| Mulutmu, Harimaumu... |
|
|
|
| Written by Administrator | |||
| Wednesday, 23 July 2008 07:00 | |||
|
Bau mulut yang ditimbulkan setelah kita menyantap makanan berbau tajam, seperti petai, jengkol, atau duren, tentu tak akan membuat kita pusing memikirkannya. Lain halnya jika bau tak sedap sudah berlangsung lama dan tak mau hilang meski sudah menyikat gigi dan dibilas dengan obat kumur.
Sebenarnya bau mulut (halitosis) bisa menjadi pertanda adanya penyakit kronis. Hal tersebut diungkapkan drg. Zaura Rini Matram MDS, dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia. Penyakit yang bisa dideteksi dari bau mulut seseorang antara lain diabetes, maag, radang tenggorokan, THT, sinusitis berat, atau adanya pendarahan di organ dalam. "Bau mulut seseorang juga bisa mengungkapkan apakah gula darah seseorang tinggi," ujar dokter gigi yang akrab disapa Rini ini.Dokter gigi yang berpengalaman sudah bisa mengenali tanda-tanda seseorang mengidap diabetes karena pasien biasanya memiliki bau yang khas yang disebut acetone breath atau bau manis. Penderita diabetes juga cenderung lebih sering memiliki penyakit mulut dibanding orang yang tidak diabetes. Penyakit lain yang bisa diketahui hanya dengan membuka mulut antara lain pengerasan hati (sirosis) yang sudah mencapai tahap menjelang kronik. Hal tersebut karena metabolisme protein dan lemak tidak berjalan semestinya karena terganggunya fungsi hati. Dari komponen-komponen itu terbentuk metabolik yang dapat dikeluarkan lewat saluran pernapasan dengan bau spesifik. "Ada juga kasus halitosis yang disebabkan karena faktor psikis, jadi orang tersebut merasa mulutnya berbau dan menjadi tidak pede, padahal sebenarnya tidak ada apa-apa," kata Rini. Namun Rini menambahkan bahwa penyebab terbesar dari bau mulut adalah infeksi bakteri karena gigi sudah membusuk. Selain itu bau mulut juga sering terjadi pada orang yang mengalami sembelit atau sulit buang air besar. Produk metabolisme kuman-kuman usus terhadap sisa makanan bertumpuk, kemudian timbul gas-gas yang menimbulkan bau tak sedap. Biasakan sikat gigi sebelum tidur Rawat dan bersihkan Lalu bagaimana cara mengetahui apakah bau mulut tak sedap yang diderita merupakan tanda penyakit serius atau penyakit gigi? Pasien tentu harus datang memeriksakan diri ke dokter gigi. "Rumah sakit atau klinik gigi biasanya memiliki alat untuk mengukur kadar bau mulut untuk mengetahui penyebab bau mulutnya," papar Rini. Setelah mengetahui bahwa kesehatan gigi dan mulut merupakan petunjuk kualitas kesehatan, Rini menyarankan agar masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan gigi. "Caranya sebenarnya sederhana saja, menyikat gigi secara teratur, terutama setelah makan makanan manis," katanya. Sementara itu untuk mencegah bau mulut, bersihkan sisa makanan di sela gigi, perbanyak minum air putih, berkumur dengan obat kumur untuk melawan bau mulut, dan yang tak kalah penting memeriksakan ke dokter gigi secara teratur. Penyakit atau masalah kesehatan ini dapat dibantu penyembuhannya dengan mengkonsumsi Susu Kolostrum secara rutin. FORTICO susu bubuk skim dengan kolostrum diformulasikan dan dikembangkan secara khusus oleh Smart Naco, Sdn, Bhd. ini adalah komponen Bio-aktif yang diperoleh dari sumber bahan terbaik dari New Zealand untuk meningkatkan kesehatan secara maksimum. Dapatkan Susu Kolostrum FORTICO original hanya di SusuKolostrum.com. Untuk pemesanan silahkan sms nama, alamat, nomor telepon dan jumlah pesanan ke 085692263999. Ongkos kirim GRATIS ke seluruh Indonesia.
|
|||
| Last Updated on Wednesday, 25 June 2008 03:35 |
Berita Terbaru
| Produk Baru: Chlocyanin 21/05/2012 | Administrator Mulai tanggal 1 Juni 2012, kami menyediakan produk baru yang bernama Chlocyanin. Chlocyanin adalah serbuk minuman alami yang merupakan perpaduan antara KLOROFIL (CHLOROPHYLL) yaitu pigmen hijau d [ ... ] | Berita Lainnya | |
Berita Kesehatan
| Hati-Hati...Susu Formula Bikin Bayi Kegemukan Lho 06/06/2012 | Administrator Bayi yang mengkonsumsi susu formula ternyata adalah yang paling rawan mengalami kegemukan pada usia lima tahun.Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bertambahnya berat badan bayi dalam waktu yang lebih [ ... ] | Berita Lainnya | |
Artikel Terbaru
| Alquran dan Sains: Manfaat Air Susu Ibu (ASI) 25/04/2012 | Administrator Oleh: DR Abdul Basith Jamal & DR Daliya Shadiq Jamal Setelah proses penciptaan dan perkembangan janin sempurna, maka janin tersebut siap untuk meninggalkan tempat di mana selama ini ia tempati, y [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Artikel Kesehatan
| Anak Alergi Susu, Kok Bisa? 04/04/2012 | Administrator Alergi susu dapat diartikan ketika sistem kekebalan anak keliru dalam mengenali protein susu sebagai sesuatu yang berbahaya dan harus dilawan. Gejala yang terjadi pada alergi susu sapi secara umum ham [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Tips Kesehatan
| Pengapuran? Bukan Susu Obatnya 04/04/2012 | Administrator Selama ini, masyarakat awam sering menyamakan osteoporosis dengan pengapuran. Padahal, menurut ahli ortopedik, dr Andre Pontoh, SpOT, kedua hal ini beda jauh. Menurutnya, Osteoporosis adalah penyakit [ ... ] | Tips Lainnya | |
Info Sehat
| Mengenal Susu dan Manfaatnya 22/05/2012 | Administrator Dalam menu sehat dikenal istilah "empat sehat lima sempurna". Penyempurna ini adalah susu. Istilah ini tidak berlebihan karena minuman putih bersih ini memiliki kandungan nutrisi yang lengkap diband [ ... ] | Info Lainnya | |
Data Penyakit
| Kejang Demam (Febrile Convulsion) Kejang Demam (Febrile Convulsion) DEFINISI Kejang Demam (Febrile Convulsion) adalah kejang pada bayi atau anak-anak yang terjadi akibat demam, tanpa adanya infeksi pada susun [ ... ] | Data Lainnya | |















