header

Order Via SMS

Order by SMS/Phone
085692263999
02170564500
02270561717
0218608353

Pemesanan setiap hari pukul 08.00 - 20.00

Pengiriman setiap hari pukul 15.00

Ongkos Kirim GRATIS ke Seluruh Indonesia

Statistik

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini842
mod_vvisit_counterKemarin3131
mod_vvisit_counterMinggu Ini7914
mod_vvisit_counterMinggu Lalu25157
mod_vvisit_counterBulan Ini43872
mod_vvisit_counterBulan Lalu120361
mod_vvisit_counterSeluruhnya3670985

We have: 20 guests, 12 bots online
IP Anda: 38.107.179.210
 , 
Hari Ini: Feb 13, 2012

Iklan Ikon

Apa dan Bagaimana Atasi Anthrax? PDF Print E-mail
User Rating: / 2
PoorBest 
Written by Administrator   
Thursday, 14 August 2008 10:35
Anthrax adalah penyakit menular akut yang dapat menyerang hewan dan manusia (Zoonosis) dan sulit diberantas karena merupakan Soil Borned Disease -penyakit dari tanah. Sebutan penyakit ini bermacam-macam: Radang Kura, Radang Limpa, Malignant Pustula, Malignant Edema, Woolsoster's Disease, Ragpickers Disease, Splenic Fever atau Charbon masyarakat Jawa Barat menyebutnya Caneung Hideung. Bakteri tersebut berbentuk batang (ruas-ruas) dengan ukuran panjang 3-8 m. Dalam biakan agar darah biasanya berbentuk rantai (Streptobacilli), dapat juga berbentuk tunggal (soliter) atau berantai dua terutama dalam tubuh penderita.
Penyebabnya, sejenis bakteri yang disebut Bacillus-anthracis berbentuk batang (ruas-ruas) berukuran 3-8 чm. Di dalam tubuh penderita, B. antracis terdapat di dalam darah dan organ-organ dalam, terutama limpa. Itu sebabnya penyakit ini banyak dikenal dengan sebutan radang limpa.

Sebetulnya B. anthracis tidak begitu tahan terhadap suhu tinggi dan bermacam desinfektan. Tapi, bakteri itu mudah sekali membentuk spora yang tahan kekeringan dan mampu hidup lama di tanah yang basah, lembab atau di daerah yang sering tergenang air. Menurut dokter hewan Suprodjo Hardjo Utomo, MS APU dari Balitvet, bakteri ini bersifat aerob -memerlukan oksigen untuk hidup. Spora B.anthracis itu baru dapat dimusnahkan dengan uap air basah bersuhu 90 derajad celcius selama 45 menit, air mendidih atau uap air basah bersuhu 100 derajad celcius selama sepuluh menit dan panas kering pada suhu 120 derajad celcius selama satu jam.

Utamanya, sumber penularan anthrax adalah hewan-hewan yang peka terhadap anthrax, seperti sapi, kambing, kerbau, domba, kuda, babi, burung unta serta hewan lain seperti tikus, marmut, mencit dan lainnya. Walau anjing dan hewan carnivora lainnya termasuk binatang rentan juga, tapi infeksi kuman anthrax jarang sekali terjadi pada hewan-hewan itu. Justru, infeksi anthrax dapat terjadi juga pada jenis burung, terutama burung unta. Selain itu, lingkungan yang tercemar spora B.antracis, seperti tanah, tanaman (sayur-sayuran) dan air, dapat juga menjadi sumber penularan lainnya.

Cara Penularan

Seseorang dapat tertular oleh penyakit Antraks dengan tiga cara :

1. Kontak langsung dengan bibit penyakit yang ada di tanah/rumput, hewan yang sakit, maupun bahan-bahan yang berasal dari hewan yang sakit seperti kulit, daging, tulang dan darah.

2. Bibit penyakit terhirup orang yang mengerjakan bulu hewan (domba dll) pada waktu mensortir. Penyakit dapat ditularkan melalui pernapasan bila seseorang menghirup spora Antraks.
3. Memakan daging hewan yang sakit atau produk asal hewan seperti dendeng, abon dll.

Menurut daerah penularannya, Antraks dibagi dalam tiga macam:

1. Antraks daerah pertanian (Agricultur Antraks) yaitu Antraks yang penularan dan kejadiannya berkisar di daerah-daerah pertanian saja. Antraks di Indonesia pada umumnya termasuk Antraks daerah pertanian.

2. Antraks daerah perindustrian (Industrial Antraks) yaitu Antraks yang terjadi di daerah atau kawasan industri yang menggunakan bahan baku berasal dari hewan atau hasil hewan seperti bahan-bahan yang terbuat dari kulit (tas, ikat pinggang, topi, alat musik), tulang (perhiasan, industri makanan ternak), daging (dendeng, abon dll), darah (campuran makanan ternak), tanduk (perhiasan, kerajinan dll) dan lain-lain

3. Antraks yang terjadi di laboratorium yaitu infeksi hewan-hewan percobaan seperti tikus putih, marmut, kelinci, centrifugasi dll. Masa Inkubasi Masa inkubasi penyakit Antraks bervariasi untuk Antraks tipe kulit 7 hari (rata-rata 1-5 hari), Antraks tipe intestinal (pencernaan) antara 2-5 hari dan Antraks tipe pernapasan (pulmonal) antara 1-5 hari (biasanya 3-4 hari).

Gejala Klinis Penyakit AntraksGejala klinis penyakit Antraks dibedakan berdasarkan tipe penyakit Antraks.

Tipe kulit (cutaneous Antrax)

o mula-mula terjadi papel, desertai gatal-gatal dan rasa sakit
o 2-3 hari kemudian menjadi vesikel yang berisi cairan kemerahan
o kemudian haemorrhagic dan menjadi jaringan nekrotik yang berbentuk ulcus dengan kerak berwarna hitam ditengah dan kering yang disebut eschar (tanda patognomonik anthax)
o diikuti oleh bentuk vesikel disekitarnya
o disekitar ulcus sering didapati erytema dan edema
o pada perabaan edema tersebut tidak lunak dan tidak lekuk (non pitting) bila ditekan
o rasa nyeri jarang terjadi kalaupun ada justru di daerah edema
o tidak didapatkan pus kecuali bila diikuti dengan infeksi sekunder
o dapat terjadi pembesaran kelenjar getah bening regional
o demam sedang dan sakit kepala
o bila tidak segera mendapat pengobatan dapat berkembang menjadi septicemia dan shock

Tipe pencernaan (Gastro Intestinal Anthrax)

o bersifat perakut atau akut
o Gejala awal rasa sakit perut yang hebat, mual, muntah, tidak nafsu makan dan suhu tubuh meningkat
o Konstipasi diikuti diarhe akut berdarah
o Hematemesis
o Toxemia
o Shock dan meninggal biasanya kurang dari 2 hari
o CFR bervariasi 5-75%
o Tipe ini umumnya terjadi karena memakan daging yang tidak dimasak dengan sempurna

Tipe Pernapasan (Pulmonary Anthrax)

o sangat jarang terjadi biasanya akibat dari perluasan antraks tipe kulit atau karena menghirup udara yang mengandung spora antraks
o gejala awal ringan dan spesifik
o dimulai dengan lemah, lesu, subfebril, batuk non produktif (seperti tanda-tanda bronchitis)
o kemudian mendadak dispnoe, sianosis, stridor dan gangguan respirasi berat
o shock, meninggal biasanya dalam waktu 24 jam

Tipe Radang Otak (meningitis anthrax)

o Umumnya merupakan komplikasi antraks tipe pulmonal, intestinal atau cutaneus yang kemudian melalui aliran darah tiba pada jaringan otak sehingga menimbulkan peradangan
o Demam, sakit kepala hebat, kejang, kesadaran menurun, kaku kuduk
o Muntah
o Diakhiri dengan koma

Liquor cerebro spinalis (LCS) berwarna keruh kuning kemerahan

Diagnosa terhadap penyakit Antraks dapat dilakukan secara:

1. Klinis

Diagnosa terhadap penyakit Antraks dapat ditegakkan berdasarkan gejala klinis yang muncul sesuai dengan tipe-tipe penyakit antraks tersebut diatas

2. Laboratorium

Diagnosis secara laboratorium dilakukan dengan berbagai metode/uji :

o Mikroskopis, dengan pewarnaan metilen blue polichromatic, gram atau wright
o Kultural bakteriologik pada media agar darah dan kaldu protein
o Uji ascoli
o Identifikasi B.antracis dengan media gula-gula
o Uji biologik menggunakan hewan percobaan
o Uji serologi dengan PCR (Polymerasi Chain Reaction) dan ELISA (Enzyme Linked Immunosorbent Assay) Sampel yang diambil untuk pemeriksaan aboratorium tersebut diatas adalah serum darah vena, swab darah vena, usap ulcus swab, dahak dan tanah tempat hewan mati dikubur.

Pengobatan dan Pencegahan Penyakit Antraks
Pengobatan disesuaikan dengan tipe atau gejala klinis yang ditemukan:

1. Tipe kulit
Procaine penicilline 2 x 1,2 juta IU diberikan secara intramuskuler (im) selama 5-7 hari. Atau dengan Benzyl penicilline 250.000 IU secara im setiap 6 jam. Perlu diperhatikan mengingat pilihan obat untuk Antraks adalah penicilline, sehingga sebelum diberikan harus dilakukan skin test terlebih dahulu. Bila penderita/tersangka hypersensitif terhadap penicilline dapat diberikan tetracycline, chloramphenical atau erytromycine

2. Tipe pencernaan
Tetracycline 1 gram per hari

3. Tipe pernapasan.
Penicilline G 18-24 juta IU per hari IVFD, ditambah dengan Streptomycine 1-2 gram Selain antibiotika perlu diberikan juga obat-obat symtomatis lain.
Pencegahan Usaha pencegahan terhadap penyakit Antraks dapat dilakukan dengan berbagai cara terutama dalam menjaga kebersihan individu dan lingkungan, yaitu :
o Lapor ke dinas peternakan setempat kalau ada hewan yang sakit dengan gejala antraks
o tidak dibolehkan menyembelih hewan sakit antraks
o hewan hanya boleh disembelih di rumah potong
o jika hewan dipotong diluar rumah potong harus mendapat izin lebih dulu dari dinas peternakan setempat.
o tidak diperbolehkan mengkonsumsi daging yang berasal dari hewan yang sakit antraks
o laporkan ke dinas kesehatan apabila menjumpai penderita atau tersangka antraks
o bila ada penderita dengan gejala-gejala antraks segera berobat ke puskesmas atau rumah sakit terdekat
o hewan yang peka terhadap antraks seperti sapi, kerbau, domba, kambing, kuda, secara rutin harus divaksinasi Antraks
o dianjurkan untuk tidak memandikan tubuh orang yang meninggal karena Antraks
o Dilarang membuat atau memproduksi barang-barang yang berasal dari hewan seperti kerajinan dari tanduk, kulit, bulu, tulang yang berasal dari hewan sakit/mati karena penyakit Antraks.
o Menjaga kebersihan kandang ternak
o Hindari hewan untuk kontak dengan peralatan barang yang tercemar bekas anthraks
o Jangan menyentuh atau mengkonsumsi bahan makanan yang berasal dari hewan yang dicurigai terkena anthraks.
o Mencuci bersih dan memasak bahan makanan sampai matang sempurna.
o Bangkai hewan yang mati karena terkena anthraks, tidak boleh dibuka dan sebaiknya segera dibakar atau dikubur ke dalam lubang sedalam 2,5 m; lalu diberi kapur dan ditimbun kembali dengan tanah.
o Kandang dan peralatan bekas hewan yang terkena anthraks, harus dihapus-hamakan dan semua yang tidak dapat disuci-hamakan harus dibakar. Untuk itu, sangat dianjurkan untuk membeli daging dari tempat pemotongan resmi, memasak daging secara matang untuk mematikan kuman, serta mencuci tangan sebelum makan.

Dimana dan siapa yang dapat terjangkit antraks?
Antraks pada umumnya berjangkit di daerah pertanian dan menyerang hewan ternak. Wilayah Amerika Selatan dan Amerika Tengah, Eropa bagian selatan dan utara, Asia, Afrika, Pulau Karibia, dan Timur Tengah merupakan wilayah dimana kasus antraks biasa ditemukan.
Biasanya antraks yang menyerang manusia, ketika orang tersebut membedah atau menyembelih hewan yang terinfeksi atau dapat pula ditularkan melalui produk-produk yang dihasilkan oleh hewan yang terinfeksi tersebut.
Untuk mencegah tertular anthrax dianjurkan untuk membeli daging dari tempat pemotongan resmi, memasak daging secara matang untuk mematikan kuman, serta mencuci tangan sebelum makan.
 

Berita Terbaru

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H
25/08/2011 | Administrator

Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1432 H, SusuKolostrum.com mengucapkan:

"Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H
Mohon Maaf Lahir dan Batin"


Berita Lainnya

Berita Kesehatan

Cacar Air Bisakah Berulang?
29/01/2009 | Administrator

Cacar air biasanya mengenai seseorang hanya sekali seumur hidup. Namun, sejumlah orang mengaku mengalaminya bisa dua hingga tiga kali. Mengapa orang bisa terkena cacar berulang kali?


Berita Lainnya

Artikel Terbaru

Manfaat Susu Sapi
26/10/2011 | Administrator

SUSU sapi disebut juga darah putih bagi tubuh karena mengandung banyak vitamin dan berbagai macam asam amino yang baik bagi kesehatan tubuh. Dalam segelas susu terdapat antara lain:


Artikel Lainnya

Artikel Kesehatan

Pantang sakit gigi
13/07/2009 | Administrator

Jangan anggap remeh kesehatan gigi dan mulut. Tahukah Anda, sebuah penelitian menyebutkan dari sejumlah kasus penyakit jantung, sebanyak 54% pasien penderitanya memiliki riwayat penyakit periodontal ( [ ... ]


Artikel Lainnya

Tips Kesehatan

Saran untuk yang Alergi Susu
26/05/2011 | Administrator

Alergi susu dialami oleh orang yang perutnya tak bisa mencerna gula susu yang disebut laktosa. Jika mereka minum susu, bisa mengalami kram perut parah dan diare.


Tips Lainnya

Info Sehat

Suplemen Ibu Hamil yang Halal
19/02/2009 | Administrator

Produser susu instan memang lihai berdagang. Ibu hamil (bumil) dan menyusui pun dibidik.


Info Lainnya

Data Penyakit

Kanker Ginjal
20/01/2011 | Administrator

Kanker Ginjal DEFINISI Seperti organ tubuh lainnya, ginjal kadang bisa mengalami kanker.
Pada dewasa, jenis kanker ginjal yang paling sering ditemukan adalah karsinoma sel gin [ ... ]


Data Lainnya

Waktu Dunia

Testimonial Fortico

Pojok Pariwara

Featured Links:

Haji dan Umroh
Haji dan Umroh Membantu Mewujudkan Niat Anda ke Tanah Suci. Untuk informasi telepon 081584388606 atau ke website www.hajidanumroh.com

Bisnis Internet Paling Direkomendasikan:
Formula 3 Langkah Memulai dan Membangun Bisnis Melalui Internet. Formula ini telah teruji menghasilkan 2 milyar bagi saya dalam bisnis internet, dan anda juga bisa melakukannya. Kunjungi: www.9bisnis.com

La Mia Casa Interior Design
Furniture, Kitchen, Wardrobe, Vanity, TV Cabinet, Living Room, Bed Room, Study Room. Call: 08122367779 or 02273102007. Visit: www.lamiacasainteriore.com

Jual BU Tanah Kavling
Jual BU Tanah Kavling
Lokasi di Cluster Hawaii, Kota Delta Mas Bekasi, Blok F10. Luas 323 M2. Hook dan Bebas banjir! Harga 1,5 juta. Nego dan TP.
Hubungi 08158821786

Aneka Batik dan Pakaian Muslim
Sedia Berbagai Macam Batik dan Pakaian Muslim
Ratna Promart
Metro Indah Mall Lt. GF B. 3 No. 32, Jl. Soekarno-Hatta, Bandung
Telp 02270561717