| Pertusis ( Batuk Rejan ) |
|
|
|
| Written by Administrator | |||
| Thursday, 14 August 2008 10:46 | |||
|
Pertusis yang sering juga disebut batuk rejan adalah penyakit infeksi bakterial yang menyerang sistem pernapasan yang melibatkan pita suara (larinks), trakea dan bronkial. Infeksi ini menimbulkan iritasi pada saluran pernapasan sehingga menyebabkan serangan batuk yang parah.
Batuk rejan dapat menyerang segala umur, 60 % menyerang anak-anak yang berumur kurang dari 5 tahun. Penyakit ini akan menjadi serius jika menyerang bayi berumur kurang dari 1 tahun. Biasanya pada bayi yang baru lahir dan keadaannya menjadi lebih parah. Penyakit atau masalah kesehatan ini dapat dibantu penyembuhannya dengan mengkonsumsi Susu Kolostrum secara rutin. Para dokter melaporkan lebih dari 7000 kasus batuk rejan yang terjadi tahun lalu. Sebenarnya lebih banyak kasus yang terjadi tetapi gejala yang timbul pada remaja dan orang dewasa biasanya lebih ringan. Akibatnya, para remaja dan orang dewasa memutuskan tidak menemui dokter untuk mengobati gejala-gejalanya atau dokter tidak mengetahui gejala-gejala yang ringan tersebut sebagai batuk rejan. Batuk adalah gejala khas dari batuk rejan. Serangan batuk terjadi tiba-tiba dan berlanjut terus tanpa henti hingga seluruh udara di dalam paru-paru terbuang keluar. Akibatnya saat napas berikut, si anak telah kekurangan udara sehingga bernapas dengan cepat akibatnya suara pernapasan berbunyi seperti pada bayi yang baru lahir berumur kurang dari 6 bulan dan pada orang dewasa, bunyi ini sering tidak terdengar. Batuk pada batuk rejan biasanya sangat parah hingga muntah-muntah dan penderita sangat kelelahan setelah serangan batuk. Di antara episode batuk, anak yang terinfeksi terlihat normal ( tanpa gejala ). Batuk rejan diobati dengan antibiotika untuk mengurangi penyebaran infeksi. Jika pengobatan dimulai pada tahap awal penyakit, maka dapat memperpendek perjalanan penyakit tersebut. Anak-anak harus diimunisasi terhadap pertusis. Imunisasi sangat efektif mencegah penularan penyakit ini. Sebelum vaksin penyakit ini ditemukan, sebanyak 270.000 kasus pertusis terjadi tiap tahunnya. Dengan pendistribusian vaksin, sejumlah kasus pertusis menurun hingga 1010 pada tahun 1976. Sejak itu jumlah kasus tiap tahunnya meningkat di atas 7000. Karena alasan tersebut banyak orangtua yang memilih tidak memberikan vaksin pada anak-anaknya. Orang dewasa yang tidak pernah diimunisasi, yang tidak mendapatkan imunisasi dengan baik atau daya imunisasinya telah menurun dapat juga terinfeksi batuk rejan. Pada orang dewasa biasanya gejala yang terjadi ringan, tetapi mereka dapat menularkan penyakit itu kepada orang lainnya, termasuk anak-anak yang belum diimunisasi. Bayi-bayi yang tidak diimunisasi selalu tertular batuk rejan dari orang dewasa karier ( pembawa penyakit ) yang tidak menyadari bahwa mereka mengidap penyakit tersebut. Batuk rejan sangat infeksius terhadap bagi orang yang tidak memiliki kekebalan. Penyakit ini mudah menyebar ketika si penderita batuk. Waktu antara paparan penyakit hingga menimbulkan gejala-gejala (masa inkubasi) adalah antara 7 dan 14 hari. Sekali seseorang terinfeksi pertusis, maka orang tersebut kebal terhadap penyakit tersebut untuk beberapa tahun, tetapi tidak seumur hidup. Kadang-kadang orang tersebut terinfeksi batuk rejan kembali setelah beberapa tahun kemudian. Pada saat ini vaksin pertusis tidak dianjurkan bagi orang dewasa. Walaupun, orang dewasa sering sebagai penyebab infeksi pertusis pada anak-anak, mungkin vaksin untuk orang dewasa dianjurkan di masa depan. FORTICO susu bubuk skim dengan kolostrum diformulasikan dan dikembangkan secara khusus oleh Smart Naco, Sdn, Bhd. ini adalah komponen Bio-aktif yang diperoleh dari sumber bahan terbaik dari New Zealand untuk meningkatkan kesehatan secara maksimum. Dapatkan Susu Kolostrum FORTICO original hanya di SusuKolostrum.com. Untuk pemesanan silahkan sms nama, alamat, nomor telepon dan jumlah pesanan ke 085692263999. Ongkos kirim GRATIS ke seluruh Indonesia.
|
Berita Terbaru
| Produk Baru: Chlocyanin 21/05/2012 | Administrator Mulai tanggal 1 Juni 2012, kami menyediakan produk baru yang bernama Chlocyanin. Chlocyanin adalah serbuk minuman alami yang merupakan perpaduan antara KLOROFIL (CHLOROPHYLL) yaitu pigmen hijau d [ ... ] | Berita Lainnya | |
Berita Kesehatan
| Hati-Hati...Susu Formula Bikin Bayi Kegemukan Lho 06/06/2012 | Administrator Bayi yang mengkonsumsi susu formula ternyata adalah yang paling rawan mengalami kegemukan pada usia lima tahun.Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bertambahnya berat badan bayi dalam waktu yang lebih [ ... ] | Berita Lainnya | |
Artikel Terbaru
| Alquran dan Sains: Manfaat Air Susu Ibu (ASI) 25/04/2012 | Administrator Oleh: DR Abdul Basith Jamal & DR Daliya Shadiq Jamal Setelah proses penciptaan dan perkembangan janin sempurna, maka janin tersebut siap untuk meninggalkan tempat di mana selama ini ia tempati, y [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Artikel Kesehatan
| Anak Alergi Susu, Kok Bisa? 04/04/2012 | Administrator Alergi susu dapat diartikan ketika sistem kekebalan anak keliru dalam mengenali protein susu sebagai sesuatu yang berbahaya dan harus dilawan. Gejala yang terjadi pada alergi susu sapi secara umum ham [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Tips Kesehatan
| Pengapuran? Bukan Susu Obatnya 04/04/2012 | Administrator Selama ini, masyarakat awam sering menyamakan osteoporosis dengan pengapuran. Padahal, menurut ahli ortopedik, dr Andre Pontoh, SpOT, kedua hal ini beda jauh. Menurutnya, Osteoporosis adalah penyakit [ ... ] | Tips Lainnya | |
Info Sehat
| Mengenal Susu dan Manfaatnya 22/05/2012 | Administrator Dalam menu sehat dikenal istilah "empat sehat lima sempurna". Penyempurna ini adalah susu. Istilah ini tidak berlebihan karena minuman putih bersih ini memiliki kandungan nutrisi yang lengkap diband [ ... ] | Info Lainnya | |
Data Penyakit
| Atresia Esofagus
Atresia Esofagus
DEFINISI
Atresia Esofagus adalah esofagus (kerongkongan) yang tidak terbentuk secara sempurna. | Data Lainnya | |
















