon, sehingga anak-anak suka. Tetapi jangan salah, anak-anak yang memakan permen karet, justru memiliki gigi...
+ Selengkapnya

Artikel Lain

Tips Kesehatan
Jus Untuk Pembersihan Usus

Sabtu, 01 Desember 2007 | Administrator

Dulu, orang tua di Jawa akrab dengan istilah urus-urus. Zaman sekarang orang lebih mengenalnya sebagai pembersihan usus (colon cleansing). Berbagai jenis kanker dapat ditangkal dengan upaya ini.
+ Selengkapnya

Tips Lain

Info Sehat
Meski Harga Membumbung, Minum Susu Jalan Terus

Rabu, 09 Juli 2008 | Administrator

DI tengah kondisi ekonomi yang sulit akibat lonjakan harga BBM, konsumsi susu masyarakat harus dipertahankan bahkan ditingkatkan. Kampanye minum susu tetap penting karena konsumsi susu di Indonesia...
+ Selengkapnya

Info Lain

Info Penyakit
Faktor Resiko Yang Berkembang Selama Kehamilan

Faktor Resiko Yang Berkembang Selama Kehamilan DEFINISISelama kehamilan, sebuah masalah bisa terjadi atau sebuah kondisi bisa terbentuk membuat kehamilan beresiko tinggi. Contohnya,...
+ Selengkapnya

Penyakit Lain





Joomulus

Syndicate

Who's Online