| Bila Paru-Paru Penuh Cairan |
|
|
|
| Written by Administrator | |||
| Thursday, 14 August 2008 10:28 | |||
|
Pneumonia yang kerap disebut paru-paru basah termasuk jenis penyakit berbahaya. Perkuat tubuh dengan gizi seimbang dan menjaga lingkungan adalah langkah terbaik nmnghindarinya.
Ketika seorang anak atau orang dewasa berbaring di lantai tanpa alas, kerap muncul seruan, "Eh, jangan tiduran begitu, nanti kena paru-paru basah, lho!"Yang ditegur pun menurut, lalu pindah ke sofa atau tempat tidur. Penyakit atau masalah kesehatan ini dapat dibantu penyembuhannya dengan mengkonsumsi Susu Kolostrum secara rutin. Banyak orang menganggap, lembabnya udara dari lantai atau yang kita hirup bisa menyebabkan paru-paru basah. Benarkah? Apa sebenarnya paru-paru basah itu? 30 Sumber Infeksi Dalam dunia kedokteran, tidak dikenal istilah paru-paru basah. Yang ada pneumonia, yaitu infeksi yang menyebabkan paru-paru meradang. Kantong-kantong udara dalam paru (alveoli) dipenuhi nanah dan cairan, sehingga kemampuan menyerap oksigen berkurang. Dr. Prajna Paramita, MD, FCCP, menyebutkan bahwa penyakit ini disebabkan oleh sekitar 30 macam sumber infeksi. Namun, penyebab utamanya adalah bakteri, virus, mikroplasma, jamur, berbagai senyawa kimia, dan partikel. Meski kasus pneumonia akibat bakteri tidak terlalu banyak, jenis ini cenderung menimbulkan infeksi lebih berat daripada yang disebabkan oleh nonbakteri. Virus sinsitial pernapasan (respiratory syncitial virus atau RSV), painfluenzae, influenzae, dan adenovirus merupakan yang paling kerap menyebabkan pneumonia. Umumnya infeksi virus saluran pernapasan bawah berlangsung selama musim dingin atau hujan. Dan RSV yang paling umum menjadi penyebab pneumonia, terutama pada bayi. Sulit Bernapas Pneumonia muncul karena kuman penyakit terhirup hidung dan mulut. Bila lingkungan di sekitar ada orang atau anak yang terinfeksi, risiko tertular sangat besar, apalagi bila daya tahan tubuh sedang tidak baik. "Pneumonia termasuk penyakit yang serius dan berbahaya," ujar spesialis paru dari RSPAD Gatot Subroto yang akrab disapa Dr. Mita ini. Gara-gara nanah dan cairan memenuhi paru-paru, oksigen di selsel tubuh pun berkurang dan tidak bisa bekerja. Akibatnya, selain penyebaran infeksi ke seluruh tubuh, penderita bisa meninggal. Pneumonia ditandai oleh batuk disertai sulit bernapas, napas sesak, atau terjadi penarikan dinding dada sebelah bawah ke dalam (severe chest indrawing). Gejala sulit bernapas bisa juga disertai gejala sianosis (kebiruan di bagian kulit dan mukosa karena hemoglobin berkurang dalam darah kapiler) sentral dan tidak dapat minum. Pada anak usia di bawah 2 bulan, pneumonia berat ditandai kerapnya frekuensi bernapas. Bisa 60 kali permenit atau lebih tarikan napas, dengan penarikan kuat pada dinding dada sebelah bawah ke dalam. Gejala lain adalah radang tenggorokan (laringitis). Akibatnya suara berubah serak karena di sekitar pita suara banyak terdapat lendir. Lewat pemeriksaan rontgen dada, bisa diketahui ada masalah di paru. Tanda klinis yang bisa ditemui biasanya flek pada paru. Namun, tanda klinis ini tidak mencukupi sebab tuberkulosis pun ditandai oleh flek ini. Karena itu, pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan darah, dahak, serta gejala sangat penting untuk menentukan flek ini pertanda TBC atau pneumonia. Perlu Mengatur Makan Pengobatan awal untuk pneumonia biasanya berupa antibiotika. Bila penyebabnya bakteri, mikroplasma, dan rickettsia, biasanya antibiotika ini cukup manjur. Untuk pneumonia akibat virus, sampai saat ini belum ada panduan khusus, meski beberapa obat antivirus telah digunakan. Selain antibiotika, pasien juga akan mendapat terapi tambahan berupa pengaturan makan dan oksigen untuk meningkatkan jumlah oksigen dalam darah. Istirahat panjang diperlukan untuk mengembalikan kondisi tubuh. Langkah untuk Mencegah Jenis dan parahnya penyakit ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk usia, jenis kelemin, musim, dan kepadatan penduduk. Pada anak, infeksi lebih sering mengenai laki-laki dibanding anak perempuan. Puncak serangan infeksi antara usia 2 dan 3 tahun dan sesudahnya akan menurun sedikit demi sedikit. Beberapa kasus pneumonia tidak disebabkan infeksi mikroorganisme. Bisa juga akibat aspirasi makanan atau asam lambung, benda asing, hidrokarbon, bahan lipoid, reaksi hipersensitivitas dari saluran napas, akibat obat, radiasi, serta kondisi lingkungan. Agar terhindar dari pneumonia perlu beberapa langkah strategis seperti: * Menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal. * Mengusahakan sirkulasi udara yang baik. * Hindari rokok dan penderita batuk. * Makanlah dengan gizi seimbang, * Lakukan imunisasi, terutama untuk anak. Vaksin Hb sudah banyak dipakai untuk menangkal pneumonia, selain meningitis. Vaksin ini untuk menangkal serangan bakteri Haemophyllus influenzae tipe B yang bisa menyebabkan kedua jenis penyakit itu. Sudah Ada Vaksinnya Pneumonia Bakteri Jenis ini bisa menyerang bayi sampai usia lanjut. Pecandu alkohol, pasien pasca operasi, penderita penyakit pernapasan, sedang terinfeksi virus atau kekebalan tubuh menurun, rentan terkena penyakit ini. Bakteri penyebab pneumonia yang paling umum adalah Streptococcus pneumoniae, dan sudah ada di kerongkongan manusia sehat. Saat kekebalan tubuh menurun, usia tua, atau kurang gizi, bakteri segera memperbanyak diri dan merusak tubuh. Seluruh jaringan paru dipenuhi cairan dan infeksi terjadi cepat menyebar ke seluruh tubuh lewat darah. Pasien yang terinfeksi pneumonia akan panas tinggi, berkeringat, napas terengah-engah, dan denyut jantung meningkat cepat. Bibir dan kuku bisa membiru karena tubuh kekurangan oksigen. Pada kasus berat, pasien akan menggigil, gigi bergemelutuk, sakit dada, dan kalau batuk mengeluarkan lendir berwarna hljau. Sebelum terlambat, penyakit ini bisa diobati. Vaksin pencegahannya pun sudah tersedia. Pneumonia Virus sebagian besar kasus pneumonia disebabkan oleh virus. Kebanyakan virus menyerang saluran pernapasan atas. Untungnya, sebagian besar pneumonia ini tidak berat dan sembuh dalam waktu singkat. Jika infeksi terjadi berbarengan dengan virus influenza, gangguan bisa berat, bahkan menyebabkan kematian. Virus penginfeksi paru akan berkembang biak, meski tak tampak di jaringan paru yang penuh cairan. Gejala pneumonia ini mirip influenza. Tandanya, demam, batuk kering, sakit kepala, ngilu di seluruh tubuh. Letih lesu selama 12-136 jam, napas sesak batuk makin hebat dan menghasilkan sejumlah lendir juga bisa dialami. Demam tinggi kadang membuat bibir membiru. FORTICO susu bubuk skim dengan kolostrum diformulasikan dan dikembangkan secara khusus oleh Smart Naco, Sdn, Bhd. ini adalah komponen Bio-aktif yang diperoleh dari sumber bahan terbaik dari New Zealand untuk meningkatkan kesehatan secara maksimum. Dapatkan Susu Kolostrum FORTICO original hanya di SusuKolostrum.com. Untuk pemesanan silahkan sms nama, alamat, nomor telepon dan jumlah pesanan ke 085692263999. Ongkos kirim GRATIS ke seluruh Indonesia.
|
Berita Terbaru
| Produk Baru: Chlocyanin 21/05/2012 | Administrator Mulai tanggal 1 Juni 2012, kami menyediakan produk baru yang bernama Chlocyanin. Chlocyanin adalah serbuk minuman alami yang merupakan perpaduan antara KLOROFIL (CHLOROPHYLL) yaitu pigmen hijau d [ ... ] | Berita Lainnya | |
Berita Kesehatan
| Hati-Hati...Susu Formula Bikin Bayi Kegemukan Lho 06/06/2012 | Administrator Bayi yang mengkonsumsi susu formula ternyata adalah yang paling rawan mengalami kegemukan pada usia lima tahun.Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bertambahnya berat badan bayi dalam waktu yang lebih [ ... ] | Berita Lainnya | |
Artikel Terbaru
| Alquran dan Sains: Manfaat Air Susu Ibu (ASI) 25/04/2012 | Administrator Oleh: DR Abdul Basith Jamal & DR Daliya Shadiq Jamal Setelah proses penciptaan dan perkembangan janin sempurna, maka janin tersebut siap untuk meninggalkan tempat di mana selama ini ia tempati, y [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Artikel Kesehatan
| Anak Alergi Susu, Kok Bisa? 04/04/2012 | Administrator Alergi susu dapat diartikan ketika sistem kekebalan anak keliru dalam mengenali protein susu sebagai sesuatu yang berbahaya dan harus dilawan. Gejala yang terjadi pada alergi susu sapi secara umum ham [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Tips Kesehatan
| Pengapuran? Bukan Susu Obatnya 04/04/2012 | Administrator Selama ini, masyarakat awam sering menyamakan osteoporosis dengan pengapuran. Padahal, menurut ahli ortopedik, dr Andre Pontoh, SpOT, kedua hal ini beda jauh. Menurutnya, Osteoporosis adalah penyakit [ ... ] | Tips Lainnya | |
Info Sehat
| Mengenal Susu dan Manfaatnya 22/05/2012 | Administrator Dalam menu sehat dikenal istilah "empat sehat lima sempurna". Penyempurna ini adalah susu. Istilah ini tidak berlebihan karena minuman putih bersih ini memiliki kandungan nutrisi yang lengkap diband [ ... ] | Info Lainnya | |
Data Penyakit
| Postmaturitas (kelahiran janin usia tua)
Postmaturitas (kelahiran janin usia tua)
DEFINISI
Post-maturitas adalah suatu keadaan dimana bayi lahir setelah usia kehamilan melebihi 42 minggu. | Data Lainnya | |















