| Muscular Muscle |
|
|
|
| Written by Administrator | |||
| Monday, 17 November 2008 01:54 | |||
|
Pernahkah Anda merasakan pegal atau kelelahan yang berlebihan pada bagian leher dan belakang tubuh? Mungkin bukan hanya karena otot dan pikiran Anda yang terlalu tegang, tetapi bisa jadi karena Anda kerap melakukan gerakan yang salah.
Belakangan ini, Akbar (33 tahun) selalu merasakan pegal di bagian belakang leher yang menjalar hingga punggungnya. Akbar pun merasa lebih mudah lelah, mengantuk di siang hari, dan sulit tidur di malam hari. Keluhannya itu dianggapnya sebagai masalah back pain akibat terlalu lelah bekerja.
Tetapi sebenarnya ada faktor penyebab utama lain yang kerap tidak kita sadari. Antara lain kebiasaan melakukan gerakan yang salah dan bekerja dengan perangkat yang kurang tepat. Dijelaskan dr. Michael Triangto, SpKO, pakar kedokteran olahraga, kebiasaan yang salah mencakup gerakan sewaktu mengangkat benda yang jatuh di bawah meja, misalnya. Bahkan, gerakan Anda ketika mengetik, hingga menonton televisi sekalipun dapat menyebabkan otot Anda bermasalah. Meski demikian, bukan berarti semua keluhan pada tubuh yang Anda alami semata-mata karena faktor kecerobohan. Bisa jadi juga karena perangkat kerja yang kurang nyaman dan sehat. Misalnya kursi dan meja kerja yang tidak ergonomis, lampu penerangan, atau radiasi dari layar komputer. Otot berperan penting dalam menyangga tubuh kita. Jangan mengharap Anda dapat berdiri tegak hanya dengan mengandalkan tulang saja. Tetapi, otot yang cukup terlatih, mampu menyangga tubuh sekuat tulang! Muscle Problem Bahkan, meski kecerobohan dan perangkat turut mempengaruhi terjadinya masalah otot, kondisi otot yang tidak stabil juga bisa terjadi sejak kita masih kecil. Misalnya Astrofi otot yang terjadi akibat penyakit polio, distrofi otot karena adanya penyakit kronis atau cacat bawaan sejak kecil, hingga kelainan pada dinding otot perut yang mengakibatkan penyakit hernia (hernis abdominal). Jangan anggap remeh gejala sakit seperti itu. Coba dengarkan keluhan bagian tubuh lainnya. Sewaktu duduk untuk mengurangi rasa penat, mungkin yang datang bukannya perasaan rileks tetapi malah gangguan pada leher, bahu, punggung, dan lengan. Terutama bila dilakukan pada posisi statis dan dalam jangka waktu yang lama yang menyebabkan aliran darah ke otot terhambat. Akibatnya, timbul rasa lelah dan nyeri pada otot tubuh. Lambat laun, tekanan terhadap urat dan saraf tangan, pergelangan tangan, lengan dan pundak, serta leher tanpa disadari bisa terjadi akumulasi kerusakan pada bagan secara keseluruhan, yang menyebabkan Cumulative Trauma Disorder. "Oleh karena itu, perlu menerapkan duduk dinamis; sesering mungkin mengubah posisi pada saat duduk, dan berhenti istirahat sekali-kali," saran dr. Michael. "Otot kawat tulang besi, rasanya mungkin lebih menyenangkan menjadi tokoh Gatotkaca," terang Akbar. Sayangnya, kita bukanlah Gatotkaca. Healthy Muscle At Work Sewaktu mengambil barang jatuh, hindari membungkuk dengan tubuh. Posisi yang benar adalah berjongkok dengan lutut, pungut barang tersebut, kemudian berdiri. Posisi yang salah dapat menyebabkan gangguan pada bagian leher, punggung, dan lengan. Selain harus duduk pada posisi tegak, jangan sampai meregangkan tubuh terlalu condong ke depan komputer. Posisi tubuh "sempurna" itu dapat bermasalah bila dilakukan secara kaku dan terus menerus dalam jangka panjang. Saran dr. Michael, seringlah bergerak dan mengubah posisi (duduk dinamis), tidak hanya untuk tangan dan lengan, tapi juga pundak, punggung, dan leher. Posisi meja kerja juga semestinya tidak berada persis di bawah titik lampu. Karena sinar lampu dari langit-langit tepat di atas meja kerja menimbulkan bayangan pada halaman kertas atau buku yang tengah dibaca. Sebaiknya, posisi lampu hendaknya di belakang agak ke samping, untuk menghindari timbul bayangan pada halaman buku yang dibaca. Bahkan, ternyata kriteria terang bukanlah ukuran mati bagi sebuah lampu. Tata letaknya pun mesti diperhatikan. Bila lampu terang yang dipasang permanen cukup mengganggu penglihatan Anda sewaktu bekerja, sebaiknya atur ulang posisi meja kerja. Namun, tetap saja kebiasaan bekerja secara baik dan benar lebih penting sebagai pencegahan ketimbang harus menyediakan perlengkapan yang ergonomis. Oleh karena itu, berolahragalah! Cara terbaik yang sesuai dengan kesibukan adalah dengan pergi gym sepulang kerja.
|
Berita Terbaru
| Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H 25/08/2011 | Administrator Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1432 H, SusuKolostrum.com mengucapkan: | Berita Lainnya | |
Berita Kesehatan
| Cacar Air Bisakah Berulang? 29/01/2009 | Administrator Cacar air biasanya mengenai seseorang hanya sekali seumur hidup. Namun, sejumlah orang mengaku mengalaminya bisa dua hingga tiga kali. Mengapa orang bisa terkena cacar berulang kali? | Berita Lainnya | |
Artikel Terbaru
| Manfaat Susu Sapi 26/10/2011 | Administrator SUSU sapi disebut juga darah putih bagi tubuh karena mengandung banyak vitamin dan berbagai macam asam amino yang baik bagi kesehatan tubuh. Dalam segelas susu terdapat antara lain: | Artikel Lainnya | |
Artikel Kesehatan
| Sembuhkan Alergi Tanpa Jarum Suntik 26/05/2011 | Administrator PENYAKIT alergi umumnya ditimbulkan oleh faktor keturunan dan lingkungan. Kadang untuk memastikan faktor pemicu itu tidaklah mudah. Melalui berbagai jenis tes di Klinik Alergi dan Imunologi, pemicu it [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Tips Kesehatan
| Yuk, Sehatkan Tubuh dengan Seks Rutin! 25/08/2009 | Administrator Seks sangat bermanfaat bagi manusia. Bukan hanya sebagai ajang pembuktian cinta. Namun seks disinyalir dapat membuat tubuh lebih sehat. Apa pasal? | Tips Lainnya | |
Info Sehat
| Suplemen Ibu Hamil yang Halal 19/02/2009 | Administrator Produser susu instan memang lihai berdagang. Ibu hamil (bumil) dan menyusui pun dibidik. | Info Lainnya | |
Data Penyakit
| Tiroiditis Limfosotik Laten 24/01/2011 | Administrator
Tiroiditis Limfosotik Laten
DEFINISI
Tiroiditis Limfositik Laten adalah peradangan pada kelenjar tiroid, yang disertai oleh penyusupan (infiltrasi) limfosit. | Data Lainnya | |















