| Batuk 100 Hari yang Sangat Menular |
|
|
|
| Written by Administrator | |||
| Saturday, 19 April 2008 07:00 | |||
|
Hampir setiap orang pernah menderita batuk. Batuk sendiri terdiri dari berbagai macam, ada batuk ringan yang sembuh sendiri dalam waktu 5-6 hari, hingga batuk kronik yang terjadi lebih dari tiga minggu. Salah satu jenis batuk yang cukup berbahaya adalah batuk 100 hari atau batuk rejan (pertusis). Batuk ini sangat menular dan umumnya menyerang anak-anak, namun tak sedikit orang dewasa yang terkena.
Batuk 100 hari disebabkan oleh bakteri bordetella pertussis. Bakteri ini akan mengganggu sistem pernapasan, yaitu hidung, tenggorokan, trakhea, dan paru. Pertusis menular melalui udara secara kontak langsung yang berasal dari percikan ludah atau lendir dari penderita selama batuk. Selain sangat menular, penyakit ini juga bisa menimbulkan komplikasi serius bahkan mematikan, terutama pada bayi. Penyakit atau masalah kesehatan ini dapat dibantu penyembuhannya dengan mengkonsumsi Susu Kolostrum secara rutin. "Batuk 100 hari dahulu memang berlangsung lama karena belum ada obatnya. Sekarang ini bayi-bayi yang sudah mendapat vaksin DPT bisa terhindar dari batuk ini," kata dr.Dianiati Kusumo Sutoyo, Sp.P (K), dari RS.Persahabatan Jakarta, yang disapa dokter Titi ini. Meski sudah mendapat vaksin, dokter Titi mengatakan bahwa balita tetap mungkin terkena pertusis. "Biasanya karena daya tahan tubuh lemah," tambahnya. Ciri anak yang menderita batuk 100 hari adalah gejala batuk bertubi-tubi diakhiri suara lengkingan, disertai pilek dan demam. Karena batuk terjadi bertubi-tubi, penderita bisa kehabisan oksigen, akibatnya wajah menjadi kebiruan, terkadang kejang, bahkan perdarahan. Pencegahan Batuk ini pada dasarnya bisa menyerang siapa saja, jika menyerang remaja dan orang dewasa penyakit ini tidak terlalu berbahaya, namun pada bayi dan balita memiliki risiko mematikan. Karenanya bayi berusia di bawah 18 bulan disarankan untuk dirawat inap di rumah sakit untuk mendapat pengawasan. Untuk mengobati batuk rejan diperlukan antibiotik golongan makrolid , seperti klaritromisin atau azitromisin. Obat batuk tidak disarankan diberikan. Namun, karena dikhawatirkan batuk pertusis yang hebat bisa menyebabkan anak kekurangan oksigen (karena ia tidak sempat menarik napas di sela-sela batuknya itu), maka obat antitusif boleh diberikan. Untuk mencegah dehidrasi, pasien juga perlu diberi cairan lewat infus. Sejak tahun 1970-an, pemerintah telah mewajibkan setiap bayi mendapat imunisasi DPT. Dalam perjalanan waktu, kemampuan vaksin untuk melindungi sangat mungkin berkurang sehingga perlu dilakukan vaksin ulang. Selain itu penderita batuk rejan perlu diisolasi untuk mencegah penularannya. Meski namanya batuk 100 hari, namun lama batuk ini tidak benar-benar pas 100 hari, bisa sembuh lebih cepat atau batuk lebih lama. Untuk itu pasien sebaiknya berobat ke dokter ahli di bidang respirologi. FORTICO susu bubuk skim dengan kolostrum diformulasikan dan dikembangkan secara khusus oleh Smart Naco, Sdn, Bhd. ini adalah komponen Bio-aktif yang diperoleh dari sumber bahan terbaik dari New Zealand untuk meningkatkan kesehatan secara maksimum. Dapatkan Susu Kolostrum FORTICO original hanya di SusuKolostrum.com. Untuk pemesanan silahkan sms nama, alamat, nomor telepon dan jumlah pesanan ke 085692263999. Ongkos kirim GRATIS ke seluruh Indonesia.
|
|||
| Last Updated on Wednesday, 18 June 2008 05:59 |
Berita Terbaru
| Produk Baru: Chlocyanin 21/05/2012 | Administrator Mulai tanggal 1 Juni 2012, kami menyediakan produk baru yang bernama Chlocyanin. Chlocyanin adalah serbuk minuman alami yang merupakan perpaduan antara KLOROFIL (CHLOROPHYLL) yaitu pigmen hijau d [ ... ] | Berita Lainnya | |
Berita Kesehatan
| Hati-Hati...Susu Formula Bikin Bayi Kegemukan Lho 06/06/2012 | Administrator Bayi yang mengkonsumsi susu formula ternyata adalah yang paling rawan mengalami kegemukan pada usia lima tahun.Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bertambahnya berat badan bayi dalam waktu yang lebih [ ... ] | Berita Lainnya | |
Artikel Terbaru
| Alquran dan Sains: Manfaat Air Susu Ibu (ASI) 25/04/2012 | Administrator Oleh: DR Abdul Basith Jamal & DR Daliya Shadiq Jamal Setelah proses penciptaan dan perkembangan janin sempurna, maka janin tersebut siap untuk meninggalkan tempat di mana selama ini ia tempati, y [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Artikel Kesehatan
| Anak Alergi Susu, Kok Bisa? 04/04/2012 | Administrator Alergi susu dapat diartikan ketika sistem kekebalan anak keliru dalam mengenali protein susu sebagai sesuatu yang berbahaya dan harus dilawan. Gejala yang terjadi pada alergi susu sapi secara umum ham [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Tips Kesehatan
| Pengapuran? Bukan Susu Obatnya 04/04/2012 | Administrator Selama ini, masyarakat awam sering menyamakan osteoporosis dengan pengapuran. Padahal, menurut ahli ortopedik, dr Andre Pontoh, SpOT, kedua hal ini beda jauh. Menurutnya, Osteoporosis adalah penyakit [ ... ] | Tips Lainnya | |
Info Sehat
| Mengenal Susu dan Manfaatnya 22/05/2012 | Administrator Dalam menu sehat dikenal istilah "empat sehat lima sempurna". Penyempurna ini adalah susu. Istilah ini tidak berlebihan karena minuman putih bersih ini memiliki kandungan nutrisi yang lengkap diband [ ... ] | Info Lainnya | |
Data Penyakit
| Infeksi HIV Infeksi HIV DEFINISI Infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah suatu infeksi virus yang secara progresif menghancurkan sel-sel darah putih dan menyebabkan AIDS (Acquire [ ... ] | Data Lainnya | |















