| Deteksi Dini untuk Mengenali Gejala Autis |
|
|
|
| Written by Administrator | |||
| Monday, 12 May 2008 07:00 | |||
|
Meskipun penyebab gangguan autistik hingga kini belum terungkap, namun pengalaman menunjukkan bahwa yang penting adalah mendeteksi gejala pada usia sedini mungkin. Salah satu yang disarankan oleh para ahli adalah mengecek apakah bayi pada usia satu tahun bisa merespon jika namanya dipanggil.
Sebenarnya anak sudah bisa dideteksi ketika ia berusia enam-tujuh bulan karena pada usia tersebut anak-anak sudah bisa berinteraksi dengan orangtuanya. Jika dia mengalami gangguan autis, maka biasanya dia tidak mau kontak mata dengan orang lain, terlalu diam atau malah terlalu ramai atau menangis terus. Tetapi berdasarkan riset yang dilakukan para ahli dari Amerika Serikat, gejala autis pada setiap anak berbeda-beda, karenanya mengecek secara rutin apakah balita bisa merespon saat dipanggil merupakan cara yang terbaik untuk mendeteksi adanya gangguan autistik. Dalam riset yang melibatkan lebih dari 150 balita ini, tim peneliti dari Universitas California Davis, AS, membagi responden dalam dua kelompok. Kelompok pertama adalah balita sehat sebagai grup kontrol dan kelompok kedua adalah balita yang memiliki risiko autis karena saudara kandung mereka juga mengalami gangguan autistik. Sebanyak 46 bayi berusia satu tahun yang masuk dalam grup kontrol berhasil melewati tes "panggil nama", mereka semua merespon satu-dua detik setelah nama mereka dipanggil. Sedangkan 101 bayi yang masuk dalam kelompok beresiko, hanya 86 persen yang ’lulus’ dalam tes tersebut. Lalu, 46 bayi dari kelompok beresiko tersebut diikuti perkembangan kesehatannya hingga usia mereka dua tahun. Sebelumnya, tim peneliti telah mencoba melakukan tes "panggil nama" saat para responden berusia sembilan bulan. Namun mereka dirasa terlalu muda untuk memberikan respon yang diharapkan. Meski bayi yang tidak lulus tes tersebut belum tentu mengalami autis, namun jika bayi secara berulang selalu gagal atau tidak merespon saat dipanggil, maka para orangtua disarankan untuk melakukan tes lanjutan untuk memastikan. Judith Gould dari National Autistic Society, AS, mengatakan memang deteksi dini bisa membantu mengoptimalkan kemampuan anak autis. Tetapi ia menambahkan bahwa tes yang dilakukan untuk menegakkan diagnosa autisme sangat banyak dan bervariasi. "Hanya karena bayi Anda tidak merespon saat namany adipanggil, belum tentu ia mengalami autisme, butuh pemeriksaan medis yang lebih lengkap untuk memastikannya," ujarnya. Penyakit atau masalah kesehatan ini dapat dibantu penyembuhannya dengan mengkonsumsi Susu Kolostrum secara rutin. FORTICO susu bubuk skim dengan kolostrum diformulasikan dan dikembangkan secara khusus oleh Smart Naco, Sdn, Bhd. ini adalah komponen Bio-aktif yang diperoleh dari sumber bahan terbaik dari New Zealand untuk meningkatkan kesehatan secara maksimum. Dapatkan Susu Kolostrum FORTICO original hanya di SusuKolostrum.com. Untuk pemesanan silahkan sms nama, alamat, nomor telepon dan jumlah pesanan ke 085692263999. Ongkos kirim GRATIS ke seluruh Indonesia.
|
|||
| Last Updated on Tuesday, 17 June 2008 07:29 |
Berita Terbaru
| Produk Baru: Chlocyanin 21/05/2012 | Administrator Mulai tanggal 1 Juni 2012, kami menyediakan produk baru yang bernama Chlocyanin. Chlocyanin adalah serbuk minuman alami yang merupakan perpaduan antara KLOROFIL (CHLOROPHYLL) yaitu pigmen hijau d [ ... ] | Berita Lainnya | |
Berita Kesehatan
| Hati-Hati...Susu Formula Bikin Bayi Kegemukan Lho 06/06/2012 | Administrator Bayi yang mengkonsumsi susu formula ternyata adalah yang paling rawan mengalami kegemukan pada usia lima tahun.Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bertambahnya berat badan bayi dalam waktu yang lebih [ ... ] | Berita Lainnya | |
Artikel Terbaru
| Alquran dan Sains: Manfaat Air Susu Ibu (ASI) 25/04/2012 | Administrator Oleh: DR Abdul Basith Jamal & DR Daliya Shadiq Jamal Setelah proses penciptaan dan perkembangan janin sempurna, maka janin tersebut siap untuk meninggalkan tempat di mana selama ini ia tempati, y [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Artikel Kesehatan
| Anak Alergi Susu, Kok Bisa? 04/04/2012 | Administrator Alergi susu dapat diartikan ketika sistem kekebalan anak keliru dalam mengenali protein susu sebagai sesuatu yang berbahaya dan harus dilawan. Gejala yang terjadi pada alergi susu sapi secara umum ham [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Tips Kesehatan
| Pengapuran? Bukan Susu Obatnya 04/04/2012 | Administrator Selama ini, masyarakat awam sering menyamakan osteoporosis dengan pengapuran. Padahal, menurut ahli ortopedik, dr Andre Pontoh, SpOT, kedua hal ini beda jauh. Menurutnya, Osteoporosis adalah penyakit [ ... ] | Tips Lainnya | |
Info Sehat
| Mengenal Susu dan Manfaatnya 22/05/2012 | Administrator Dalam menu sehat dikenal istilah "empat sehat lima sempurna". Penyempurna ini adalah susu. Istilah ini tidak berlebihan karena minuman putih bersih ini memiliki kandungan nutrisi yang lengkap diband [ ... ] | Info Lainnya | |
Data Penyakit
| Erisipelotrikosis Erisipelotrikosis DEFINISI Erisipelotrikosis merupakan infeksi kulit yang berkembang secara perlahan. PENYEBAB Penyebabnya adalah bakteri Erysipelothrix rhusi [ ... ] | Data Lainnya | |















