| Merisikokan Nyawa demi Fetisisme |
|
|
|
| Written by Administrator | |||
| Tuesday, 05 August 2008 04:21 | |||
|
ANDA mungkin pernah mendengar kata fetisisme. Berasal dari bahasa Inggris yang artinya ’pemujaan’, kata itu sungguh menggambarkan apa yang tengah melanda masyarakat saat ini.
Orang menjadi risau apabila bibirnya kurang penuh, dagunya kurang menggantung, hidungnya kurang mancung, atau payudaranya kurang berisi. Inilah yang kemudian menjadi bisnis luar biasa, dan bahkan dilakukan oleh orang yang tidak punya kewenangan. Penyakit atau masalah kesehatan ini dapat dibantu penyembuhannya dengan mengkonsumsi Susu Kolostrum secara rutin. Hilda Pasman (20) adalah salah satu korbannya. Gara- gara ingin memperbesar payudaranya di sebuah salon kecantikan, nyawanya melayang Sabtu (7/8). Tak ada dokter di situ. Yang ada hanyalah pemilik salon dengan sederet sertifikat kursus kecantikan yang dipajang. Namun, para pemburu fetisisme ini seperti tak hirau. Ho Jun Tju (34), pelaku penyuntikan yang kini ditahan di Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Metropolitan Kebon Jeruk, misalnya, sudah 17 tahun membuka usaha salon kecantikan. Perempuan beranak empat yang masih kecil-kecil itu mengaku, ia sudah delapan tahun mempercantik pelanggannya dengan menyuntikkan cairan kolagen. "Saya tidak pernah pakai silikon. Itu kan cuma digunakan dokter ahli bedah plastik," ujarnya. Hilda yang sudah dikenal Jun Tju lebih dari setahun lalu ternyata juga bukan pertama kalinya disuntik di sana. Pada pertemuan pertamanya, sekitar April 2003, Hilda minta disuntik payudaranya dengan 100 cc kolagen. Saat itu tak ada masalah. Tanggal 20 Juli lalu Hilda kembali datang minta disuntik hidungnya supaya mancung. Terakhir, Hilda datang Sabtu lalu yang berakhir dengan kematiannya. "Tadinya Hilda menelepon untuk membatalkan rencana operasi mata karena uangnya belum ada. Akan tetapi, sorenya dia tiba-tiba datang tanpa menelepon," kata Jun Tju. Meski sempat menolak ketika Hilda minta disuntik payudaranya karena melihat kondisi fisik Hilda sedang tidak fit, Jun Tju akhirnya menyuntikkan 100 cc cairan kolagen untuk satu payudara. Biayanya Rp 1.500.000 atau Rp 3 juta kiri kanan. "Mungkin saya sedang sial. Orang lain yang saya suntik tidak apa-apa," kata Jun Tju. PENYUMBATAN bahan asing ke dalam pembuluh darah sehingga mengurangi pasokan oksigen diperkirakan sebagai penyebab kematian Hilda. Ahli forensik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dr Munim Idris, Senin kemarin, menyatakan, kemungkinan cairan yang masuk ke pembuluh darah itulah yang menyebabkan korban kejang- kejang. Menurut informasi pihak keluarga maupun warga di sekitar rumah orangtuanya di Cempaka Wangi, Kemayoran, Jakarta Pusat, Hilda yang baru pulang dari Belanda tanggal 20 Juli lalu memang berpenampilan modis. Warna rambutnya saja sering berganti-ganti. "Ketika baru tiba dari Belanda, rambutnya tampak lurus seperti habis di-rebounding. Tiga hari kemudian sebagian rambutnya sudah berubah keriting, dan terakhir tampak ikal," kata Unek, yang tinggal selisih dua rumah dari rumah Ny Marhamah (49) alias Meme, ibu Hilda (bukan Ernawati, sebagaimana disebutkan sebelumnya). Dalam perbincangan dengan wartawan kemarin, Meme juga menyatakan sempat bertanya kepada Hilda mengenai perubahan warna-warni rambutnya yang begitu cepat. "Hilda hanya tersenyum dan menjawab, ’Maklum, namanya juga anak muda’. Kebetulan, Hilda mempunyai rambut panjang sampai bawah bahu. Jadi diapa-apakan selalu terlihat indah," ujar Meme. Meski secara pribadi Hilda termasuk tertutup, menurut Meme, gadis itu punya banyak teman. Dia akrab dengan siapa saja dan banyak orang yang suka kepadanya. "Selain tidak pernah menyakiti orang lain, wajah dan penampilan Hilda juga cukup menarik," ucapnya. Hilda juga dikenal suka berpenampilan rapi dan modis. Baju-baju yang dipakainya, meski tidak selalu dari merek terkenal, selalu mengikuti tren. Hanya saja, baik keluarga maupun tetangganya menyatakan tidak tahu kenapa ia harus memperbesar payudaranya. Meme menduga, dari teman- temannya yang banyak itulah Hilda tahu adanya salon kecantikan milik Jun Tju dan berniat memperbesar payudaranya di tempat itu. "Saya benar-benar tak menyangka dia pergi untuk memperbesar payudaranya. Jika saya tahu, pasti akan saya larang karena dia sudah cantik," katanya. DIREKTUR Jenderal Bina Kesehatan Masyarakat Departemen Kesehatan Azrul Azwar menegaskan, salon kecantikan, apa pun alasannya, dilarang melakukan tindakan medis, seperti menyuntik. Tak hanya itu, dokter bahkan dilarang berpraktik di salon kecantikan. "Kalau masyarakat menginginkan tindakan medis untuk urusan mempercantik diri, silakan datang ke klinik pengobatan yang jelas memiliki tenaga medis," kata Azrul Azwar, kemarin, menanggapi kasus tewasnya Hilda. Ia mengakui, masyarakat memang banyak yang tak mengetahui aturan yang tertulis dalam undang-undang tentang kesehatan tersebut. Tidaklah mengherankan apabila sekarang banyak salon kecantikan melakukan malapraktik sebagaimana Ho Jun Tju. Persoalan menjadi semakin rumit karena pemberian izin maupun penindakan atas pelanggaran seperti itu tidak lagi menjadi kewenangannya sejak diberlakukannya otonomi daerah. "Kewenangan ada pada dinas kesehatan masing-masing kabupaten/kota," paparnya. Menurut Azrul, pihaknya sudah mengingatkan para kepala dinas kesehatan perihal kondisi tersebut, tetapi rupanya penegakan hukumnya tidak mudah. Aturan serupa juga berlaku bagi pemberian izin operasional klinik kecantikan yang banyak dikelola para dokter. "Ada syarat yang harus dipenuhi klinik-klinik tersebut, seperti kelengkapan fasilitas dan peralatan. Apalagi kalau sampai melakukan operasi bagi pasien di klinik terkait," paparnya. Sulitnya mengimplementasikan aturan di lapangan membuat Azrul hanya mengimbau agar masyarakat berhati-hati sebelum memutuskan pergi ke salon atau klinik perawatan kecantikan. Namun, di zaman serba penuh iming-iming seperti sekarang, siapa yang hirau terhadap aturan "tak bergigi" itu? Sepanjang masyarakat masih memuja penampilan tubuh, maka sepanjang itu pula para penyedia jasanya bertebaran. FORTICO susu bubuk skim dengan kolostrum diformulasikan dan dikembangkan secara khusus oleh Smart Naco, Sdn, Bhd. ini adalah komponen Bio-aktif yang diperoleh dari sumber bahan terbaik dari New Zealand untuk meningkatkan kesehatan secara maksimum. Dapatkan Susu Kolostrum FORTICO original hanya di SusuKolostrum.com. Untuk pemesanan silahkan sms nama, alamat, nomor telepon dan jumlah pesanan ke 085692263999. Ongkos kirim GRATIS ke seluruh Indonesia.
|
Berita Terbaru
| Produk Baru: Chlocyanin 21/05/2012 | Administrator Mulai tanggal 1 Juni 2012, kami menyediakan produk baru yang bernama Chlocyanin. Chlocyanin adalah serbuk minuman alami yang merupakan perpaduan antara KLOROFIL (CHLOROPHYLL) yaitu pigmen hijau d [ ... ] | Berita Lainnya | |
Berita Kesehatan
| Hati-Hati...Susu Formula Bikin Bayi Kegemukan Lho 06/06/2012 | Administrator Bayi yang mengkonsumsi susu formula ternyata adalah yang paling rawan mengalami kegemukan pada usia lima tahun.Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bertambahnya berat badan bayi dalam waktu yang lebih [ ... ] | Berita Lainnya | |
Artikel Terbaru
| Alquran dan Sains: Manfaat Air Susu Ibu (ASI) 25/04/2012 | Administrator Oleh: DR Abdul Basith Jamal & DR Daliya Shadiq Jamal Setelah proses penciptaan dan perkembangan janin sempurna, maka janin tersebut siap untuk meninggalkan tempat di mana selama ini ia tempati, y [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Artikel Kesehatan
| Anak Alergi Susu, Kok Bisa? 04/04/2012 | Administrator Alergi susu dapat diartikan ketika sistem kekebalan anak keliru dalam mengenali protein susu sebagai sesuatu yang berbahaya dan harus dilawan. Gejala yang terjadi pada alergi susu sapi secara umum ham [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Tips Kesehatan
| Pengapuran? Bukan Susu Obatnya 04/04/2012 | Administrator Selama ini, masyarakat awam sering menyamakan osteoporosis dengan pengapuran. Padahal, menurut ahli ortopedik, dr Andre Pontoh, SpOT, kedua hal ini beda jauh. Menurutnya, Osteoporosis adalah penyakit [ ... ] | Tips Lainnya | |
Info Sehat
| Mengenal Susu dan Manfaatnya 22/05/2012 | Administrator Dalam menu sehat dikenal istilah "empat sehat lima sempurna". Penyempurna ini adalah susu. Istilah ini tidak berlebihan karena minuman putih bersih ini memiliki kandungan nutrisi yang lengkap diband [ ... ] | Info Lainnya | |
Data Penyakit
| Gagal Tumbuh
Gagal Tumbuh
DEFINISI
Gagal tumbuh adalah tertundanya pertumbuhan fisik dan kenaikan berat badan yang dapat menyebabkan tertundanya perkembangan dan pematangan. | Data Lainnya | |
















